Gardens by the Bay, SG #travel #singapore #gardensbythebay (at Gardens by the Bay) https://www.instagram.com/p/Ci7pBinJso2_r608OVseeuvsUeqmAtsNxMqYbQ0/?igshid=NGJjMDIxMWI=
YOU ARE THE REASON

⁂
Sweet Seals For You, Always
AnasAbdin
NASA
Today's Document

Origami Around
Show & Tell

PR's Tumblrdome
Cosmic Funnies
Stranger Things

Kaledo Art

blake kathryn

tannertan36
🪼
Sade Olutola
will byers stan first human second

if i look back, i am lost
hello vonnie
seen from United States
seen from United States
seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Germany
seen from Malaysia
seen from Italy
seen from United States

seen from Austria

seen from Singapore
seen from United States

seen from T1
seen from Japan
@nadimaretan
Gardens by the Bay, SG #travel #singapore #gardensbythebay (at Gardens by the Bay) https://www.instagram.com/p/Ci7pBinJso2_r608OVseeuvsUeqmAtsNxMqYbQ0/?igshid=NGJjMDIxMWI=

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Walking around @ Jewel Waterfall, Singapore (at JEWEL at Changi Airport) https://www.instagram.com/p/Cirwc58JUWsXWDPDyTCq0RpTbGGedRP2aq0BqY0/?igshid=NGJjMDIxMWI=
JANGAN BIARKAN ANIES SENDIRIAN
Catatan Ady Amar
Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, dipanggil KPK. Anies pun siap memenuhi panggilan itu. Anies justru tampak senang, itu jadi cara ia bisa menyambungkan tali putus informasi, agar KPK mendapat penjelasan utuh tentang penyelenggaraan Formula E.
Anies pastilah bukan politisi atau pejabat busuk, yang mengelak dengan menghindari panggilan KPK, seperti kucing takut akan hujan. Hal umum yang dilakukan mereka yang sadar telah melakukan kesalahan. Tidak perlu Anies dipanggil sampai tiga kali baru menghadap. Terpaksa menghadap, jika tidak ingin dijemput paksa. Atau buron agar kasusnya tidak lagi jadi pembicaraan, sambil mencari celah pembebasannya.
Alasan umum yang dipakai menghindari panggilan KPK, biasanya karena sakit. Bahkan sakit mencret pun bisa jadi alasan politisi untuk tidak menghadiri panggilan KPK. Anehnya, KPK tidak perlu harus memanggilnya ulang. Lagak seperti manusia istimewa yang terlindungi. Noted.
Rabu, 7 September 2022, jadwal pemanggilan KPK untuk Anies. Untuk didengar keterangannya, berkenaan dengan penyelenggaraan Formula E. Spekulasi sejak beberapa hari ini muncul di masyarakat, bahwa Anies akan ditetapkan sebagai tersangka, dan langsung ditahan.
Jika spekulasi dengan serba ketidakpastian itu benar, maka KPK harus benar-benar bisa menunjukkan setidaknya dua alat bukti apa yang dilanggar Anies. Sebab, sebelumnya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sudah mengaudit penyelenggaraan Formula E, dan menyatakan tidak ada temuan yang mengarah pada penyalahgunaan keuangan negara dalam penyelenggaraannya. Mestinya itu clear.
KPK mestinya cukup berpedoman dengan temuan badan audit negara itu. Tapi sepertinya KPK perlu mendalami jika saja ada indikasi potensi penyalahgunaan keuangan di sana. Meski penyelenggaraan Formula E sudah 4 bulan berlalu, tapi nafsu KPK tidak menyurutkan hasrat untuk mencari-cari kesalahan Anies Baswedan, tujuan KPK memanggil Anies bukan semata-mata demi penegakan hukum melainkan hasrat untuk membunuh karakter seorang Anies Baswedan.
KPK dihadapkan pada ujian akan marwahnya, sebagai komisi anti rasuah yang mestinya tidak tunduk pada kekuasaan politik. Atau sebaliknya manut ditarik larut dalam permainan politik kotor. Semua akan menyaksikan itu.
Memanggil Anies, apa pun bunyi surat panggilan KPK, itu akan ditarik pada peristiwa politik. Dipanggil KPK, meski sekadar diminta kesaksian, atau diminta mempersentasikan apa yang sudah dikerjakan, itu bisa dipelintir punya konotasi negatif.
Maka, memanggil Anies, apa pun alasannya, itu bisa ditarik seolah ada temuan KPK berkenaan dengan penyalahgunaan uang dalam perhelatan Formula E. Memanggil Anies tentu punya konotasi negatif. Setidaknya itu tafsir publik melihat korelasi dari pemanggilan itu. Apalagi dipenghujung purna tugas Anies selaku Gubernur DKI Jakarta tinggal hitungan hari. Seperti ada upaya sistemik menggiring Anies agar tidak mengakhiri jabatan selaku gubernur DKI Jakarta dengan “husnul khotimah”.
Berjuta mata seantero negeri akan menyaksikan peristiwa pemanggilan Anies itu, bernuansa politik atau penegakan hukum. Tapi nuansa politik atas pemanggilan itu lebih terasa untuk menstigma Anies bukanlah Mr. Clean sesungguhnya. Karena ia pernah dipanggil KPK, meski dipanggil sekadar mempersentasikan dari A-Z penyelenggaraan Formula E.
Tidak saja berjuta penduduk negeri melihat apa yang dilakukan KPK dengan memanggil Anies itu. Tapi juga perwakilan negara sahabat pun dengan seksama akan menyaksikan itu semua. Salah memperlakukan Anies, maka gaungnya akan terasa hingga ke manca negara.
Anies salah satu kepala daerah yang membina hubungan persahabatan antarnegara dengan cukup baik. Maka, jka tetap nekat–sebagaimana yang dikhawatirkan beberapa pihak Anies akan ditersangkakan dan ditahan–itu benar terjadi, maka itu bukan akan meredupkan Anies, justru akan melambungkan namanya tinggi-tinggi.
Mencari kesalahan Anies yang dipaksakan dengan berbagai cara, itu bentuk kriminalisasi, yang akan memunculkan perlawanan keras kekuatan civil society. Pastilah Anies tidak dibiarkan sendirian mendapat perlakuan tak sepantasnya. Dipaksa menerima takdir buruk dengan ditersangkakan oleh KPK era Rezim saat ini.
Menghabisi Anies untuk tidak bertarung pada pilpres 2024, sepertinya terus saja dipaksakan. Dan, KPK pun coba diseret pada permainan politik kekuasaan. Rakyat dianggap bodoh. Rakyat tentu punya penilaiannya sendiri yang tidak bisa dibelokkan.
Pada saatnya perlawanan pada kezaliman akan dimunculkan. Tidak ada yang bisa menghentikan. Maka, baik-baik lah belajar dari sejarah, agar peristiwa yang sama tidak terus terulang: jatuhnya kekuasaan zalim dengan tidak mengenakkan. (*)
JANGAN BIARKAN ANIES BERJUANG SENDIRIAN, TERUSLAH BERSUARA YANG LANTANG!
KEMPALAN: Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, dipanggil KPK. Anies pun siap memenuhi panggilan itu. Anies justru tampak senang, itu jadi c
ANIES TERLIBAT KORUPSI ?
Catatan Mustofa al Habsyi
(Pengurus Relawan AMAN / Anies Mania)
Kebersihan dan Kejujuran Anies Baswedan sudah terbukti seterang matahari, karena telah diperiksa KPK dan BPK berkali kali beliau tetap tidak terbukti korupsi dan pantas masuk barisan jajaran capres Sholeh yang tidak hobi nyikat dan rakus maruk uang haram.
Selama dua tahun menjabat mentri pendidikan dan lima tahun menjabat sebagai gubernur ibu kota jakarta Anies sesuai laporan LHKPN dan unggahan media KPK adalah satu-satunya Gubernur dan Capres termiskin se-Indonesia. Silahkan buka linknya kalau anda fikir ini berlebihan dan saya mengada-adakan kebohongan.
Ketika Anies di periksa dilaporkan DPRD PDIP dan PSI atas masalah uang formula E oleh KPK dan sebuah lembaga survey meminta kepada masyarakat jawaban untuk pertanyaan apakah anda percaya Anies terlibat korupsi?, Seluruh responden yang dihubungi lembaga survey tersebut memberikan satu jawaban yang sama: "Kami tidak percaya Anies Baswedan korupsi!".
Ini beda dengan ketika team lembaga survey menanyakan hal yang sama kepada masyarakat Jawa tengah atas keterlibatan Ganjar Pranowo dalam kasus Mega Korupsi kasus e-KTP. Masayarakat responden lembaga survey kasus tersebut menjawab sebaliknya: "Kami percaya Ganjar terlibat korupsi".
Memang Setya Novanto didepan majlis hakim kasus Mega Korupsi e-Ktp berkata: "Ganjar menerima dari saya $520.000 (Dollar) dan Nazarudin menambahkan berkata: "Ganjar terlibat korupsi". Semua ada video youtube dan semua pengguna youtube bisa saksikan fakta jalannya peradilan kasus ini. Ini semua bukan fitnah tetapi fakta nyata tinggal buka.
Saat menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan menerima Piagam Penghargaan WTP yang diberikan Anggota VI BPK, Bahrullah sebagai departement paling bersih dan terbaik laporan keuangannya.
Badan Pemeriksaan Keuangan juga kembali memberikan lima tahun berturut-turut piagam WTP kepada pemprov DKI Jakarta era Anies Baswedan memimpin.
Dari wajah dan senyuman tulusnya, semua warga DKI percaya kebersihan serta kejujuran Anies Baswedan. "Anies bukan tipe pejabat yang ileran kalau liat duit dan bukan pejabat bodoh bin tolol yang suka mengumpulkan harta yang tidak bisa dibawa masuk ikut kedalam kuburan menemaninya." terang Mustofa.
Anies seseorang yang berjiwa akademis, dan di dalam darah dan jiwanya mengalir darah pemimpin idealis kakeknya yaitu AR Baswedan, seorang pahlawan Nasional dimana ayahnya adalah seorang rektor sedangkan ibunya, Aliah Baswedan adalah seorang Professor berjiwa pendidik pahlawan pena.
Professor Aliah, bunda Anies Baswedan berpesan kepada putranya: "Jangan membuat malu keluarga dan menghina dirimu mengambil hak orang lain dan hak rakyat, jadilah pejabat yang jujur". Darah pejuang kakeknya, Abdurachman Baswedan seorang pahlawan Kemerdekaan Nasional mengalir dalam darah dan kejujuran Anies Baswedan dan Anies tidak mau membuat cacat keluarganya dengan korupsi yang kotor dan menjijikkan.
Anies Baswedan bersama dengan Vladimir Putin dan Hugo Chavez diberikan piagam oleh lembaga Forseight Tokyo Japan masuk dalam 20 Tokoh 'Next Leader in the World' dan 100 tokoh Intelektual Masa Depan yang diterimanya dari sebuah lembaga riset Islam di negara Kuwait.
Anies berkata saat diperiksa KPK: "Untuk apa uang kecil saya korupsi sedangkan di ujung ballpoint saya ada 100 triliun anggaran APBD DKI, belum lagi uang pajak pemprov yang sangat besar dan semua ada dalam wewenang jabatan saya" ujar Gubernur Anies Baswedan.
Seorang pemimpin Komunitas Keturunan Tionghoa Indonesia berkata: "Cari orang pintar dinegara ini banyak, tetapi cari pejabat yang jujur hanya ada satu, Anies Baswedan."
Allah SWT yang Maha Tahu berfirman: "Duduklah bersama orang-orang dan Pemimpin yang Jujur". Dan Anies yakin kepada al Qur'an dan berusaha untuk mencontohnya dalam kehidupan nyata jabatan gubernurnya saat ini.
KEJUJURAN BARANG YG SUDAH LANGKA APALAGI DALAM JABATAN.
PEMERINTAHAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA SUSAH CARI PEJABAT YG BERSIH SEPERTI ANIES BASWEDAN.