Dulu, pagi adalah suara ibu masak, bapak nyalain radio, dan adik nyari kaos kaki sebelah.
Sekarang, pagi seperti bukan awal.
Ia cuma kelanjutan dari letih yang nggak selesai semalam.

seen from Austria
seen from China
seen from China
seen from Japan

seen from United States
seen from China
seen from Russia

seen from Malaysia
seen from TΓΌrkiye
seen from China

seen from France
seen from Malaysia
seen from Estonia

seen from United States

seen from Malaysia
seen from South Korea
seen from China

seen from Indonesia
seen from Indonesia

seen from TΓΌrkiye
Dulu, pagi adalah suara ibu masak, bapak nyalain radio, dan adik nyari kaos kaki sebelah.
Sekarang, pagi seperti bukan awal.
Ia cuma kelanjutan dari letih yang nggak selesai semalam.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
Sudah kukatakan padamu aku akan siap dengan segala hal, dengan senyum yang kadang menguatkan dan diam yang sesekali menyisakan tanya, dengan hari-hari sederhana yang terasa cukup hingga malam-malam panjang yang menuntut kesabaran. Aku siap berjalan tanpa mendesak langkahmu, siap bertahan tanpa banyak janji, sebab kesiapanku bukan tentang selalu menang atau terlihat kuat, melainkan tentang memilih tetap tinggal, memeluk segala kemungkinan, dan tidak pergi ketika keadaan berubah.
SUITS SUITS SUITS SUITS
Pyrrhus ( @dion-iron ) & Rhywel Caira ( @floral-necromaniac ) & Mabaki Eselv & Pagi ( Hubs ) Maelgwyn ( @creativebrainrot ) & Lysyldur
Sejatinya, kau tak bisa menyalahkan apa-apa yang ada di depanmu. Semua murni kau yang mesti memilih.
Dipaksa memilih oleh keadaan? Pun itu sebenarnya sebuah pilihan. Apa kau akan mengambilnya atau malah mengabaikan.
Pikiranmu yang jadi teman baikmu,
Tapi dia juga yang akan jadi musuhmu.
Menulis tanpa rencana;
Mungkin itulah aku.
Bertumpuk tulisan dalan kolom draft yang sudah lama tertunda menunggu untuk ku pindahkan ke kolom 'π½πΌππ'. Dan biasanya tumpukan itu akan semakin tebal menanti waktunya tiba yang entah kapan.
Jika kamu melihat postinganku begitu konsisten dalam 2-3 hari yg selalu muncul, atau bahkan setiap hari, hampir semuanya bersumber dari 'πͺπ₯π¦' yang tiba2 saja datang dari apa yg saat itu aku rasa, aku lihat atau aku dengar.
"Seperti sebuah 'rasa' yang hadir begitu saja"
Ia lahir dari apa yang mata tangkap, telinga dengar, dan hati rasakan dalam diam. Tanpa undangan, tanpa skenario. Hanya kehadiran murni, hangat, mendadak, lalu mengalir menjadi kata-kata.
Mungkin itulah jawaban dari pertanyaan : "πππ£πππ₯π π©πππͺ ππͺπ‘ππ© π¨ππ‘ππ‘πͺ ππππ€π§ππ£π πππππ ππ£?"

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
β§ββΊ pagi.
Mendung dan Perasaan yang Kembali Nyaman
Suasana pagi ini mendung, jalanan pun terlihat masih basah oleh sisa air hujan yang turun. Sempat ingin kuurungi niatku untuk berlari, tetapi akhirnya kubulatkan tekad untuk tetap pergi.
Jalanan masih sepi dan suasananya terasa dingin. Aku berlari melewati rute seperti biasa. Sesekali pikiranku masih menampilkan momen-momen semalam yang membuatku merasa kurang nyaman. Kucoba memahami dari sudut pandangnya, tetapi nihil. Tidak kutemukan pembenaran apapun untuk kebohongannya. Aku bahkan seperti menyesali banyak hal karena ulahnya.
Aku coba mengatur napas. Berusaha kembali fokus berlari. Di tengah perjalanan, suara bapak dan anak yang sedang bernyanyi di atas motornya mengambil alih fokusku. Hanya sekilas memang, liriknya pun sedikit samar, tetapi nada kehangatannya memenuhi jalanan yang masih sepi itu. Motornya melaju menyalipku. Kuingat wajahku mulai sedikit tersenyum saat itu. Kupikir, momen sederhana seperti itu berhasil mengingatkanku. Ada benarnya juga untuk fokus pada hal yang bisa ku syukuri saja daripada harus mengingat-ingat sesuatu yang membuatku tidak nyaman.
Setelah cukup lama, kurasakan langkah kakiku mulai berat karena kelelahan. Kutebak jumlah langkah kakiku pasti sudah lebih banyak daripada hari-hari sebelumnya. Entahlah, tidak kugunakan aplikasi apapun untuk mengukurnya. Akhirnya kuputuskan untuk beristirahat di sebuah taman.
Kuperhatikan orang-orang yang berlalu-lalang sambil duduk di salah satu kursi taman. Satu-persatu mulai terlihat menjalani aktivitasnya. Belum ada wajah-wajah yang kukenali. Kulihat bapak-bapak yang sedang mengajak anaknya keliling dengan keretanya, orang-orang yang mengendarai motor atau sepedanya hingga pasangan suami-istri yang menikmati hari minggunya dengan berjalan santai.
Satu dua orang lainnya mulai berdatangan untuk senam di taman. Senam rutin setiap hari Minggu. Aku berniat ingin beranjak dari tempat duduk, tetapi tertahan karena akhirnya kulihat ada seseorang yang kukenali. Aku menyapanya. Kami berbincang beberapa lama. Orang-orang yang ingin senam sudah mulai banyak berdatangan. Mbak itu juga mengajakku untuk ikut senam, tetapi kutolak dengan baik. Obrolan kami ikut terhenti ketika salah satu dari ibu-ibu itu memberitahu bahwa senamnya batal karena kondisi yang tidak memungkinkan. Mbak itu pamit terlebih dahulu. Beberapa menit setelahnya aku menyusul.
Hingga saat itu, suasana masih mendung, tetapi setidaknya perasaanku sudah jadi lebih membaik. Aku bersyukur, bahkan di hari-hari yang membuatku merasa tidak nyaman, ternyata Allah masih menyelipkan hal-hal kecil yang bisa mengingatkanku untuk tidak berlarut-larut. Hal-hal kecil yang sekaligus bisa membuat perasaanku kembali nyaman.
Semoga hari minggumu juga menyenangkan!
selamat pagi
mungkin aku tidak datang dari masa depan
memberikan seribu petuah untung kamu hidup yang baik
tapi mungkin kita saling muncul di mimpi masing-masing
memberikan petunjuk kecil
atau mungkin alam memberikan sekelebat tanda
dan dibantu semesta karena doa yang aku dan kamu panjatkan setiap malam
sekian lama rasanya merindu terhadap tak tahu apa itu
sehingga ketika bertemu rasanya familiar bukan main
rasanya seperti menemui buku yang pernah kamu lihat sinopsisnya di perpustakaan sekolah dulu
atau bahkan seperti merasakan lagi rasa makanan yang kamu pernah coba di pesta saat kamu kecil
tatapan mata membuat sinyal kita menjadi terkoneksi karena petunjuk-petunjuk kecil itu
waktu sudah menjalankan bagiannya, sehingga memori-memori dan rasa-rasa itu terhubung dan bertaut membentuk suatu pemahaman yang begitu cepat akan siapa kamu dan siapa aku
aku jelas bukan seperti Sore, yang memberikan kamu keindahan dalam sela waktu tiga puluh menit lalu hilang dan berubah gelap
mungkin aku seperti Pagi, yang kamu nanti di penghujung gelapnya malam, dimana aku menghapus segala bulan dan bintang serta gelapnya langit dengan pancaran mentari dan awan-awan lembut menghembuskan embun di jendela kamu
di tengah angin yang dingin, ada sinarku yang menghangatkan