Aku dan isi kepala ku.
Aku sering merasa penasaran dengan hal-hal aneh.
Saat berdiri di atas loteng lantai tiga, aku melihat ke bawah dan menjadi penasaran. Bagaimana rasanya jika aku melompat atau terjatuh ke bawah?
Saat melihat perempatan jalan yang ramai oleh kendaraan aku menjadi penasaran. Bagaimana jika aku berdiri di tengah ramainya kendaraan itu dan tertabrak?
Saat sedang menyalakan kompor, aku menjadi penasaran. Bagaimana jika api kompor itu membakar ku?
Saat duduk di ruang keluarga, aku menjadi penasaran. Bagaimana cara menghilang dan memutus semua ikatan dengan keluarga ku?
Jika aku hidup seorang diri tanpa siapapun yang dapat aku andalkan. Apakah aku dapat bertahan hidup? Apakah akhirnya aku akan merasakan bagaimana rasa makanan sisa yang sudah basi di tempat sampah? Atau aku akan lebih memilih mati kelaparan karena mempertahankan ego ku? Atau aku akhirnya akan menjual jiwa ku karena rasa putus asa?
Ada satu pertanyaan yang sering kali hadir.
Jika aku tidak pernah ada, apa kehidupan orang-orang disekitar ku akan menjadi lebih baik?














