Kucoba melihat tanganku, tapi nyatanya tak terindra...
Aku takut, ngeri, kenapa gelap sekali sekitarku...
Bukankah dulu ia pernah bersinar?
Tergambar jelas gambaran cahaya disekelilingku.
Indah sekali rasanya jika mengingatnya.
Mengapa engkau tinggalkan hidup yg penuh cahaya itu?
Engkau gadaikan demi mendapatkan kegelapan.
Setelah masuk ke dalamny barulah kau sadar.
Dari pekatnya kegelapan, aku melihat satu titik cahaya.
Hanya ia cahaya yg terlihat.
Kudekati selangkah demi selangkah
Hingga akhirnya aku sampai di dekatnya.
Terasa tak asing cahaya itu.
Kehangatannya, kasih sayangnya, keindahannya.
Ialah cahaya ilahi. Cahaya Allah.
Ternyata walaupun sekelilingku dipenuhi dwngan kegelapan.
Allah tetap menyalakan cahayaNya, memberi bagiku, hambaNya setitik harapan agar dapat kembali ke haribaanNya.
Ketika semua orang menutup pintunya. Hanya Ia lah yang membukaNya lebar lebar.
Duhai aku yang selalu lalai, sungguh ya Allah mengapa engkau baik sekali kepadaku?
Mengapa walaupun aku mengkhianatiMu engkau tetap curahkan rahmatMu?
Mengapa walau airmataku palsu kau tetap sayang kepadaku?
Tidakkah aku banyak kufur terhadap karuniaMu?
Tidakkah aku banyak melanggar syariatMu?
Tidakkah aku sudah menjauh dariMu?
" أهل ذكري أهل مجالستي ، من أراد أن يُجالسني فليذكرني . أهل طاعتي أهل محبتي . أهل معصيتي لا أقنطهم من رحمتي ، إن تابوا إليّ فأنا حبيبهم ، وإن أبَوا فأنا طبيبهم ، أبتليهم بالمصائب لأطهّرهم من المعايب ، من أتاني منهم تائباً تلقّيته من بعيد ، ومن أعرض عني ناديته من قريب ، أقول له : أين تذهب ؟ ألك رب سواي"
"Ahli zikirKu adalah penghuni majlisKu.
Barang siapa yang menjadi penghuni majlisKu hendaklah ia berzikir,
Ahli ketaatan merekalah yg mendapatkan cintaKu.
Ahli maksiat, tak akan Kubiarkan mereka berputus asa dari rahmatKu.
Jika mereka bertaubat maka Aku akan menjadi kekasih mereka.
Jika mereka menolak bertobat maka aku adalah tabib mereka.
Kudatangkan cobaan pada mereka karena aku ingin membersihkan mereka dari dosa dosa.
Barang siapa yg datang bertobat kepadaKu maka akan Kusambut ia dari jauh.
Siapa yg berpaling dariKu maka akan Kupanggil ia dari dekat, dan Kukatakan : kemana engkau pergi? Adakah Tuhan bagimu selainKu?"
Ya Allah, berkenankah engkau memaafkanku?
Berkenankah engkau menerima taubatku?
Sudikah engkau menjadikanku penghuni majlisMu?
"Iya wahai hambaKu, datanglah kepadaKu."