aku duduk kebingungan. memikirkan keputusan-keputusan tanpa perasaan. aku sedang apa? aku menuju kemana?
eid pertama di rantauan. membayang senang menghabiskan waktu bersama teman. ah, tapi aku ketakutan. entah bagaimana hadirnya perasaan ini aku sambut berakhir penyesalan?
permisi, aku mau membedah hati. sebelum membedah buku untuk kota istimewa nanti haha. pertama, sibuk mencari atau tepatnya menanti kesempatan memanfaatan diri. dan dapatt! aku buru-buru iya meski hati masih menyeleksi rasa. mengajak seorang lagi untu bergabung meramaikan.
ah, tapi aku tidak kenal. aku tidak mau hanya jadi tenaga bantuan. keterangan yang kurang jelas, serius tidak, sih? aku tidak mau kehilangan makna hanya karena menyebalkan. distribusi. distribusi? aku hanya terbiasa duduk diam mengayun pisau pada talenan.
sepertinya aku teracuni pembahasan 'tidak dihargai selayaknya' ya? sehingga ketakutan hadir seolah tanpa latar belakang. padahal kan sesama muslim saudara? lihatlah perayaan apa ini, lihatlah posisi hati dalam mengorbanan diri. aih, ujian hatinya kan memang ikhlas??
esok lagi coba lebih jernih menilai, wa. bahkan kamu belum jadi mengintip media sosialnya. belum bertanya pada sebanyak manusia. sampai jumpa di cerita ied adha tahun berikutnya!
membatalkan tiba-tiba dan beralih haluan ke keluarga. sudah lamaa tidak berkunjung kesana, kapan lagi waktunya?
untuk ini aku syukuri. karena memang kapan lagi? pun aku sesali. karena tak bersiap sebaik diri? kacau. tak jemu mengulang kesalahan lalu? gunakan hatimu, wa. gunakan kepekaanmu. ah, iya baru ingat. mau merutuki diri. dasar tidak peka. mau sampai kapan begini?
pakai tas ransel saja. miliki dulu tas ransel ramah punggung dan ramah ruang untuk maksimalis sepertimu. sudah pernah kapok menentang tas travel itu dan kamu dengan rela mengulangi? oh nooo!! kebodohan macam apa ini.
bawa setidaknya satu jenis makanan. sudah tau kau tak akan pergi kemanapun, akan tidak enakan selama di dalam, akan penuh kekagetan atas perubahan, atau habis waktu untuk adaptasi lingkungan. bicaramu juga tak seluwes itu kan? merasa asing.
mana kau putuskan lebih lama kunjungan. pikir, wa. pikiran apa yang bisa kau perbaiki. malu. malu atas nama dirimu dan asal usulmu.
sudah sampai sini saja haha. selamat belajar dan belajar, wa.
menjalani hari jauh dari kenyamanan sendiri, melihat dari jauh beberapa yang kutinggalan mengasingan diri. ah, ternyata seruu yaa disana! sudah merasa tak enak sejak tau yang terdekat saja ikut, setelah aku sudah membatalkan dan mengabarkan.
kamu terlalu bergantung pada manusia, wa. pada siapa saja dan hubunganmu dengan ia. padahal serahkan saja, serahkan saja pada genggaman Allah yang kau titipkan cinta pada-Nya.
lalu melihat lagi sisi lain yang sebelumnya kunanti perannya. ternyata ramai juga ya. menyesal tidak hadir saja. yasudah berlalu semua. jadi perjalanan ied di tanah rantau pertama.
sebenarnya bisa pulang lebih cepat. tapi tak mau nenyesali lagi kesempatan ajakan terakhir kalinya. semoga menyembuhan hati, ya. udah ga sabar ketemu caca dan bebas asbun seketika. tapi lingkungan baruu!! hikss gw harus adaptasi lagi takut bgt jujur.
yeahh pada akhirnya ketakutan memang untuk kita hadapi.
selamat merayakan iduladha sepenuh makna!!
(( 23.30 / Bekasi, 7 Juni 2025 ))