
seen from United States

seen from United States

seen from Germany
seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from Austria
seen from France
seen from China

seen from United Kingdom
seen from United Kingdom

seen from United States
seen from India

seen from Australia
seen from United States
seen from Brazil
seen from France
seen from France

seen from United States

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Seseorang yang dulu paling ku syukuri kehadirannya, justru kini menjadi orang yang paling ku syukuri kepergiannya.
-R
Banyak hal yang berubah, bahkan ada beberapa hal yang dulu paling ku syukuri keberadaannya, namun kini malah menjadi hal yang paling ku sesali keberadaannya.
-R
Ketika panutan kita adalah Sayyidah Fatimah Azzahra, dan kita ingin berjalan dibelakangnya saat dipadang masyar kelak, apakah kelembutan serta keagungan budi pekertinya sudah jadi pakaian kita?
Bercermin lah…
Karena hakikatnya dirimu hanya seonggok daging bangkai yang busuk penuh dosa kalau bukan karena cinta Sayyidina Muhammad untukmu.
-Ustadzah Aliyah Fuad Al Musawa

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Jika Allah mengabulkan doaku maka aku bahagia
Tapi jika Allah tidak mengabulkan doaku maka aku akan lebih bahagia
Karena yg pertama adalah pilihanku
Sedang yg kedua adalah pilihan Allah…
Aku sudah bersusah payah menyembuhkan luka ku sendirian, jadi sekarang aku tidak akan membiarkan diriku terluka lagi karena orang yang sama.
- R
Lucu, tapi Kenapa Malah jadi Tangis
Kenapa dengan sebuah lagu yang tanpa kumengerti artinya membuat hari ini seakan runtuh. Ada sembab di mata, juga debar perih yang menggelayuti hati.
Seakan sedang patah hati dengan amat.
Tiba-tiba pula beberapa moment yang terlupakan muncul kembali, membuatku bertanya pada diri sendiri.
"Sedang apa kau sebenarnya? Kenapa tak bisa lari dari kenyataan jika aku patah sebelum menjalin hubungan dengan penuh kejelasan?"
Ini menyebalkan! Aku tak bisa berhenti meratapi patah hati di masa lampau. Setiap kata-kata yang kutulis sebagai penyemangat tak ada yang mempan sama sekali.
Ini sungguh lucu, bukan? Tapi kenapa malah ingin menangis?