MEMANG APA SALAHNYA BERCUMBU?
Kosong dan tajam tatapku
pada ketiadaan yang pekat.
Dan lembab basah di bibir
yang bukan kubasahi sendiri
mengering dan retak.
Biar kukatakan kalau aku mau
kau di sini,
tapi yang dipaksa selalu tak berasa.
— Purwakarta, A.


















