Waktu - agar hidup terarah
Sebuah catatan kajian Pemuda Hijrah Shift Weekend dengan ustadz @nurihsanj
Bismillah semoga yang ditulis bermanfaat dan sesuai, kebenaran datangnya dari Allah, sedangkan jikalau ada kesalahan datangnya dari saya pribadi, silahkan disampaikan kalau ada yang salah atau kurang ya :)
Oke, jadi saya awali dengan baca poster kajiannya, awalnya sudah saya like tapi ga saya perhatiin detail, astagfirullah :( , untung punya temen yang mengingatkan dalam kebaikan, alhamdulillah.
Kalau baca caption kajiannya, menggelitik ya hehehe nih dia
pemudahijrahSHIFT WEEKEND
.
Malem Mingguan [ sabtu / 18.00 - 20.30 ]
ada ustadz @nurihsanj yg bakal share seputar management waktu, diantaranya mudah2an kita jd bisa lulus sesuai waktunya, nikah sesuai waktunya, punya anak sesuai waktunya, sampe klo waktunya udahan di dunia kita bisa dapetin yg terbaik di akhirat 🙏🏻
Time is Gold, ya waktu sangat berharga, seberapa berharganya waktu? dalam satuan tahun? dalam hitungan bulan? hitungan hari? menit? detik? bahkan sepersekian detik?! semua akan bergantung pada kita memberi makna padanya.
Percaya sepersekian detik bisa sangat berharga? kuy coba nonton MotoGP atau F1 yang bagaimana posisi 1, 2, 3 seterusnya perbedaannya terkadang kurang dari 1 detik, yap sepersekian detik, sudah menentukan posisi mana akan berdiri.
Tapi terkadang kita lalai, membuang waktu dengan sia-sia, kenapa? karena kebanyakan dari kita TIDAK PUNYA TARGET! ga percaya? coba kalau mengerjakan sesuatu dekat dengan deadline, pasti kita akan sangat menghargai waktu.
Maka langkah awal agar bisa memanfaatkan waktu dengan benar, memberi makna dengan tepat, dan membuat hidup kita terarah, kita harus punya Visi ke depan.
Semakin kita memiliki visi, maka gerak kita akan semakin cepat, hidup kita lebih produktif, kenapa? karena ada yang ingin kita capai. Maka TENTUKAN APA YANG INGIN KITA CAPAI. Mau jadi apa? mau seperti apa? Semakin jauh pandangan kita, semakin cepat dan terarah kita bergerak.
Minimal, kita harus memiliki target harian, bagaimana kita memakai waktu kita sehari-hari.
Mari kita tengok cara keseharian Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, kita bagi dalam 2 fase, yaitu Malam dan Siang.
“Shalat yang paling dicintai oleh Allah adalah shalatnya Nabi Daud ‘alaihis salam. Dan puasa yang paling dicintai Allah adalah puasa Nabi Daud. Beliau tidur setengah malam kemudian bangun (qiyam lail) sepertiga malam dan tidur lagi seperenam malam. Beliau puasa selang-seling, sehari puasa, sehari tidak.” (HR. Bukhari 1131, Muslim 1159, Abu Daud 2448, dan yang lainnya).
contoh perhitungan dan studi kasusnya bisa juga dibaca di artikel laman ini ya :) Di laman ini juga diberikan hikmah mengapa sholat malam seperti ini lebih utama.
Read more https://konsultasisyariah.com/21872-bagaimana-cara-shalat-nabi-daud.html
Mudahnya kita sholat malam setengah dari waktu kita tidur di malam hari nya. dan jangan lupa lakukan amalan sunah sebelum tidur
Dzikir (Subhanallah 33x, Alhamdulillah 33x, Allahu Akbar 34x
lalu baca doa sebelum tidur.
Pikiran tenang, hati tenang karena ingat Allah, dzikirnya juga harus fokus ya, harus tenang, mengingat Allah.
Bangun tidur pun, kita disunahkan lakukan amalan berikut
-Dzikir, bangun tidur ingat Allah ya (jangan langsung nge cek hp kepo in orang *eh)
Maka kita akan memulai hari dengan lebih semangat, insyaALLAH.
Aktivitas di siang hari, dibagi dengan tiga bagian yang terkandung dalam 3 surah berikut, yaitu Al Alaq, Al Muzzammil, dan Al Mudatsir
1/3 hari terinsprasi dari Al Alaq = BACALAH ! (
sepertiga waktu siang hari kita benar-benar kita gunakan untuk membaca, belajar, menganalisis kondisi, pokoknya menambah wawasan diri kita sendiri.
1/3 hari terinspirasi dari Al Mudatsir = Bangunlah, lalu berilah peringatan (74:2), dan agungkanlah Tuhanmu (74:3), Bersihkanlah pakaianmu (74:4)
sepertiga waktu siang hari lainnya digunakan untuk bergaul, silaturahmi, memperhatikan lingkungan sekitar, berkumpul dengan orang-orang, dan memberi ilmu kepada orang lain.
1/3 inspirasi dari Al Muzzammil = ...bacalah Al - Qur’an itu dengan perlahan-lahan (tartil) (73:4), Sesungguhnya Kami akan menurunkan pekataan yang berat kepadamu (73:5), Sungguh, bangun malam itu lebih kuat (mengisi jiwa), dan (bacaan pada waktu itu) lebih berkesan, Sesungguhnya pada siang hari engkau sangat sibuk dengan urusan-urusan yang panjang (73:6), Dan sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadahlah kepadaNya dengan sepenuh hati (73:7).
sepertiga waktu di siang hari selanjutnya diisi dengan amalan yang dicintai Allah, ibadah yang dzahir yaitu digunakan untuk dzikir di pagi dan petang,dan berinteraksi dengan Al - Qur’an.
Semoga waktu kita semakin produktif :)
PS: kenapa saya perlu memberi catatan nama Ustadz dan sumber artikel yang saya kutip? jawabannya karena ini perkara agama, saya tidak mau mengada-ngada dalam perkara agama, disini juga disebutkan karena kapasitas saya yang masih belajar, jadi saya beritahu darimana saya belajar, dan apakah ini sudah sesuai belum, jadi saya sangat berhati-hati. Saya takut ada yang salah, tapi setelah dipikirkan manfaatnya akan lebih baik jika catatan ini dibagikan,