menerka rasa selalu saja melelahkan, mungkin harusnya jangan memendam rasa supaya semua tersampaikan tanpa perlu melalui terkaan.
memelena

seen from Poland

seen from United Kingdom

seen from Philippines

seen from Spain
seen from India
seen from Poland
seen from United States
seen from Argentina
seen from United States

seen from Russia

seen from India
seen from Lithuania
seen from China
seen from China
seen from Yemen
seen from Netherlands

seen from Brazil

seen from United States

seen from United States
seen from United States
menerka rasa selalu saja melelahkan, mungkin harusnya jangan memendam rasa supaya semua tersampaikan tanpa perlu melalui terkaan.
memelena

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
#2AR18
saya lebih memilih ketemu kamu dibandingkan harus mengobrol lewat aplikasi di dunia maya. karena saya tidak tahu bagaimana harus membalas pesanmu agar tidak membuatmu merasa bosan terhadap saya. saya lebih memilih berbincang denganmu. memperhatikan raut wajahmu, menemukan indah dibalik senyumanmu, membongkar arti dibalik tatapanmu, kemudian mengulanginya lagi dan lagi. saya suka bersamamu dan benci menerka—selalu benci, bahkan—terlebih menerka kita yang terpisah kota.
Ada yang memperhatikanmu tapi mungkin kau tak tahu. Hmm atau mungkin kau tahu tapi enggan terlibat lebih jauh?
Ada yang berusaha mengetahui kabarmu tapi mungkin kau tak sadar. Hmm atau mungkin kau sadar tapi enggan terlalu memikirkan?
Ada yang berusaha mencari tahu apa hobimu, lagu favorit hingga hal-hal yang kamu sukai lainnya tapi mungkin kau tak peka. Hmm atau mungkin kau peka tapi enggan terlalu menanggapi?
Ah mungkin kau memang benar-benar tak menyadarinya, sedang sibuk, tak sempat memikirkan hal-hal seperti ini, atau kau memang sedang merencanakan lain. Ah maaf, sayangnya aku bukan pembaca pikiran. Aku hanya bisa menerka.
--Hanya Tulisan
mungkin sebenarnya setiap fase hidup sudah dirancang dengan takaran tepat, hanya saja manusia terlalu sering merasa hebat dengan menebak ukuran yang dianggap baik. ya, menerka-nerka kehidupan hanya akan membuatnya terasa berat.
memelena
Menerka
Manusia itu cuma bisa menerka saja. Mengira yang nampak baik baginya akan selalu tersaji manis dalam hidupnya.
Menerka agaknya mirip dengan bermimpi ya? Dan tentu saja bukan satu hal yang terlarang untuk dilakukan.
Menurutku, menerka tak sama dengan memprediksi. Ia lebih anggun, luwes dan gaul dibanding prediksi yang biasanya tak jauh dari angka dan tulisan panjang simpul berita.
Menerka, ya. Aku menerka kita berjalan bersama mengikuti jalan setapak ke bukit belakang sekolah. Di musim gugur yang daunnya mengurai rindu. Aku menerkanya.
Menerka, ya. Aku menerka semuanya akan berjalan sesuai dengan imajiku. Luput dirasa bahwa menerka adalah kegiatan yang tak bebas dari syarat dan ketentuan yang berlaku.
Bahwa yang kukira baik untukku, bisa jadi bukan yang terbaik menurut Tuhanku.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Ada yang takut. mejamah ranah baru. Ketakutan pada bayang-bayang masa depan. Memang kau pikir dirimu siapa? Dapat menebak kejadian 10 menit yang akan datang. Ah, lemah sekali dirimu kalah oleh perasaan yang tak menentu. Setiap kejadian memiliki alasan. Seperti halnya petani yang selalu bersemangat pergi ke ladang di pagi hari. Mengerjakan apa yang dapat dikerjakan. Profesi hanya baju yang kau kenakan kemudian kau tanggalkan. Pada akhirnya kau datang dan pergi dalam keadaan telanjang bulat.
Menerka.
Hari demi hari Terasa semakin berat Air mata sering kali berontak Ketika bayangmu berkelebat
Sedih tapi bahagia Sakit bercampur rindu Sesak selagi hampa Semuanya beradu Kami sampai tak tau sebutannya
Kata orang, kau penyelamat kami Senyum di wajah seketika mengembang Tapi dahi kami mengernyit Mungkinkah kami pantas?
Kata orang, kami mau naik kelas Ekspresi senyum tipis Dalam hati kami menangis Ujian yang lalu saja hasilnya miris
Kami tak menyalahkan mereka Hanya saja sedang sangat lelah Menaksir dan menerka Di manakah kami seharusnya berada
Ah sudahlah... Aku terlalu lelah selalu menerka-nerka Menerka perasaanmu Menerka hatimu Yang aku pikir mengerti ternyata tidak Ah sudahlah...
...nonasenjadanbintang...