Orang-orang dalam Perjalanan
Karena setiap orang yang kau temui dalam perjalananmu, punya perannya masing- masing untuk dirimu. Percayalah, Allah azza wa jalla telah mengatur hidupmu dengan begitu indahnya.
Jakarta, 29 Desember 2018.
Sebagai anak rantau, liburan panjang artinya adalah kembai pulang,untuk bertemu orang - orang terkasih, keluarga, saudara, sahabat-sahabat terdekat tentunya.
Nuansa liburan memang sangat terasa di stasiun, sepajang jalan menuju stasiun, orang-orang dengan koper serta barang-barang bawaannya berdesakan mengantri untuk masuk ke ruang tunggu, alhamdulillah meskipun berdesakan, masih banyak orang yang berbaris rapi dengan mengantri. Ini hal yang patut disyukuri, ya kan???
Kali ini mencoba pulang menggunakan kereta ekonomi rasa eksekutif, anak PJKA pasti tau nama keretanya. Perjalanan dimulai dari stasiun pasar senen menuju stasiun tawang,
Saat memasuki gerbong kereta, kursi penumpang sudah penuh terisi. Terpancar wajah kegembiraan di antaranya. Dari pasangan muda, kelurga kecil , hingga anak rantau yang ingin pulang atau sekedar menghabiskan waktu berlibur di kota yang akan disinggahi.
Selalu menyenangkan memperhatikan sekitar selama perjaanan. 6 jam 55 menit pasti tak akan terasa.
Sesaat sebelum kereta berangkat, seorang bapak-bapak mengajakku berbicara.
“Mbak, maaf, boleh tidak ya ini pindah tempat duduknya, supaya saya bisa duduk dengan anak saya. “
akhirnya pindah tempat duduklah dan ternyata ada hikmahnya loh dari pindah tempat duduk itu. Aku bertemu seorang teman baru, tenang, teman ini seorang perempuan kok. Perempuan anggun yang jadi teman berbincang selama 6 jam lebih. Aca namanya.
ada satu hal yang kuingat dari perbincangan kami,
“Mbak, tau enggak sih kalau Allah itu sebaik-baiknya pengatur. Kadang kita mengkhawatirkan hal-hal yang tidak perlu seakan kita tidak percaya punya Allah. Padahal Allah pasti pilihkan yang terbaik buat hambanya. ya kan. ”
DEG.. rasanya tertampar dari kalimat itu.
Aca bercerita, jika Allah tidak memberikannya rasa malas saat akan berangkat ke bandara di tahun lalu, mungkin ia menjadi salah satu korban dari pesawat yang meledak itu.
ia bercerita lagi, seadainya Allah tidak membuat ia ketiduran saat akan berangkat ke kampusnya di Depok, mungkin ia menjadi salah satu korban dari kecelakaan KRL yang biasa ia tumpangi itu.
Terkadang saat ketiduran, kita justru kesal, mungkin bahkan ada yang sampai mengumpat, tapi siapa yang tau ada apa dibalik itu kan. Karena Allah kan yang mengaturnya.
Sebagai hamba kita hanya perlu berikhtiar sebaik mungkin. berdoa dan beribadah kan. Bukankah itu tugas kita selama di dunia sebelum akhirnya benar-benar pulang???
“ Mbak, tidak ada yang tau kita naik kereta ini, bisa sampai Semarang atau tidak, atau semisal besok pulang bisa sampai Jakarta lagi atau tidak”
Iya ya, kalau Allah azza wa jalla berkehendak, sebagai hambanya kita bisa apa selain berpasrah.
Fii amanilah,, semoga engkau selalu dalam lindungan Allah
Kalimat sederhana yang bermakna dalam. yang sekarang mualai kubiasakan dalam kehidupanku. ada doa baik di dalamnya.
saat bertemu Aca, aku seperti diingatkan kembali bahwa Allah adalah sebaik-baiknya perencana dan bagaimana berpasrah dan taak dalam kenjalani kehidupan. Jika bukan Allah yang mengatur untuk bertemu Aca hari itu mungkin aku hanya akan tidur dan mengamati pasangan muda mudi yang membuat baper. hahahaha
Cara Allah untuk mengingatkan hambanya memang semanis itu.
Itu tanda Allah masih sayang kan? Semoga ya. :’)
Qadarullah, saat perjaanan kembali merantau ke ibu kota, bertemu kembali dengan Aca, kebetulan ia akan berkunjung ke neneknya yang ternyata tidak terlalu jauh dari tempatku. Dan diberi tumpangan hingga ke tempat kos.
Rencana Allah itu memang seindah ini.
Kalau Allah tidak mengaturnya sedemikian, mana mungkin bisa bertemu kembali dengan Aca.
Terharu aku jika memikirkannya.
Kembali ke rutinitas pekerjaan dan Allah masih berikan rasa syukur di hati untuk semua rencanaNya. Rencana super manis yang membuatku terharu, sesayang itu loh Allah dengan hambanya.
Percayalah, Allah menyayangimu, bagaimanapun terkadang keadaan membuatmu merasa tidak. Selalu ada hikmah disetiap rencanaNya. Percayalah itu, in shaa allah ketenangan hati akan kau dapatkan. :’) :’)