Kemaren, di hari kemerdekaan Indonesia ke 78, merupakan salah satu perayaan hari kemerdekaan yang meninggalkan kesan. Sayangnya kesan yang tidak menyenangkan.
Kejadiannya di pusat perbelanjaan, mungkin salah satu yang terbesar di Indonesia, yang katanya tempat belanja orang kelas atas. Di hari itu saya kembali diingatkan bahwa 'don't judge the book by its cover' is real. Kemana kamu pergi pun tidak mencerminkan siapa kamu. Faktanya, di mall yang terkenal dengan customer nya yang high class ada juga yang kelakuannya low class sekali. Juga penanganan pihak-pihak terkait yang tidak meninggalkan kesan baik.
Panjang sekali untuk secara tersurat mengungkapkan pengalaman tidak menyenangkan dengan tidak menyebutkan kembali hal-hal yang tidak mengenakkan itu. Why? Karna saya sedang belakar untuk tidak berkata kasar.
Ngerti si kalo penjual tu ga semua bisa memilih siapa aja yang bisa masuk ke tokonya termasuk disini juga. Ngerti juga kalo hal-hal ada prosedurnya. Tapi kok yang sekelas mereka penanganan seperti itu. Ga habis pikir. Lapor ketemu orang pertama kami masih jelaskan kronologinya. Laporlah orang pertama ke orang ke2 dan kami jelaskan kembali kronologinya. Tp ya kenapa sampe berlankit ke orang ke-9 kami harus mengulang cerita yang sama dan kami ga dapat hasilnya bahkan setelah menunggu 1,5 jam (mungkin lebih) sudah 2 jam lewat dari waktu kejadian pula. Sungguh tipikal sekali.
Untuk beberapa waktu kedepan ga kesana-sana lagi dah. Mudah-mudahan mereka yang mempersulit urusan orang lain dibalas dengan yang setimpal, mereka yang mempermudah urusan orang lain juga dimudahkan urusannya, mereka yang mengambil hak orang lain diganjar dengan semestinya. Semoga yang menimpa saya tidak terjadi juga ke orang lain.