Sedang belajar mengikhlashkan kegagalan berulang yang kukira akan menjadi bagian dari taqdir sebab jawaban dari do'a-do'aku, tapi ternyata justru berbalik arah...
Ibarat ditawarkan makanan favorit kita tapi ternyata hanya singgah karena salah meja, bukan untuk kita..
Yaa Waduud, layakkah aku seperti orang lain yang seberuntung itu dicintai dan mencintai yang mereka impi2kan. Yang pilihannnya adalah pilihanMu juga, yang keinginannya adalah kehendakMu juga..
🤍 ولم أكن بدعائك ربى شقيا 🤍













