Catatan Mustofa al Habsyi
(Pengurus Relawan AMAN / Anies Mania)
Kebersihan dan Kejujuran Anies Baswedan sudah terbukti seterang matahari, karena telah diperiksa KPK dan BPK berkali kali beliau tetap tidak terbukti korupsi dan pantas masuk barisan jajaran capres Sholeh yang tidak hobi nyikat dan rakus maruk uang haram.
Selama dua tahun menjabat mentri pendidikan dan lima tahun menjabat sebagai gubernur ibu kota jakarta Anies sesuai laporan LHKPN dan unggahan media KPK adalah satu-satunya Gubernur dan Capres termiskin se-Indonesia. Silahkan buka linknya kalau anda fikir ini berlebihan dan saya mengada-adakan kebohongan.
Ketika Anies di periksa dilaporkan DPRD PDIP dan PSI atas masalah uang formula E oleh KPK dan sebuah lembaga survey meminta kepada masyarakat jawaban untuk pertanyaan apakah anda percaya Anies terlibat korupsi?, Seluruh responden yang dihubungi lembaga survey tersebut memberikan satu jawaban yang sama: "Kami tidak percaya Anies Baswedan korupsi!".
Ini beda dengan ketika team lembaga survey menanyakan hal yang sama kepada masyarakat Jawa tengah atas keterlibatan Ganjar Pranowo dalam kasus Mega Korupsi kasus e-KTP. Masayarakat responden lembaga survey kasus tersebut menjawab sebaliknya: "Kami percaya Ganjar terlibat korupsi".
Memang Setya Novanto didepan majlis hakim kasus Mega Korupsi e-Ktp berkata: "Ganjar menerima dari saya $520.000 (Dollar) dan Nazarudin menambahkan berkata: "Ganjar terlibat korupsi". Semua ada video youtube dan semua pengguna youtube bisa saksikan fakta jalannya peradilan kasus ini. Ini semua bukan fitnah tetapi fakta nyata tinggal buka.
Saat menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan menerima Piagam Penghargaan WTP yang diberikan Anggota VI BPK, Bahrullah sebagai departement paling bersih dan terbaik laporan keuangannya.
Badan Pemeriksaan Keuangan juga kembali memberikan lima tahun berturut-turut piagam WTP kepada pemprov DKI Jakarta era Anies Baswedan memimpin.
Dari wajah dan senyuman tulusnya, semua warga DKI percaya kebersihan serta kejujuran Anies Baswedan. "Anies bukan tipe pejabat yang ileran kalau liat duit dan bukan pejabat bodoh bin tolol yang suka mengumpulkan harta yang tidak bisa dibawa masuk ikut kedalam kuburan menemaninya." terang Mustofa.
Anies seseorang yang berjiwa akademis, dan di dalam darah dan jiwanya mengalir darah pemimpin idealis kakeknya yaitu AR Baswedan, seorang pahlawan Nasional dimana ayahnya adalah seorang rektor sedangkan ibunya, Aliah Baswedan adalah seorang Professor berjiwa pendidik pahlawan pena.
Professor Aliah, bunda Anies Baswedan berpesan kepada putranya: "Jangan membuat malu keluarga dan menghina dirimu mengambil hak orang lain dan hak rakyat, jadilah pejabat yang jujur". Darah pejuang kakeknya, Abdurachman Baswedan seorang pahlawan Kemerdekaan Nasional mengalir dalam darah dan kejujuran Anies Baswedan dan Anies tidak mau membuat cacat keluarganya dengan korupsi yang kotor dan menjijikkan.
Anies Baswedan bersama dengan Vladimir Putin dan Hugo Chavez diberikan piagam oleh lembaga Forseight Tokyo Japan masuk dalam 20 Tokoh 'Next Leader in the World' dan 100 tokoh Intelektual Masa Depan yang diterimanya dari sebuah lembaga riset Islam di negara Kuwait.
Anies berkata saat diperiksa KPK: "Untuk apa uang kecil saya korupsi sedangkan di ujung ballpoint saya ada 100 triliun anggaran APBD DKI, belum lagi uang pajak pemprov yang sangat besar dan semua ada dalam wewenang jabatan saya" ujar Gubernur Anies Baswedan.
Seorang pemimpin Komunitas Keturunan Tionghoa Indonesia berkata: "Cari orang pintar dinegara ini banyak, tetapi cari pejabat yang jujur hanya ada satu, Anies Baswedan."
Allah SWT yang Maha Tahu berfirman: "Duduklah bersama orang-orang dan Pemimpin yang Jujur". Dan Anies yakin kepada al Qur'an dan berusaha untuk mencontohnya dalam kehidupan nyata jabatan gubernurnya saat ini.
KEJUJURAN BARANG YG SUDAH LANGKA APALAGI DALAM JABATAN.
PEMERINTAHAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA SUSAH CARI PEJABAT YG BERSIH SEPERTI ANIES BASWEDAN.