Sejak pertemuan denganmu, cerita ini bukan lagi tentang sebuah pencarian, namun tentang memantaskan diri untuk sebuah tujuan..
seen from United States
seen from United States
seen from China

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States
seen from France
seen from United States
seen from Germany
seen from United States

seen from Malaysia
seen from China

seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from United States
seen from Singapore
seen from United States
seen from United States
seen from China
Sejak pertemuan denganmu, cerita ini bukan lagi tentang sebuah pencarian, namun tentang memantaskan diri untuk sebuah tujuan..

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Memperjuangkan Value
Alih-alih kamu merasa harus fit kepada seseorang dengan menurunkan valuemu karena pressure orang terdekat, tuntutan sosial dan apalah itu. Rasanya tidak bijak mengorbankan hal yang sudah dipegang erat.
Pencarianmu mungkin butuh lebih banyak waktu. Tapi masih percaya, kan kalau sesuatu yang berharga itu selalu layak diperjuangkan meski berbatas waktu?
"Never let anyone else determine your self worth," kata @academicus .
Dan valuemu harus terus disuarakan sebagai bentuk kesungguhan menemukan dia yang memiliki value yang sama atau mendekati sama.
Cobalah bertemu orang-orang bahkan di luar lingkunganmu sebelumnya. Keluar dari zonamu, meski belum terhitung banyak dan luas, yakinlah di luar sana juga banyak orang yang sedang meniti jalan yang sama.
Sekali lagi, jangan khawatir. Kamu punya value yang layak diperjuangkan dan itu hal yang berharga dari dirimu. Jangan dikorbankan ya. :)
@tehratna
Bekasi, 24 Agustus 2022 | 19.57
Teruslah berjalan! Takut boleh, berhenti jangan! Siapa tahu dari perjalananmu kau temukan jalan sebenar-benarnya jalan, sungguh sesungguhnya pencarianmu.
Jeda
Memberi jeda pada diri sendiri dengan menarik napas panjang di antara ambisi yang saling berkejaran. Dunia tak akan pernah berhenti menyajikan kemenarikannya, kita yang harus jeli memberi batas mana yang perlu dimiliki mana yang hanya perlu dipahami, mana yang kita perlu menjadi mana yang bahkan tak perlu kita ketahui.
Boleh saja kita jalani rutinitas setiap harinya. Tapi, ingatlah bahwa diri kita juga membutuhkan jeda. Untuk mengurai pikiran yang tak jelas kemana arahnya. Untuk menenangkan hati yang sedang sibuk dengan segala masalahnya.
Yang terus berputar, biarlah dunia saja. Sedangkan kita, hanya seorang manusia biasa. Yang membutuhkan jeda di antara segala kesibukannya. Sebagaimana duduk, yang merupakan jeda di antara dua sujud. Sebagaimana waqaf, yang merupakan jeda di antara dua ayat.
Untuk raga yang lelah tapi jiwanya tak mau menyerah, istirahat sejenak tak kan membuat kita jauh tertinggal, toh hidup kita memang bukan perlombaan. Melambatkan langkah tak serta merta membuat kita kalah.
Potret Memori | Jakarta, 19 November 2020
Semoga perjalanan panjang yang kita masing-masing lewati, membuat diri kita menemukan diri kita sendiri. Membuat kita memahami dengan baik makna, dan peran yang melekat pada diri. Pemaknaan hidup kita untuk apa, kita bekerja untuk apa, dan pun menemukan dan ditemukan dengan belahan jiwa akan menjadikan kita berkolaborasi dalam amal dengan pasangan kita masing-masing.
Rumah Ayah, 6 Maret 2021 // Fadhilahnfhd

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Aku telah menemukannya. Menemukanmu, aku ingin Tuhan merestui kamulah perempuan terakhir yang kutemukan, pun seseorang yang akan menemaniku untuk bersanding dalam singgasana perayaan bersatunya untuk bersamanya dua insan.
Sepertinya saat ini aku tak bisa banyak bicara. Aku kebingungan, harus seperti apalagi mengumpamakan kamu yang telah kunobatkan sebagai hal terbaik saat ini, dengan harap saat ini yang menjadi saat selamanya.
Antara Pencarian dengan Ketenangan
Dalam hidup ini, manusia pasti tidak luput dengan pencarian. Mencari segala sesuatu untuk memperoleh tujuan tertentu. Mencari rezeki hingga bekerja keras, supaya hidup diliputi kekayaan. Mencari ilmu hingga merantau ke negeri seberang, supaya bertambah wawasan dan pengetahuan. Mencari tempat atau wisata untuk dikunjungi, supaya penglihatan dan pikiran segar kembali. Mencari hiburan dalam berbagai ragam, supaya kesenangan terus menghiasi hati dari hari ke hari.
Kita merasa bahwa jika pencarian ini berhasil memperoleh tujuan, maka hidup ini akan menjadi lebih tenang. Sehingga tujuan dari pencarian itu sendiri ialah ketenangan. Puncak dari kehidupan manusia di dunia adalah Memperoleh ketenangan, sehingga banyak cara yang kita lakukan. Beberapa diantaranya yaitu dengan mendapatkan banyak kekayaan, traveling ke berbagai tujuan, menonton berbagai hiburan, mendengarkan berbagai musik kesukaan, dan menjadi terkenal di berbagai kalangan. Padahal itu semua bersifat sementara, bukan ketenangan yang sebenarnya. Bahagia mungkin iya, tetapi hanya sekedar saja.
Sejatinya kebahagiaan adalah makmum dari ketenangan. Jika hidup kita tenang, kita pasti bahagia. Tetapi jika kita bahagia, belum tentu kita memperoleh ketenangan. Karena kekhawatiran tetap bersemayam pada kebahagiaan. Mungkin dengan harta kita bahagia, tapi akan tetap khawatir bagaimana jika harta tersebut akan binasa. Mungkin dengan berwisata kita akan bahagia, tapi akan tetap khawatir karena setelah berwisata kita akan kembali ke kehidupan nyata. Mungkin dengan hiburan hati kita menjadi lebih berwarna, tapi akan tetap khawatir. Karena ketika hiburan itu berakhir, hati kembali menjadi hampa.
Lalu, di mana kita memperoleh ketenangan yang sesungguhnya? Tercantum pada surat Al-Fath ayat ke 4 yang artinya, “Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”
Maka, sumber dari ketenangan yang sesungguhnya ialah Allah SWT. Allah-lah yang menghadirkan ketenangan kepada hati kita. Sebanyak apapun harta, sesering apapun berwisata, sevariatif apapun hiburan yang dipunya; jika Allah SWT tidak menghendaki, maka ketenangan itu tidak akan hadir ke hati. Sehingga jika ingin senantiasa memperoleh ketenangan, teruslah mengingat Allah SWT dalam setiap keadaan. Teruslah mencari ridho Allah dalam setiap perbuatan. Teruslah tingkatkan keimanan dan kebaikan.
Ketenangan juga berkaitan erat dengan keimanan. Hanya kepada Allah SWT, hidup ini kita sandarkan. Seperi kata Imam Hasan Al-Bashri, bahwa ada empat rahasia ketenangan hidup, yaitu “Aku yakin bahwa rezekiku tidak tertukar, karena itu hatiku tenang. Aku yakin amalku tidak mungkin digantikan oleh yang lain, karena itu aku semangat beribadah. Aku Yakin bahwa Allah mengawasiku, karena itu aku malu bermaksiat. Aku yakin bahwa mati selalu membuntutiku, karena itu aku selalu siap untuk menghadapinya.”
Semoga segala pencarian kita berujung pada ketenangan yang sebenarnya. Karena dengan ketenangan, segala persoalan hidup bisa terselesaikan. Karena dengan ketenangan, hidup menjadi lebih tertata dan beraturan.
bagaimana sepasang luka dapat saling menyembuhkan?
bagaimana sepasang kerapuhan dapat saling menguatkan?
bagaimana sepasang patah akhirnya dapat tersambung?
bagaimana sepasang reruntuhan dapat saling membangkitkan?
bagaimana sepasang kehancuran dapat saling membangun?
bagaimana sepasang kacau dapat saling menenangkan?
bagaimana sepasang kusut dapat saling meluruskan?
bagaimana sepasang porak-poranda dapat saling menata?
bagaimana sepasang yang layu dapat saling menumbuhkan?
bagaimana sepasang keterpisahan dapat saling melengkapi?
bagaimana sepasang kehampaan dapat saling memenuhi?
kita, saling.
-kamar kos, Surabaya, 10/6/2019
(yang hilang, akan temu)
(yang berjalan, akan berhenti)
(yang mencari, akan menemukan)