Sepenggal kenangan hanya menguap mengisi ruang dadanya. semakin ia tarik, semakin berat. tak ada yang datang padanya selain rasa penyeselan.
seen from China
seen from Colombia
seen from United States
seen from China
seen from China
seen from Russia
seen from Germany
seen from Argentina
seen from China
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Argentina

seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from Argentina
seen from United States
Sepenggal kenangan hanya menguap mengisi ruang dadanya. semakin ia tarik, semakin berat. tak ada yang datang padanya selain rasa penyeselan.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
temaram
Isi kepalamu di penuhi oleh ribuan pertanyaan tentang mengapa, apa dan bagaimana. Kamu kebingungan akhirnya. Kamu berlari, mencari, tapi tetap belum menemukan jawaban yang pasti. Kamu diam, istirahat dan menerka-nerka bagaimana kelanjutan dari kata 'kita'. Kamu berjalan, mencoba tenang kali ini. Berharap di persimpangan jalan menemukan jawaban yang tidak melulu membuat gamang. Kamu lelah, merasa segalanya terasa samar. /Apa? /Mengapa? /Bagaimana? Pertanyaan itu semakin mengiang di kepalamu. Bising dan membuat pusing. Tapi, Sebentar, Kemana kamu mencari semua jawaban dari segala pertanyaanmu itu? Pada si pemilik kunci jawaban atau pada siapa? Jangan bertanya pada angin, persimpangan, jalanan atau pelarian, mereka tidak tahu soal itu.
Sekali lagi, mereka jelas tidak tahu soal itu. Si pemilik kunci jawaban itu bisu, takan mampu dia membagi jawaban dari segala pertanyaanmu kepada jalanan, persimpangan atau pelarian sekalipun.
Barangkali si pemilik kunci jawaban itu hanya lelah dan merasa ingin lebih di dengarkan dan dianggap ada. Ia tidak pergi kemana-mana. Hatinya masih milikmu. Tapi memang hati, jiwa dan pikirannya sedang tidak sehat saja. Butuh penawar yang mampu membangunkan jiwa dan hatinya.
Andai saja kamu lebih tegas untuk menghidupkannya, mungkin saat ini tidak menjadi seperti ini.
Maaf, bukan maksud menyalahkanmu.
Tapi. . Ku rasa si pemilik kunci jawaban ini sudah jenuh dan lelah akan segalanya. Ada rasa ingin menyudahi apa yang selama ini telah terikat, apa yang selama ini selalu menjadi yang di nanti-nanti.
Bukan lagi dia tidak sayang padamu. Bukan lagi dia tidak perduli denganmu. Bukan lagi hatinya telah memilih yang lain. Bukan. Ia hanya tidak mau terlalu egois akan segalanya. Ia malu karena sakit nya telah menjadi alasan untuk menjadi keras kepala akan dirimu.
Bila dipaksakan, keduanya akan sama-sama luka. Ia telah membuat kesalahan. Dan kini, si pemilik kunci jawaban itu benar-benar hanya ingin merasakannya sendiri. Sakit nya tidak perlu dibagi.
Jangan lagi di terima, kamu sudah terlalu baik padanya. Jangan lagi mencari jawaban atas segala pertanyaanmu, karna kini kau sudah menemukannya.
Bahagialah dengan dirimu, dan biarkan dia merapikan dirinya terlebih dulu.
Semoga, sehat selalu.
T E M A R A M
"Aku menyayangimu seutuh-utuhnya aku"
-Fiersa Besari

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Matahari kian meredup Sudah saatnya untuk memulangkan harinya Dalam bayang aku berpikir: akankah sinar yang aku rangkai bangkit dari katup? Atau kian melemah kala resah menyinggahinya? Cukup untukku berpikir Sudah ku pastikan, sejarah akan mengukir Introverterian; 2019 #sajakliar #senja #temaram #asamlambung #sajak #sore (at Pasir Berbisik, Gunung Bromo) https://www.instagram.com/p/B0BDIoYgtid/?igshid=19l50vs7m2nzq
Bersabarlah
Esok mentari akan hadir kembali
Memberi senyuman hangat ditengah lelah mu ini
Seperti Dia yang tak pernah meninggalkan mu, dan telah berjanji tak pernah menyulitkan hamba Nya dengan ujian-ujian Nya
Malam ini, ku menyepi
Di antara dinginnya angin malam
Menusuk hati terdalam
Ku merasa temaram
Melihat sang harapan
Tak lagi bisa dipenggam
Tak lagi bisa melihat alam
Tapi,
Mungkin bisa melihat alam
Tapi tak lagi
Dirasa yang sama
Saat ku bersama sang harapan
***
Aku, Kamu, Bandung.