Bolehkah aku meminta satu ekstra lembar buku untuk kutuliskan kisah kita yang entah sejak kapan dimulai ini?
Di Antara, Melati Jewel
Senin, 29 Juni 2020
seen from Netherlands

seen from United States
seen from United States
seen from Malaysia
seen from Belarus
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Canada

seen from United States
seen from United States
seen from China
seen from China
seen from United States
seen from United States

seen from Germany

seen from China
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from China
seen from Denmark
Bolehkah aku meminta satu ekstra lembar buku untuk kutuliskan kisah kita yang entah sejak kapan dimulai ini?
Di Antara, Melati Jewel
Senin, 29 Juni 2020

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
BUKAN PEDIHKU
Dalam tubuhmu, bersimbah sajak lama yang lelah
berkeringat, dihabisi masa yang enggan membunuh
dengan mudah.
Untaian kata saling menyapa;
kau dan aku. Kita di dua lembar yang saling ujung.
Dan reruntuhan rumah yang nestapa
meronta minta dibangun lagi
tapi kini, mana bisa?
Aku membangun atas dasar cinta
beda dengan pekerja yang mencari harga.
Rapuh lalu hilang.
Kali ini bukan tentang aku
tidak ada pedih yang kusesali.
Sajak ini adalah tentang hancurnya engkau
pada hari-hari dimana aku tak peduli.
— Bandung, A.
Hati yang rapuh Cukup sudah malam nan gelap Bilangan nya pun genap Hari 14 hari nan dinanti Hadirlah terang purnama memberi kedamaian hati ... Dia menyimpan terang nya begitu jauh Membuatku harus duduk bersimpuh Hingga dua kaki ini melepuh Wajah menanti semakin keruh Hati pun mulai rusuh … Air mata bening,telah menjadi darah Sayatan luka, seakan bunga yang merekah Bibir tlah kering,krna ktika bibir ni basah Hanya akan membuat susah … Usah kau renggut lagi jantungku yang kau campakkan Jika hanya untuk dimainkan Lelah sudah batinku atas rasa tertekan Lama diriku menanti di dermaga penantian Nan hadir nya hanyalah cemoohan dan kejamnya hujatan … Akankah diriku salah ? Jika aku memiliki cinta Yang berharap cinta berakar kan setia Namun setelah berjalan semuanya sia sia … Cukup sudah! Biarkan aku sendiri pergi tuk membasuh Atas luka penantian nan dulu teguh Tapi kini hati telah rapuh Padang,17-09-2017 By:Qais elkazni
Kenal secara fisik itu mudah, mengetahui hatinya itu yang tidak akan pernah.
17 Mei 2020 | 6.33
Juara itu dibuat.
2017

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Senja yang merona Menatap senja yang sama, d bawah atap langit yang sama, meski raga tak bersama. Sejenak sebuah penantian ku terasa sia sia ketika melihat senja berlalu dalam kmpulan awan hitan sehingga yang terlihat hanyalah awan gelap. Kukira ini kan berakhir dengan kecewa, kemudian ku berdiri tuk melangkah pergi, sesaat ku layang kan pandangan ku kebelakang, sebagai tanda perpisahan,tapi... Yang terlihat adalah kumpulan cahaya senja yang penuh, nan indah yang memiliki makna. Disinilah ku bersimpuh, merenungi bahwa seringkali kita tertipu dengan awan gelap yang fana,yang menyimpan begitu banyak cahaya ketika kita hendak pergi.kalaulah segala sesuatu didapatkan dengan mudah, maka tak ada lagi arti dari sebuah perjuangan, dan kita tak pernah memahami sebuah arti dari penantian. Kemudian ku urungkan kepergianku dan duduk kembali, sambil menikmati pelukan hangat dari sang senja... Painan 11-07-2017 By:Qais elkazni
Aku hanyalah aku Yang tak bisa berkata Laksana mereka membuat manis yang tersurat Dan di akhirnya khianat Aku hanyalah aku Dengan bahasa yang teramat kaku Tapi ku lebih nyaman berkata melalui bahasa tersirat Agar yang memiliki rasa memaknai dengan tersurat Hingga akhir nya meninggalkan nikmat Hingga satu waktu Ketika kbnaran terungkap Maka dirimu terpaku Atas apa yang kau anggap semu. Keawaman ku dahulu Membuatku lemah Sehingga memaknai perbedaan Hanya ku pandang sebagai pembunuhan Ya sebuah pembunuhan rasa. Dalam lamunan panjangku Ku terpaku disudut langit biru Ku pandangi langit dan bumi Yang berbeda namun mereka satu Begitulah seharusnya diriku Memandang perbedaan sebagai satu Kalau ad tali penghubung sebuah ketulusan Agar tak ada lagi pembunuhan Meski mata liar Yang membuat rapuh sang akar Zat maha cinta yang mengirimkan tenang Dalam hati yang gusar. Painan,13-09-2017 By:Qais elkazni
Jadwal Kapal Pelni KM Egon November 2024
Travel.biz.id – Jadwal Lengkap Kapal Pelni KM Egon November 2024 dan Harga Tiket – Kapal Pelni Egon Ini Mempunyai Rute Perjalanan Lembar, Sumba Timur, Surabaya, Batulicin, Pare-pare, Bontang, Bitung, dan Balikpapan Apakah Anda bermaksud pergi ke pulau atau tempat tempat tersebut? Semoga Jadwal Kapal Pelni KM Egon November 2024 dan harga tiket ini membantu anda agar paham kapal mana yang anda…