Hope I can go out and play some Valorant
seen from United States

seen from Canada
seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia

seen from France
seen from Bangladesh
seen from United Kingdom
seen from Malaysia

seen from France
seen from Yemen
seen from Ukraine

seen from Australia
seen from United States
seen from Singapore
seen from Ukraine

seen from Slovenia
seen from Germany
seen from United States

seen from United States
Hope I can go out and play some Valorant

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Saturday Night is same as the Other Night
aku sedang mengeluh dalam peluhku membuat suluh.
—memelena
Keluh
-
Lidahku kelu
Mataku terpaku
Hatiku cemburu
Ingin di dekatmu
Namun batas mengurungku
Begitu jelas satu persatu
Menjadikan aku ragu
Apakah bisa saling meramu
Atau hanya cukup temu
Aku mau kamu
Tau?
-
September 22
Saat kuceritakan resahku pada manusia, memang melegakan perasaan, tetapi belum menenangkanku.
Tapi, saat kukeluhkan padaNya, sungguh, ketenangan langsung menyelimutiku.
Walau keyakinan atas solusi belum kudapat, rasa tenang bahwa semua akan baik-baik saja, membuatku kembali tersenyum.
Akan terus kumunajat, sampai jawaban dariMu menjadi keputusan terbaikku.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Dorang pikir saya ini senang dan bahagia
Padahal saya hanua berusaha untuk terlihat bahagia dan tidak mengeluh
Entahlah ~
Getar tangan ini menggenggam pena, dengan tenaga kugerakkan lalu mengukir huruf dan mulai menyusun rangkaian kata. Kata yang tak dapat terucap lisan.
Sungguh malang hati ini...
Senantiasa memendam derita hingga berpikir bahwa kebahagian tidak pantas untuk dimiliki.
Lantas apa yang mesti kulakukan?
Di sini...
Tak ada apa-apa. Tak ada siapa-siapa. Selain aku dan harapan yang kupasrahkan hanya kepada sang pemilik semesta.
@naikanah | 10 Agustus 2020
Aku
Aku, di sini, hidup tanpa punya pekerjaan. Hidup tanpa punya makna.
Aku berikan seluruh perhatianku ke orang lain, tapi mereka menganggapku pengganggu.
Aku berikan segala upaya untuk membantu orang lain, tapi aku hanya dianggap cari perhatian.
Tak dipercaya, meski segenap usaha kuberikan.
Ketika aku gagal semua orang menghujatku, namun ketika aku berhasil, tak ada yang menganggapku.
Beberapa menyarankan untuk tak usah pedulikan orang lain, tapi hidup sendirian bukanlah hal yang membahagiakan.
Egois.
Aku ingin membaur dengan orang lain. Tertawa bersama, bercerita bersama.
Aku ingin punya teman walaupun itu hanya satu.
Aku sedih, aku kecewa. Apakah aku kurang untuk orang lain.
Aku bahkan orang yang rela merendah demi orang lain. Asalkan mereka tak sakit hati, asalkan mereka tetap bahagia.
Tapi aku selalu dianggap yang sebaliknya.
Hidup yang terus gagal dan selalu bercerita sendirian di balik dinding kamar, aku merasa hidupku menyedihkan.
Jika kau tanya apa orang sepertiku punya tujuan hidup, aku jawab aku punya.
Tujuan hidupku hanya ingin diterima.
Aku iri dengan kalian yang bisa bersama-sama, aku iri.
Di beberapa titik kehidupanku, sungguh, bagiku kematian lebih baik daripada hidup.
Tapi kata-kata ini selalu muncul..
"Ayo coba lagi besok"
Lalu aku kuatkan diri dan mencoba untuk hidup sehari lagi. Begitu seterusnya..