Panggung Bernama Hari
Setiap pagi, kita bangun tak hanya sebagai diri Kadang anak, kadang suami, atau rekan sejati Berganti peran seperti aktor di drama sunyi Tak sempat turun panggung, meski hati ingin berhenti
Ada topeng yang harus kita kenakan Bukan untuk berpura-pura, tapi demi keharusan Sebab hidup adalah kumpulan tanggung jawab diam-diam yang tak bisa ditinggal meski tubuh pun ikut karam
Di satu sisi peran terasa beban Di sisi lain, itulah jalan menuju kebaikan Kadang lelahnya memang tak tertakar oleh ucapan Tapi bukankah sabar juga salah satu bentuk perjuangan?
Kita tak selalu bisa memilih naskahnya Tapi kita bisa memilih caranya Menjalani, bukan sekadar mengeluh pada dunia Karena setiap peran punya pahala yang tak ternilai harganya
Maka semoga kita dikuatkan dalam setiap ganti peran Dari meja kerja ke pangkuan orangtua yang menanti pulang Dari guru yang sabar ke pasangan yang tenang Walau semuanya dijalani dengan nafas yang nyaris hilang












