Sudah lama rasanya saya gak menulis dalam format panjang. Terakhir rutin menulis panjang sepertinya 2 tahun lalu. Sekarang, rasanya sudah berbeda. Sangat berbeda. Ada banyak hal yang mempengaruhi sebenarnya. Tapi yang paling terasa, mungkin saya sudah tidak lagi menggebu-gebu seperti 2 tahun yang lalu. Banyak hal yang telah terjadi. Menyeimbangkan fokus antara kerjaan industri dan akademis yang memang butuh konsentrasi ekstra, mengelola personal project yang (selalu) diupayakan untuk tetap mengudara, dan yang paling penting, hati sudah tenang, sudah menikah dan alhamdulillah baru saja dikaruniai seorang anak perempuan.
Seiring bertambahnya peran, pikiran pun semakin berkembang. Totalitas terhadap peran-peran pun sangat diperlukan.
Entah kenapa sekarang rasanya sangat berhati-hati dengan apa yang akan saya tuliskan. Rasanya takut aja kalau misal menuliskan sesuatu atau berkomentar terhadap sebuah kejadian malah menimbulkan efek yang negatif. pun sama halnya dengan berkarya. Rasanya seperti kehabisan energi untuk rutin berkarya. Merasa diri sendiri tidak berkembang secara visual dan pemikiran. Eksplorasi visual rasanya berjalan sangat lambat. Ya meskipun slow progress is still a progress. Tapi kan, ya… hehe.
Secara pemikiran pun rasanya apa yang saya utarakan akhir-akhir ini juga masih seputar hal yang sama. Keresahan berkarya, keresahan hidup, ketidakpercayaan dengan diri sendiri, dsb. Yang mana ini topik yang selalu saya bahas sejak 4 tahun yang lalu bahkan. Merasa secara pemikiran harus mulai berbagi tentang hal yang positif, informatif, edukatif. tapi ya kenapa harus berbagi yang seperti itu, kan?
Entah. Banyak pemikiran yang sebenarnya mengganjal tapi belum berani saya selesaikan satu per satu. Malah saya tumpuk di pojok pikiran untuk dilihat-lihat terlebih dahulu. Alih-alih diambil satu per satu kemudian diselesaikan.
Fokus yang lebih penting – tentang keluarga dan kewajiban di dalamnya, tentang pekerjaan dan totalitas yang harus ada – yang mungkin harus saya dahulukan sekarang. Semoga secepatnya menemukan titik terang. Agar bisa kembali lagi memikirkan pengembangan diri sendiri – yang akhirnya mampu menyeimbangkan semua pondasi kehidupan saya.
Sekian sedikit pemecah buntunya pikiran hari ini.
@dimazfakhr
Senin, 29 Maret 2021.
Ahmed Coffee, Solo.
*entah kenapa baru saya unggah hari ini. :P