Malam ini aku kembali berpikir tentang banyak hal.
Dari hal terkecil yang aku bahkan tidak tau apakah akan terjadi.
Aku pikir setelah ini aku akan melakukan pekerjaan rumah ku. Seperti mencuci baju dan membenahi ruangan ku.
Yaa.. entah apakah akan benar2 ku lakukan.
Pikiran jangka pendek itu saja belum pasti akan ku lakukan. Tapi dengan segala keanehan ku, pola berpikirku begitu cepat melesat ke 10 tahun yang akan datang.
Apa yang akan terjadi, apa yang seharus nya sudah aku capai, apa yang seharus nya sudah aku dapatkan.
Hey.. aku tidak memikirkan siapa partner hidup ku nanti.
Ahh.. terlalu rumit untuk dipikirkan sekarang.
Bukan mengelak, tapi memang rumit.
Aku tidak memikirkan percintaan ku. Semua nya seperti sampah. Kisah nya. Bukan orang2 nya. Yaa memang agak sedikit berengsek.
Tipe ku memang yang agak berengsek. Ya aku tau memang salahku.
Karena aku suka yang agak berengsek, lama2 aku membenci percintaan.
Yaa. Fuck percintaan. Sekali lagi salah ku karena aku menyukai pria yang agak berengsek.
Aku berada di titik tidak peduli siapa partner hidup ku. Aku lebih takut tidak bisa mencari pundi2 uang daripada mencari pasangan.
Walaupun tidak munafik, terkadang aku rindu bercumbu.
Bagaimana rasanya bercumbu liar? ahh aku sudah lupa rasa nya.
Bagaimana rasanya melakukan hal nakal? Ahh aku anak baik2, tidak nakal. tapi pernah nakal. Sekali saja. Aku takut hamil. Upss. Tidak. Bukan seperti apa yang kalian pikir.
Euhh aku lupa tujuan ku menulis ini sekarang. Terlalu banyak distract. Salah ku karna membahas bercumbu. Ya. Tapi aku ingin lagi. Tapi dengan pria seksi yang tidak berengsek.
Seperti nya lebih menggairahkan.
Heyy....???
Aku ini bicara apa?
Maaf tapi seperti nya sampai sini saja, pikiran ku terhenti. Maaf sekali kalian membaca dengan sia-sia. Pikiran ku kacau.
















