Demokrasi Mati, Umat Islam Harus Bangga
@theartismi | Markibas(Mari Kita Bahas)
Demokrasi Mati maka Umat Muslim harus bangga. Tau gak kita sudah berapa kali ganti pemimpin toh gitu2 aja, utang indo juga makin banyak. Dan di pesta demokrasi ini para pencari kekuasaan mudah menjanjikan sesuatu tanpa dipikir bagaimana caranya. Pokok modal yakin iso iso hahaha. Pernah liat salah satu paslon menjanjikan sesuatu yang baru terlontar di masyarakat trus lgsg mengiyakan, itu adalah bukti akal tidak digunakan dengan benar, kenapa? Seseorang ketika memutuskan segalansesuatu jika menggunakan akalnya maka akan melalui proses verpikir, tentu akan memikirkan cara mendapatkannya gimana daripada lgsg meng iyakan. Jelas kan kalo pencitraan memang setiap 5 tahun sekali di sistem ini.
Sampai pemilu nanti pro rakyat habis itu yaudah lupa lagi sama rakyatnya, ini sudah biasa terjadi di sistem demokrasi. (Haduh kamu suudzon mulu) kalo melihat dari fakta dan guru b. Indo ku jaman SD bahwa pengalaman adalah guru terbaik maka justru aneh melihat seseorang tidak belajar dari apa yang udah terjadi mereka tidak upgrade diri karena masih berkutat pada kelemahan diri yang gak dibenahi. Maka jika dilihat dari fakta yang ada selamanya Demokrasi tak pernah mencetak pemimpin yang amanah, justru dari demokrasi lah tercetak manusia2 iblis, itulah sebabnya politik di sistem ini sangatlah kotor.
Kartu2 an, makanan gratis, internet gratis, pendidikan gratis, Dp rumah 0, dan buanyak janji2 manis banget dah kayak makan gula 1 ton. Siapa coba yang gak pingin. Tapi coba deh, dapet uang dari maneeee bozzz, katanya hidup ini realistis yah liat aja lagi2 dari pajak kita2 aja, hadeuh ini yang dimaksud janji hanyalah slogan pas pemilu. Sampai ngakak klimaks itu pas di lampu merah arif rahman hakim ada banner tulisannya gini " pilih (nama partai) kuliah gratis" Buatinnn ya allah " Uang darimane boz, gampang benerrr" Trus disaat ngeliat fakta ITB pake pinjol, bayangin tambah bingung gak dadi rakyat.
Lalu gimana dong solusinya ngatasi semua yang udah rusak. Aku bicara gini itu karena melihat banyaknya problem dan juga melihat kondisi ideal. Maka membandingkan itu mudah, kondisi idealnya seperti apa? Coba deh cari peradaban yg pendidikannya gratis, kesehatannya gratis, dan banyak kesejahteraan lainnya. Cari Skrg
Memberikan janji itu ya harus realistis, uangnya dari mana, cara ngelolanya gimana, hingga bisa terdistribusi tuh gimana. Gk kok asal buat kata2 slogan yang buat orang kepincut.
Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu.(Al Baqarah 208). Rukun iman i gak mek diapal ges, tapi diaplikasikan iman itu percaya, yakin 100โ .
Aku mukmin dan janji paling pasti adalah Tuhanku, Allah Swt. Dialah yang menciptakan dan juga mengatur semua yang diciptakan. Maka bukan hanya meminta kesejahteraan tapi ini bentuk ketaatan, kesejahteraan tuh bonus hanya bonus. Terlebih itu kita taat dan tunduk kpd syariatNya. Maka dari ayat diatas bisa disimpulkan bahwa islam itu agama yang sempurna dan praktis islam adalah ideologi yang mana sudah lengkap semua pengaturannya, coba lihat agama lain ada ta yg ngatur sistem ekonomi, sistem pendidikan, sistem sosial, sistem pertahanan? Gak ada kan? Itulah bukti bahwa islam bukan hanya sekedar agama. Konsep islam dalam mengatasi kemiskinan, pelecehan, korupsi dan semua masalah sudah gamblang dan jelas. Tinggal nerapin dan contohnya pun juga ada kurang apa lagi say? Kurang diterapin lah. Makanya ayat tadi tuh kita disuruh berislam secara keseluruhan karena kalo prasmanan tuh dihotel2 aja ges ahaha, gak bisa kita ambil cuman parsial aja. Semua konsep ini jelas, dan umat muslim harus sangat senang jika demokrasi mati
Untuk menjalankan semua konsep islam perlu adanya negara, karena itu menyangkut sistem. Apakah dalam islam sudah ada struktur pemerintahannya ? Ya jelas adaaa, semuanya ada ini tuh tinggal nerapin, cuman problemnya umat harus sadar bahwa mereka butuh diatur oleh Allah Swt, lah manusia mau diatur sama Allah Swt ketika dia yakin bahwa Allah Swt maha pencipta dan pengatur nah keyakinan dan keimanan berarti harus dicari dari proses berpikir. Karena dari keyakinan itulah akan tunduk pada syariat Allah Swt. Orang kalo gk yakin ya mana bisa percaya makanya timbul pertanyaan2 dan pernyataan bahwa demokrasi itu jalan untuk menerapkan syariat islam, manaa adaa ges? Konsepnya aja udh beda.
Jadi Demokrasilah yang menyebabkan ini semua rusak, karena didalam demokrasi tak akan pernah relevan dengan syariat Allah Swt, tak akan pernah bisa. Maka umat islam harus bangga ketika mendengar demokrasi mati, karena kita punya solusi lain. Memilih untuk tidak memilih itu bagi sebagain orang dikatakan masyarakat yang apatis, namun tidak jika kamu cinta pada indonesia ini, bukan hanya slogan "NKRI HARGA MATI" Tapi juga diperjuangkan. Bilangnya nkri harga mati tapi pas kasus Rempang diem bae, kan aneh slogan apa yang disuarakan. Apalagi meninggikan HAM , sudah banyak yg dibungkam atas nama HAM ( kalo gk tau banyak kok faktanya di berita) kalo mau tau lebih lagi ya berhadapan lgsg dengan umat.
Maka dari itu untuk mewujudkan syariat islam kembali dalam naungan khilafah maka kita perlu tau dulu konsepnya, lalu kita perjuangkan dengan dakwah, dari sinilah akan ada orang2 yang menyerahkan kekuasaannya karena Allah Swt. Ini semua perlu dikaji secara keseluruhan biar kegambar. Karena banyak yg bilang utopis tapi gak mau belajar dulu, tapi gak mau terjun lgsg ke umat kan aneh, maunya perubahan tapi cuman nyoblos 1 hari, ya mana bisa. Rugi donggg
















