Catatan Kecil: Tentang Waktu
Semakin kita menunda, waktu semakin mengejar kita.
Terkadang kita tak menyadari betapa pentingnya waktu. Kita membiarkan dia berlalu begitu saja. Tanpa menyambutnya dengan penuh semangat yang membara. Tanpa kita manfaatkan sebaik dan semampu kita. Ah, mungkin diri ini terlalu terlena. Membiarkan sesuatu yang sangat berharga berlalu begitu saja. Padahal kita mendapatkan jatah yang sama. Namun, karya kita belum seberapa, jika dibandingkan dengan orang-orang hebat di luar sana.
Detik pun berlalu. Terakumulasi menjadi menit, jam, hari, bulan, tahun. Barulah tersadar jika kita masih berjalan di tempat. Memang, terkadang sesuatu yang kecil dianggap sepele tak berguna. Padahal, tiap detik yang kita abaikan sesungguhnya dapat merugikan kehidupan. Sebab sesuatu yang besar berasal dari kumpulan sesuatu yang kecil. Seperti sel yang membentuk jaringan. Seperti atom yang membentuk molekul. Bahkan, ada juga sesuatu yang kecil lebih kuat dari sesuatu yang besar. Seperti virus yang menyerang manusia. Seperti bom atom yang dapat menghancurkan sebuah kawasan. Maka, jangan pernah kita menganggap remeh sesuatu. Apalagi mengabaikan waktu. Karena tanpa kita sadari, waktu akan terus mengejarmu.
Seperti yang telah disebutkan dalam Al-Qur’an,
“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al ‘Ashr: 1-3).