Kalau hari-hari terasa basah dan berat, jangan lupa mengeringkannya dengan doa. Untuk dunia yang sedang kita perjuangkan, dan akhirat yang tak boleh kita abaikan.
seen from China
seen from Yemen
seen from United Kingdom
seen from Germany
seen from India

seen from United Kingdom

seen from Switzerland
seen from India

seen from United States

seen from United Kingdom

seen from Canada

seen from United States
seen from United States
seen from China
seen from Canada
seen from Hong Kong SAR China
seen from Switzerland
seen from Switzerland

seen from United States
seen from United Kingdom
Kalau hari-hari terasa basah dan berat, jangan lupa mengeringkannya dengan doa. Untuk dunia yang sedang kita perjuangkan, dan akhirat yang tak boleh kita abaikan.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Berteduh adalah seni merawat diri di tengah derasnya dunia. Saat hujan turun, kita mencari naungan; bukan karena takut basah, tapi karena tahu tubuh dan hati butuh perlindungan. Di balik atap sederhana, kita belajar bahwa jeda sejenak tak pernah mengurangi langkah, justru menyiapkan kita untuk berjalan lebih jauh.
Berteduh juga kadang berarti bersandar pada seseorang—pada bahu yang tak pernah menolak, pada tatapan yang hangat meski langit sedang kelabu. Di sanalah kita temukan rumah yang tak selalu berbentuk bangunan, tapi bisa hadir dalam jiwa yang mengerti.
Sebab hidup bukan hanya soal berlari di bawah hujan, melainkan juga tahu kapan harus diam, kapan harus mencari perlindungan, dan kapan harus percaya bahwa badai pun punya ujung. 🌧️
Pada akhirnya beberapa orang akan memilih pergi dari hidupmu. Bukan karena mereka ingin tapi mungkin memang harus ada yang berubah. Bukankah inti dari hidup adalah ketidakpastian yang pasti? Kita hanya perlu memberikan senyum terbaik yang bisa jadi sekaligus tanda perpisahan menutup cerita.
Ada sebuah kelembutan yang luar biasa saat Tuhan memilih untuk meredupkan matahari bagimu. Seolah-olah Dia ingin berkata: "Istirahatlah sejenak dari teriknya ambisi dunia, Aku beri engkau payung dari awan-Ku agar puasamu tak terasa berat." Dua tahun berturut-turut engkau dihadiahi rintik hujan di bulan suci. Dalam kacamata seorang hamba, hujan bukanlah penghalang aktivitas, melainkan suara langit yang sedang turun ke bumi. Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa saat hujan turun adalah salah satu waktu di mana tirai-tirai pengabulan doa dibuka lebar.
Saat pintu-pintu langit saling terbuka dan beririsan, janganlah engkau hanya berdiri mengetuknya. Masuklah dengan seluruh kerendahan hatimu, sebab Sang Pemilik Rumah sedang menantimu untuk meminta apa saja yang kau inginkan. Di titik ini, doa bukan lagi sekadar harapan, melainkan sebuah kepastian yang sedang mencari jalan untuk mewujud.
@clichemistry
ember mana.. ember..!!
Without rain, nothing grows. Learn to embrace the storm of your life.
Kalimatnya keren. Cocok buat caption IG sambil pegang kopi dan lihat hujan dari kaca.
Masalahnya kalau hujannya bocor dari atap kontrakan, itu bukan lagi “embrace the storm.” Itu "ember mana.. ember..!!”
Orang bijak bilang: “Badai bikin kamu kuat.” Iya, tapi kenapa badai datangnya pas tanggung bulan begini?
Hidup memang begitu. Pas lagi punya duit, hidup cerah. Waktu saldo tinggal 3M—Marebu Maratus Mapuluh—mendadak mendung. Mana token listrik bunyi mulu lagi.
Tapi justru dari situ kita jadi kreatif. Jadi tahan malu. Insting "the power of kepepet" nongol sendiri.
Tanpa hujan, nggak ada yang tumbuh. Tanpa masalah, nggak ada upgrade karakter. Tanpa mantan, nggak ada playlist galau.
Dan lucunya, setelah lewat, kita suka bilang, "Wah, ternyata gua bisa ya.”
☆☆☆☆☆
Hujan itu repot. Jemuran bau apek, jalanan becek, kadang malah sampe bikin atap terbang.
Tapi di halaman rumah, akar sedang belajar mencari pegangan, dan tanah belajar menyimpan air.
Dan kita—kalau mau jujur—bukan cuma belajar jadi lebih dalam, tapi juga lebih tahan bocor. 😁

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Bertumbuhlah dengan baik tanpa merusak yang lain—seperti pohon yang diam-diam mengakar, tapi tetap memberi teduh bagi siapa pun yang singgah.
Belajarlah hal-hal yang indah tanpa harus merisaukan esok akan makan apa; sebab hidup tidak selalu menuntut kita menjadi sempurna, kadang hanya meminta kita untuk percaya bahwa langkah kecil hari ini cukup untuk membuka pintu yang lebih lapang di kemudian hari.
Tetaplah lembut meski dunia sering keras. Tetaplah jernih meski hari-hari kadang keruh. Karena di setiap perjalanan yang pelan, selalu ada ruang untuk tumbuh, memaafkan, dan menemukan versi dirimu yang lebih damai. Dan jika suatu saat kau merasa takut pada masa depan, ingatlah: bahwa yang tumbuh dengan hati, selalu menemukan jalannya pulang.
Berteman Sepi.
Mbak @prawitamutia .... Aku setuju dengan setiap kata yang Mbak tuliskan. Kesendirian memang luka yang paling sukar ditahan, lebih menyakitkan daripada kehilangan harta atau tubuh yang sakit. Aku mengalaminya sendiri, di tanah rantau ini, jauh dari keluarga, jauh dari wajah-wajah yang biasanya menjadi rumah.
Sakit yang singgah di tubuh sebenarnya bisa ditawar dengan obat, bisa ditenangkan dengan istirahat. Tapi sakit yang bernama kesepian—apalagi saat tubuh juga rapuh—itulah yang benar-benar meruntuhkan dari dalam. Malam-malam menjadi begitu panjang, bahkan suara jam dinding terasa seperti pengingat bahwa aku menjalani semua ini sendirian.
Aku pernah mencoba menghibur diri dengan berkata: tidak apa-apa, aku kuat. Tapi nyatanya, yang paling sulit dilawan bukanlah sakitnya tubuh, melainkan sepi yang diam-diam masuk, membekukan hati, dan membuat langkah terasa semakin berat.
Mungkin benar, kesendirian adalah sahabat bagi orang yang berprinsip kuat. Tapi kadang, justru prinsip itu yang membuat kita harus menanggung sendiri rasa sepi ini tanpa pernah bisa benar-benar membaginya.
Di rantau ini aku belajar satu hal: tubuh bisa sembuh, luka bisa tertutup, tapi kesepian hanya bisa ditanggung, bukan diobati. Dan semakin aku mencoba memeluknya, semakin aku sadar, ia adalah bayangan yang akan selalu berjalan di belakangku, kemanapun aku pergi.
Perjalanan Satu Tahun Ini
"Karena satu tahun bukan waktu yang singkat pasti akan ada banyak cerita di setiap perjalanannya"
___
Seringkali teringat tentang perjalanan yang telah lama asing, juga rindu-rindu yang semakin bising, ataupun kita yang memilih berlalu masing-masing.
Entahlah..
Aku hanya bisa berharap yang baik-baik saja, perihal mu ataupun perihal ku.
Karena bagiku, tidak ada yang namanya tahun baru, karena semenjak pergi mu, aku hanya menjadi manusia dengan luka lalu yang semakin pilu.
Pun pada setiap hari yang kutempuh, melupakanmu juga adalah inginku, di setiap hari yang berlalu yang kuharapkan cuma satu, semoga perasaan di hari lalu tidak turut serta ke tahun yang baru.
@by-u
___
Meskipun berbagai kejadian terjadi, kita tetap berdiri dan berlari. Belajar dari banyak kesalahan dan kebenaran, memupuki diri agar menjadi lebih kuat dan hebat. Dengan susah payah dihadapi, diyakini akan menjadi modal untuk lebih baik lagi. Terlalu banyak kesedihan terjadi, tapi tak menampik terselip senang dan bahagia. Lelah sudah pasti, penat selalu terjadi, terkadang disisipi hujan lokal di mata dan hati. Apapun itu, semuanya dihadiri dan diresapi. Tangis, tawa, canda, marah dan berbagai cerita kehidupan lain sudah tertutup rapi di masa lalu. Tutuplah satu tahun ini dengan rasa syukur kepada Tuhan dan diri. Masih akan ada petualangan yang dinanti dan dijalani.
@rezticia
___
satu lara, dua lara, tiga bahagia, empat lima harapan-harapan yang patah, enam senyum penutup luka-luka, tujuh keceriaan palsu, delapan sembilan dan sepuluh adalah tiga emosi terakhir yang tidak bisa aku uraikan dengan baik dan menjadi makamku sendiri. satu tahun ini penuh arti dan sekali lagi pencapaian terbaikku masih sebagai pejuang haha-hihi. dihantam demampun aku tetap tahan. giliran dihatam cicilan aku kelabakan. kini bekerja siang malam bukan lagi untuk bahagia namun sekedar bertahan menghidupi diri. jika mati tanpa usaha tangan sendiri adalah surga kemenanganku maka dunia yang penuh kemewahan ini adalah nerakaku. patah hati bukan lagi satu-satunya yang mengitari kewarasanku untuk mundur melainkan bagaimana menghasilkan saldo rekening sebagai uang saku. aku bukan tulang punggung tapi aku satu-satunya yang bertanggungjawab untuk menanggung sebagai anak sulung. babak belurku sudah lama terjadi namun setiap kali dihancurkan tetap saja aku merasa sakit. tahun ini masih belum menjadi bahagiaku namun aku akan selalu bangkit. tetaplah hidup sekalipun itu sulit.
@tuanpoetry
___
Menilik waktu telah berlalu, aku di bawa bertamasya ria pada masa yang membuat hati begitu sepi dan nyaris mati. Tapi hidup masih tak kunjung mau menyerah, dengan alasan yang begitu banyak berkeliaran dalam kepala bertahan hingga sekarang menjadi piala kemenangan.
Baik buruk dari hari-hari yang dilewati dengan suka maupun duka, kini telah terangkum dalam ucapan, terima kasih Tuhan masih memberikanku nyawa di hidupku untuk terus bertahan dan tertawa.
@nonaabuabu
___
Ah, buku lain yang telah mencapai halaman terakhir lagi. Ada banyak halaman yang berisi lika-liku dalam menempuh perjalanan. Harapan-harapan baik yang patah, nyatanya tidak membuat diri ini mengangkat tangan lalu berkata menyerah.
Ada buku baru dengan halaman kosong di dalamnya yang harus ditulis dengan berbagai harapan baru lagi. Aku tak boleh kalah menghadapi ketidakpastian akan hari esok, karena pastilah ada hal indah di balik setiap hal yang menjegal langkah.
@hardkryptoniteheart
___
Dalam jejak yang panjang ini, aku hadirkan ia sebagai pelengkap kisah, bagian yang paling indah sebagai awal dimana semua bermulai.
Dirimu tetap indah walau terkadang semua cerita tak bermuara dengan indahnya , selalu ada tangis sedih dan kekecewaan yang turut menghiasi di tiap kisahnya.
Terima kasih sudah menjadi penutup yang indah di dalam desember terakhirku. Semoga di awal ini kita benar di hadiahkan kebahagian untuk bisa selalu bersama dalam setiap tawa.
Kevinsetyawan
___
Sambil takut-takut, aku berusaha membuka halaman berikutnya. Bukan, bukan karena halaman yang sebelumnya adalah yang paling menyenangkan, justru karena disana banyak plot twistnya. Sampai yang kali ini, membuka lembar kosong untuk kurangkai sendiri saja aku ketakutan setengah mati.
Seperti dikejar-kejar waktu. Seperti sedang berlomba lari dengan masa depan.
Semakin tahun berganti, semakin aku ingin berhenti. Apa yang diusahakan anak-anak manusia ini? Padahal seiring hari, kita kehabisan waktu bahkan untuk diri sendiri.
Dan aku, masih takut membuka lembar selanjutnya, lagi.
@ceritadear