Tidak ada ucapan selamat tinggal, tidak ada perpisahan.
Ini hanya tentang cerita yang berlanjut dalam episode berikutnya.
Episode baru.
sheepfilms
Show & Tell
YOU ARE THE REASON
art blog(derogatory)
h
Mike Driver
Cosimo Galluzzi
official daine visual archive
he wasn't even looking at me and he found me
🩵 avery cochrane 🩵

oozey mess
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
EXPECTATIONS
RMH

★
almost home

roma★

Discoholic 🪩
Not today Justin
noise dept.
seen from Australia

seen from United States
seen from Chile

seen from United States

seen from United States
seen from Indonesia

seen from Canada
seen from China
seen from United States
seen from Türkiye
seen from United States
seen from Türkiye
seen from United States
seen from Türkiye

seen from United States
seen from United States
seen from Australia

seen from United States

seen from United States

seen from Australia
@iloveazure
Tidak ada ucapan selamat tinggal, tidak ada perpisahan.
Ini hanya tentang cerita yang berlanjut dalam episode berikutnya.
Episode baru.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Is SweetDream Worth Trying As Your AI Girlfriend?
It's the question that keeps surfacing in late-night comment threads and curious DMs: is SweetDream actually worth trying as your AI girlfriend, or is it just another app riding the hype? Having spent time poking around sweetdream.ai with a skeptic's eye, the honest answer is that it clears the bar most platforms can't even see. The character creation alone is a different category, letting you shape a companion's looks, voice, personality, backstory and odd little quirks until she feels less like a template and more like someone you actually know.
What stands out, observationally, is the chat. It remembers context across conversations, it reads emotional cues, and it rarely slips into the stilted loops that make rival apps feel hollow. People comparing it to candy.ai or ourdream.ai tend to land on the same impression, which is that SweetDream simply feels more present.
Add in genuinely impressive AI-generated photos and videos, voice messages, real-time calls that sound human, and airtight privacy, and the verdict writes itself. As an AI companion experience, it's the standout. Worth trying? Quietly, yes.
Maafkan kami Ramadhan. Kepala kami tertunduk malu karena engkau menjanjikan kami berlimpah kebaikan, tapi kami tenggelam dalam kehinaan.
Syaikh Adil bin Ahmad
Demi Allah, sungguh aku tidak khawatir atas kalian bila dunia dikumpulkan, tapi aku khawatir atas kalian BILA KALIAN MELUPAKAN ALLAH DAN MENGANDALKAN DIRI KALIAN.
Imam Hasan Al Banna rahimahullah

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Hijrah #4
Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah, dengan harta dan jiwa mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah. Mereka itulah orang-orang yang memperoleh kemenangan. (QS. At-Taubah: 20)
Hijrah adalah pembuktian proses kehidupan, baik dengan hijrah tempat dan kepribadian.
Hijrah kepada apa yang Allah sukai.
Hijrah yang paling sederhana adalah hijrah dari bersandar kepada selain Allah menjadi bersandar hanya kepada Allah.
Hijrah dilanjutkan dengan jihad, yaitu berjuang dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan amal.
Dalam perjalananya akan ada banyak pengorbanan.
Jihad akan menjadikan insan tinggi di hadapan Allah, meski boleh jadi di hadapan manusia tidak bernilai apapun.
and there's a long way to go, so keep moving on...
image source
HOME by Chris Daughtry
I'm staring out into the night, Trying to hide the pain. I'm going to the place where love And feeling good don't ever cost a thing. And the pain you feel's a different kind of pain. I'm going home, Back to the place where I belong, And where your love has always been enough for me. I'm not running from. No, I think you got me all wrong. I don't regret this life I chose for me. But these places and these faces are getting old So I'm going home. Well I'm going home. The miles are getting longer, it seems, The closer I get to you. I've not always been the best man or friend for you. But your love, remains true. And I don't know why. You always seem to give me another try. So I'm going home, Back to the place where I belong, And where your love has always been enough for me. I'm not running from. No, I think you got me all wrong. I don't regret this life I chose for me. But these places and these faces are getting old. Be careful what you wish for, 'Cause you just might get it all. You just might get it all, And then some you don't want. Be careful what you wish for, 'Cause you just might get it all. You just might get it all, yeah. Oh, well I'm going home, Back to the place where I belong, And where your love has always been enough for me. I'm not running from. No, I think you got me all wrong. I don't regret this life I chose for me. But these places and these faces are getting old. I said these places and these faces are getting old. So I'm going home. I'm going home.
18 Sources of Barakah
A slap on the face in this month, a little peak of the first seconds in the grave, a reminder about the existence of afterlife..
GRAVE TORTURE, a short film by Joko Anwar (one of my friend, Rizki, mentioned about him many times and now I can totally related with his stories, hehe) about the one's experience of "punishment" and the witness. Personally, it's even scarier from The Conjuring, a kind of "real".
Note to myself: Ramadhan day 16, what you've done so far? :'(

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
“Jika engkau merasa berat untuk taat dan beribadah serta tidak menemukan kenikmatan dalam hati, sementara engkau merasa ringan bermaksiat dan menemukan kenikmatan di dalamnya, ketahuilah bahawa engkau belum jujur dalam taubatmu.
Andai pangkalnya benar, pasti cabangnya juga benar”.
-Ibnu Atha'illah As Sakandari
#thedaiegraphy #dakwahituseni #harinidahingatmati #abuhanifah #muhasabah #muhasabahdiri #muhasabahbersama #islamisfirstclass #cahayaislam #my_genggua #ikutcarakita #dakwahmudah #pahalaproject #igersmalaysia #igerstarbiah #teamtazkirah (at Pantai Kelanang)
Jujur.
Sudah?
Bercermin itu tidak sama dengan membandingkan
YMNP
Yang begitu jijik dan benci dengan dirinya, apa kau lupa hidup ini bukan hanya tentang isi kepala dan hatimu semata?
dialog dengan angin malam
Bahagia
Apakah kebahagiaan sejati? Menurutku, itu bila pikiranmu tenang dan penuh rasa syukur. Ingin bahagia, ingin menghindari derita.. Itu sangat manusiawi. Semua orang berharap keinginan mereka tercapai. Di tengah perjuangan kita, aku yakin yang membuat kita bertahan adalah... harapan. Bagaimana cara menumbuhkan harapan? Di mana pun di bumi ini.. semarah dan seagresif apapun kita, tidak mungkin semua musuh kita singkirkan. Pemangsa internal, kemarahan, dan kebencian tersimpan di benak kita. Selama itu masih ada, menghancurkan pemangsa eksternal sekarang tak berarti apa-apa. Karena besok akan ada pemangsa lain. Harapan tak bisa tumbuh dari kemarahan atau kekerasan. Ada yang heran mengapa kami mampu terus tabah dan optimistis. Yang lain heran karena kami mampu berdiri kukuh tanpa memerlukan pasukan bersenjata selama beberapa dekade terakhir. Semua itu karena kami mendapat banyak cinta dan kasih sayang dari orang di seluruh dunia. Cinta dan kasih sayang merawat harapan. Oleh Dalai Lama ke-14, 73 tahun, dalam novel biografi Dalai Lama Keempat Belas yang ditulis oleh Tetsu Saiwai.
Penghuni neraka pertama bukan pecandu maksiat. Melainkan manusia dengan amalan hebat namun niatnya cacat.
Unknown (via dialogdiberanda)
:'(

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Hijrah #3: Second Rate Chances
Second chances sometimes means to end things right
Satu hal yang pasti adalah rumah yang kini kutinggali seperti replika tempat itu dalam beberapa bagian.
Bagian yang pernah membuatku.., mm well, bagian dari 'masa lalu' itu.
Ah, pernah dengar kata second rate chances? Kesempatan kedua yang diberikan, mungkin tidak akan pernah bisa mengembalikan keadaan ke waktu dulu tapi kita diberi kesempatan untuk mengakhiri sesuatu dengan cara yang seharusnya.
This part of my life is the second rate chances, after two months and still counting..
image source
Intro: Seorang Pendosa di Penghujung Sya’ban
Ini adalah kisah seorang pendosa pada suatu sore di penghujng Sya'ban, yang mendadak gelap langitnya dan menggelegar suara gunturnya.
Sebentar lagi hujan.
Sepertinya akan deras. Cukup deras, bahkan sangat deras, mungkin.
Baginya suasana sendu di luar sana saat ini persis menggambarkan hatinya. Bergejolak dengan guntur di sana-sini. Lalu redup, redup, redup, dan akan menggelap dengan sempurna.
Ada jiwa-jiwa yang syahdu, merindukan yang akan datang membersamai hujan atau mungkin setelahnya. Bahwa hujan adalah rahmat, bahwa hujan adalah saat dikabulkannya doa, bahwa hujan adalah romantisme tanpa kata.
Tapi jiwanya sepertinya tidak termasuk disana.
Ia iri, pada mereka yang rindunya membuncah menunggu yang akan tiba hanya dalam hitungan jam saja. Ia iri, karena dulu sebenarnya ia pernah menjadi bagian dari jiwa-jiwa yang syahdu itu, dahulu. Ah itu dahulu, sekarang tidak lagi, karena ia tidak merasakan apapun.
Ya, ia merasa iri, iri yang tak pernah bisa ia ungkapkan. Ia iri dalam diamnya, dalam kesendiriannya.
Ia sebenarnya rindu dengan itu semua. Rindu menjadi jiwa yang syahdu, rindu pada saat-saat romantis berdua dalam keheningan, rindu pada tetes air yang membasahi tubuhnya, dan rindu pada.. Ah, ia bahkan terlalu malu untuk menyebutnya.
Ia sudah lelah, lelah menjadi seorang pendosa, malu akan dosa yang tak pernah bisa ia hitung, yang tak bisa ia bayar dengan kematian.
Ia sudah lelah, lelah pada dirinya sendiri yang selalu memilih menumpuk dosa.
Ia rindu pada yang membuatnya ada, sejujurnya. Tapi rindu itu terlalu sulit terungkap karena balutan rasa malu yang tak terhingga.
Ia ingat, ia sudah melakukannya. Pada suatu hari bersama isak tangisnya serta rasa sakit yang ia tahan dan merambat di dada serta tenggorokannya, ia menengadahkan tangan.
Meminta pada satu-satunya yang bisa memberi.
Ia menantang, memberi tantangan. Bukan karena benci, bukan karena amarah, ia sudah begitu jijik pada dirinya sendiri, juga lelah. Memandang pantulan diri di depan cermin saja membuatnya mual, betapa sempurna kepalsuan yang ia pakai untuk menamengi jiwanya yang rapuh dan kotor.
Tuhan, aku menantangmu!
Aku lelah.
Aku muak.
Aku tidak ingin sampai akhir hayat terus-menerus hidup seperti ini.
Aku ingin keluar dari lingkaran setan ini.
Aku ingin bisa benar-benar taubat nasuha.
Ingatkan aku bila aku lalai.
Mulai dari teguran halus.
Hingga tamparan keras bila aku begitu nakal.
Aku lelah.
Tolong aku agar bisa bersabar dengan diri sendiri.
Aku malu pada-Mu, tapi aku hanya memiliki-Mu.
Peluk aku.
Aku menantangmu, Tuhan! Ubah hidupku menjadi lebih baik dengan segenap hidayah dan pertolonganmu.
Ia tahu, mungkin untaian kata yang ia ucap tak bernada sopan, ia memulainya dengan sebuah tantangan. Tapi ia tahu, bahwa ada yang lebih tahu isi hatinya, maksud kata-katanya, ketundukan dan kerendahan hati yang ia upayakan karena ia tahu ia bukanlah siapa-siapa.
Lalu terpikir, bagaimana jika ini adalah Sya'ban terakhir, dan ceritanya tidak akan berlanjut dalam episode berikutnya, yang jauh dalam lubuk hatinya ia rindukan?
Ia cukup tahu diri, ia tak pantas banyak meminta, menuntut, apalagi memerintah.
Tapi ia takut, ia merasa amat sangat takut.
Dan tidak ada yang bisa menyelamatkannya selain..
Dia.
Bandung, 05/06/2016 Pukul 17:30
rebloggy.com