SUATU hari Jin Ifrit terbang ke langit. Tujuannya satu, yakni bertemu Alllah SWT. Wajahnya ditekuk. Sepertinya ia sadar betul bahwa misinya
SUATU hari Jin Ifrit terbang ke langit. Tujuannya satu, yakni bertemu Alllah SWT. Wajahnya ditekuk. Sepertinya ia sadar betul bahwa misinya ini tidak akan mudah. Sebab Al-Mutakabbir hanya mau bertemu kepada siapa yang Dia kehendaki.
Apalagi mahkluk yang sudah dikutuk seperti dirinya, yang terusir dari langit akibat kesombongannya sendiri. Boleh dibilang peluang itu sangat kecil. Tapi bagaimanapun ia harus berusaha. Dia tidak punya pilihan lain. Hanya kepada Al-Khaliq ia bisa mengeluarkan uneg-unegnya.
Itu sebabnya meski agak ragu ia tetap membulatkan tekad menuju langit. Gerakannya tidak tergesa-gesa. Sesekali ia menarik napas panjang.
Tiba-tiba Ifrit terkejut karena langkahnya dihentikan Malaikat Jibril.
"Stop! Mau kemana kau Ifrit? Mau mencuri dengar berita langit?" ujar Jibril dengan kedua tangannya mengadang.
"Minggir kau Jibril! Aku tidak ada urusannya denganmu," sergah Ifrit dengan nada kesal.