Kalau nanti ambisi jadi nomor satu, semoga bukan karena nyaman melihat yang lain dari atas, tapi karena mau mengajak yang lain ke atas.
—dari buku "Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini", Marchella FP

Andulka
Not today Justin
KIROKAZE

#extradirty
Today's Document
Mike Driver
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
Sade Olutola

titsay
ojovivo

PR's Tumblrdome

JVL
Lint Roller? I Barely Know Her

shark vs the universe

bliss lane

Love Begins
I'd rather be in outer space 🛸
Noah Kahan
Claire Keane
taylor price

seen from Malaysia

seen from Germany
seen from United States

seen from Germany
seen from Indonesia
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Pakistan
seen from France

seen from United States

seen from Portugal
seen from Brazil

seen from Malaysia
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Armenia
seen from Finland

seen from Uzbekistan
@mang-ius
Kalau nanti ambisi jadi nomor satu, semoga bukan karena nyaman melihat yang lain dari atas, tapi karena mau mengajak yang lain ke atas.
—dari buku "Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini", Marchella FP

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Di pelosok kampung, ada orang miskin yang hanya punya kendi. Setiap sore ia mengisinya dengan air, lalu menaruhnya di beranda rumah. Barangkali ada pejalan yang sedang kehausan.
Di ujung kota, ada orang kaya dengan lemari penuh gelas kristal.
Aneh sekali.
Yang satu bahagia karena airnya. Yang lain gelisah menjaga gelasnya.
“..Hati yang bersih tidak menikmati jatuhnya orang lain, karena ia tahu dirinya pun masih membutuhkan rahmat Allah..”
Keras dalam ucapan belum tentu keras dalam perbuatan
Manis dalam ucapan belum tentu manis dalam tindakan
Kami tidak bisa menilai seseorang dari penampilan dan cara bicaranya saja
ingat...
Gudang garam isinya rokok bukan garam
Dunia memang tidak pernah menjanjikan kenyang.
Ia hanya mahir menyajikan sesuatu yang tampak cukup untuk membuat kita terus mengejarnya. Hari ini mengejar nama, esok mengejar pujian, lusa mengejar rasa aman. Begitu seterusnya. Anehnya, setiap selesai menggenggam satu hal, hati kembali mengulurkan tangan kepada hal yang lain.
Barangkali bukan karena nikmatnya kurang.
Melainkan karena hati diciptakan untuk mencintai Yang Mahakekal, sementara yang terus kita suapkan kepadanya hanyalah yang fana.
Mungkin itulah sebabnya, semakin dunia dipenuhi, belum tentu dada ikut penuh.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Aku tidak takut miskin.
Aku hanya takut
ketika dunia datang terlalu banyak,
lalu Allah
tak lagi kurindukan.
Di Koridor Rumah Sakit
Di koridor rumah sakit, seorang lelaki tertidur sambil memeluk kantong plastik berisi pakaian.
Barangkali istrinya sedang dirawat.
Barangkali sisa uangnya hanya cukup untuk ongkos pulang.
Tak ada yang bertanya. Tak ada yang memperhatikan.
Pagi datang seperti biasa. Lelaki itu bangun, mencuci muka di tempat wudhu musolah pojok, lalu kembali tersenyum kepada perawat.
Ada orang-orang yang tidak sedang mencari kebahagiaan.
Mereka hanya berharap, hari ini cukup lewat tanpa ada kabar buruk
Ada
Ada yang datang membawa tawa, Ada yang pergi membawa luka, Dan ada yang tetap ada, Meski hadirnya tak banyak kata.
Ibu selalu menyuruhku makan.
Tidak pernah menyuruhku sukses.
Kini aku mengerti, ada orang-orang
yang mencintaimu lebih dulu daripada prestasimu.
Orang Pinggiran
Aku membaca buku ini di tengah hamparan hijau.
Sawah terlihat tenang. Angin berjalan pelan. Burung-burung tak peduli pada urusan manusia.
Namun di banyak tempat, orang-orang yang menanam padi justru kesulitan membeli beras.
Mereka tinggal di kampungnya sendiri, tetapi sering diperlakukan seperti orang yang datang terlambat ke pesta yang mereka siapkan.
Dan mungkin, itulah kesedihan paling sunyi, yakni menjadi asing di tanah yang sejak lahir memanggil nama mereka.
tji leng shi, minggu pagi, 2106-2026

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
When you loose your mom, the happiest moments are also the saddest, because every milestone comes with the pain that you can't share it with them 💔
Negeri yang Salah Menanam
Katanya negeri ini kekurangan orang baik, padahal di tiap sudut kota masih tumbuh cahaya. Ada yang mengobati luka tanpa sorotan, menjadi manfaat meski namanya tak pernah dibaca.
Katanya kita kehilangan kejujuran, padahal nurani belum benar-benar mati. Masih ada tangan-tangan yang memilih bersih, meski dunia berkali-kali mengajarkan kompromi.
Namun aneh, tanah yang katanya subur ini justru menumbuhkan akar yang meracuni sumur. Yang naik seringkali bukan mereka yang pantas berdiri, melainkan yang pandai menjual wajah untuk mengatur.
Lalu aku bertanya pada malam yang panjang, krisis macam apa yang sedang kita warisi? Jika benih baik begitu banyak tersemai, mengapa yang dipanen selalu busuk berulang kali?
Mungkin masalahnya bukan tak ada cahaya, mungkin terang itu sengaja dipadamkan. Sebab ada tangan yang merawat gelap diam-diam, agar negeri ini lupa bagaimana bentuk terang.
sebuah utopia piala dunia
Bayangkan Piala Dunia kali ini dimenangkan oleh Iran, Turki, Senegal, Jepang, atau negara "tak terduga" lainnya.
FIFA mungkin kecewa. Si tuan rumah dan para sponsor-nya mungkin ikut murung.
Tapi sebagian besar dunia bisa jadi justru bergembira.Karena sesekali, manusia ingin percaya bahwa kisah terbaik tidak selalu ditulis oleh yang paling kaya, paling berkuasa, atau paling diunggulkan.
Bayangkan Piala Dunia dimenangkan oleh mereka yang tidak dikehendaki oleh panitia pemyelenggara dan penyandang dana.
Bayangkan dunia, walau hanya sebulan, percaya bahwa keajaiban masih mungkin terjadi.
Dan Eduardo Galeano tersenyum dalam kuburnya.
Tji Leng Shi, 1906-2026
ketika langkahmu terasa asing
ada saat-saat ketika hidup terasa seperti berlari di terowongan panjang. kamu tidak tahu di mana ujungnya. bahkan langkah kakimu pun terasa asing.
tetapi jika kamu berhenti hanya karena tidak melihat cahaya, maka terowongan itu akan menjadi duniamu sepenuhnya.
kadang keberanian hanyalah keputusan untuk terus berjalan, sampai suara langkahmu sendiri terdengar seperti teman.
tji leng shi, 1406-2026
itu bukan urusanku
suatu hari, anak-anakmu mungkin bertanya, mengapa sekolah dan rumah sakit begitu mahal, mengapa kejujuran dan kesederhanaan terdengar seperti cerita lama. jangan buru-buru menyalahkan mereka. mungkin mereka hanya sedang membaca catatan yang pernah kita tinggalkan, bahwa ketika semuanya masih bisa diperbaiki, kita memilih berkata, "itu bukan urusanku."
tji leng shi, 1306-2026

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Ada orang yang bahkan nggak pernah benar-benar jadi siapa-siapa dalam hidup kita, tapi namanya bisa tinggal lebih lama dari banyak orang yang pernah kita panggil sayang.
Lempar Jumrahmu!
Pernahkah kita merenungkan salah satu ritual dalam ibadah haji, yaitu melempar jumrah? Pernahkah kita bertanya, mengapa Allah memerintahkan kita melempar setan hanya dengan menggunakan kerikil kecil? Bukan dengan batu besar, bukan dengan tombak, bukan dengan pedang.
Mengapa hanya kerikil?
Jawabannya telah Allah abadikan di dalam Al-Qur'an:
"Sesungguhnya tipu daya setan itu adalah lemah." (QS. An-Nisa: 76)
Allah ingin menunjukkan kepada kita bahwa setan itu sejatinya makhluk yang lemah. Strateginya rapuh. Kekuatannya kecil, sekecil kerikil. Kuncinya cuma satu: cukup kita tahu posisi kita dengannya, yaitu sebagai musuh abadi. Selama kita menempatkan setan sebagai musuh dan tidak menjadikannya teman dalam kelalaian, maka Allah pasti akan memberikan kemenangan dan perlindungan kepada kita.
Lalu, kalau tipu daya setan itu lemah, kenapa hari ini ketakutan kita akan masa depan terasa begitu besar? Kenapa keraguan untuk melangkah, memulai hal baru, atau mengambil keputusan besar terasa begitu berat? Kenapa godaan untuk menyerah pada keadaan atau mencari jalan pintas yang tidak rida-Nya terasa begitu sulit untuk diputuskan?
Bukan karena setannya yang bertambah kuat... Tapi karena kita yang tanpa sadar sedang mengecilkan posisi Allah di dalam hati kita.
Ketika kita membesarkan ketakutan kita, membesarkan keraguan kita, secara tidak langsung kita sedang mengecilkan kemahakuasaan Allah.