-takar rasa cukupmu,
agar tak kurang rasa syukurmu;
_kidungkidung

seen from United Kingdom
seen from China

seen from Türkiye
seen from China

seen from Croatia

seen from Slovenia

seen from Türkiye

seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States
seen from Israel
seen from China

seen from Russia
seen from Lithuania
seen from Türkiye

seen from United States
seen from Russia

seen from Russia
seen from United States

seen from United States
-takar rasa cukupmu,
agar tak kurang rasa syukurmu;
_kidungkidung

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Ternyata, rumusnya sederhana: "posting apa yang membuatmu senang, jangan takut dibilang alay"
Hiduplah ; "sebahagia-bahagianya"
_kidungkidung
Aku tak ingin mengurung diri.
Mungkin aku iri. Sebab kamu telah berhasil melewati fase hidup tanpa aku. Saat mengetahuinya, perasaanku tak lagi seberat dulu. Tapi otakku tak sama halnya. Otak ini sering sekali berspekulasi, membuat beberapa opsi yang berujung pada 'Apakah akan berbeda jika dulu ini yang ku pilih?'.
Aku banyak menangis hari ini.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Ada yang berbeda dari sunyi kali ini. Terasa jauh. Mencoba membiasakan diri tapi akal ini rancu. Kebingungan arah, entah harus kemana. Lagi-lagi, sayangnya aku terlihat baik-baik saja.
Aku rindu. Harus bagaimana?
Tentang sunyi didasar gundukan tanah yang maaih basah malam ini. Pagi tadi aku berlari, berharap tangisan semalam hanya sia-sia. Terasa ringan awalnya, berisik di kepala tergantikan degup jantungku sendiri. Sejenak kaki berhenti dan pertanyaan-pertanyaan itu muncul kembali. Lalu bagaimana dengan dia di penghujung jalannya?
Lucu bagaimana kita menyadari, sebenarnya mampu untuk sekedar menanyakan kabar sederhana, "Bagaimana harimu?". Tapi ego membuatku tinggi hati dan urung melakukannya. "Nanti juga dia bilang", ucapku beberapa kali.
Tidak ada nanti. Dia tidak menunggu seperti ujarnya dulu. Berita itu datang kemarin petang. Tiba-tiba, tanpa aba-aba, hanya duka.