nothing is more beautiful than art, because art is honest from human feelings-

seen from France
seen from Poland
seen from Taiwan
seen from Sweden
seen from China

seen from Czechia

seen from United States
seen from China

seen from Poland

seen from United States

seen from France
seen from South Korea
seen from Malaysia

seen from Australia
seen from Malaysia

seen from Finland

seen from Ireland
seen from China

seen from Egypt

seen from United States
nothing is more beautiful than art, because art is honest from human feelings-

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
CintaNya kepada hamba-hambaNya seringkali bertepuk sebelah tangan. Bahkan Dia jauh lebih mencintai kita. Bagaimana tidak, saat kita melakukan kebaikan sekali, maka balasannya berkali-kali. Saat kita melakukan kesalahan berkali-kali, kemudian kita bertaubat, maka dianggap tidak bersalah sama sekali
Prof. Agus Zainal Arifin
Belajar Syukur 🌻
Kita terlalu banyak di kasih nikmat sama tuhan, sampai-sampai kalau bisa di hitung sekalipun manusia tidak akan sanggup,
Namun kita lah yang sering kali lupa bersyukur, kalau hari ini belum di kasih rezeki berupa materi, yaa gpp. Toh kita masih di kasih nikmat sehat itu sudah Alhamdulillah.
Kita sering lupa kalau Nikmat sehat yang kita punya di hari ini adalah Do'a dan harapan bagi orang-orang yang terbaring di rumah sakit.
Mari kita belajar bersyukur hari ini
You have overcome every obstacle you thought was impossible, why is this different?
mrzastudies
Gimana sih rasanya dapet story telling langsung dari sumbernya? Kalau aku, ngerasa trusted gitu😍 Nah salah satu surat Makiyyah ini Allaah kasih story telling tentang kaum-kaum yang telah Allah binasakan kepada ciptaannya yang diberi akal (red: Manusia)
Q.S. Al Fajr dimulai dengan 4 ayat yang berisi sumpah dalam 4 perkara, yakni walfajr (demi fajar), walayaalin asyr (demi malam-malam yang sepuluh), wassyaf’i wal watr (demi yang genap dan yang ganjil), serta wallaili idzaa yasr (demi malam apabila berlalu).
Dilanjut pada ayat ke-5 yang berarti “Adakah pada yang demikian itu terdapat sumpah (yang dapat diterima) bagi orang-orang yang berakal?”. Kata para ulama, hal tersebut karena perkara yang ingin Allah tekankan telah dimaklumi. Seakan-akan Allah ingin mengatakan, “Demi fajar, sungguh kalian wahai kaum musyrikin benar-benar akan diadzab.” Karena surat Al-Fajr diturunkan berkaitan dengan orang-orang Quraisy Makkah yang mengingkari hari kebangkitan dan hari pembasalan. Karenanya setelah itu Allah menceritakan tentang kaum-kaum yang dibinasakan oleh Allah. Allah menyebutkan tentang tiga kaum, Pertama kaum ‘Ad, kedua kaum Tsamud, ketiga Firaun dan kaumnya.
1. Kaum ‘Ad
“Tidakkah engkau (Muhammad) memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap (kaum) ‘Aad?” ayat ke-6
Metode Allaah sebelum bercerita tu selalu bikin amaze ya. Allah selalu ngajauin pertanyaan dulu biar manusia mendayagunakan akal yang udah dikasih sama Allaah. Tafsir ayat ini mengisahkan bahwa Kaum ‘Aad adalah kaum Arab kuno yang diutus kepada mereka Nabi Hud.
Sebagian ulama berpendapat bahwa tafsir ayat ke-7 adalah mereka memiliki tubuh yang tinggi, sebagaimana para ulama sepakat bahwa kaum ‘Aad diberi tubuh yang besar. Pendapat kedua, adalah orang-orang yang tinggal di padang pasir di dalam kemah-kemah yang terbuat dari tiang-tiang yang tinggi. Yang secara ga langsung menyatakan bahwa tubuh mereka juga tinggi. Pendapat ketiga, adalah kaum yang memiliki tempat tinggal dari bangunan-bangunan yang tinggi.
“Maka adapun kaum ‘Ad, mereka menyombongkan diri di bumi tanpa (mengindahkan) kebenaran dan mereka berkata, "Siapakah yang lebih hebat kekuatannya dari kami?" (QS Fushshilat : 15) Maka Allah pun mengirim angin yang datang dari kejauhan seperti awan gelap yang mereka kira adalah hujan biasa. Mereka adalah kaum yang memiliki badan yang besar dan kuat. Akan tetapi mereka malah bertambah sombong dan merasa paling kuat kuat. Akhirnya Allah mengirimkan angin untuk menghinakan mereka. Padahal mereka telah berlindung di gunung-gunung, bersembunyi di dalam goa-goa, akan tetapi angin tersebut bisa mencabut mereka dari dalam goa kemudian menerbangkan mereka di udara. Meskipun tubuh mereka sangat besar dan kuat akan tetapi mereka diombang-ambingkan oleh angin yang sangat dingin dan bersuara sangat keras selama 8 hari. Setelah itu anginpun menjatuhkan mereka ke daratan dengan kepala terlebih dahulu yang jatuh sehingga hancur kepala mereka. Karena itulah Allah menyamakan mereka seperti batang kurma yang telah kosong yaitu tanpa kepala (Tafsir Ibnu Katsir 6/139).
2. Kaum Tsamud
“Dan (terhadap) kaum Tsamud yang memotong batu-batu besar di lembah” Q.S. Al-Fajr ayat 9. Maka lihatlah bagaimana gunung-gunung yang dipahat oleh mereka untuk dijadikan rumah, di dalamnya ada kamar-kamar, dipan-dipan, menunjukkan akan kekuatan mereka dan kecerdasan yang diberikan oleh Allah dalam masalah menghias dan mengukir gunung. Tetapi karena kesombongan mereka setelah diberi kelebihan oleh Allah, mereka akhirnya dibinasakan oleh Allah.
3. Kaum Fir’aun
“Dan (terhadap) Fir’aun yang mempunyai pasak-pasak (bangunan yang besar). Yang berbuat sewenang-wenang dalam negeri, lalu mereka banyak berbuat kerusakan dalam negeri itu” Q.S. Al Fajr ayat 10-12.
Kisah pembelajaran atas kaum Fir’aun mungkin telah banyak disyiarkan untuk menjadi pengingat. Dimana kesyirikan dan kerusakan banyak dilakukan oleh Fir’aun dan kaumnya dalam menentang Nabi Musa a.s. dan Allaah Azza Wajala. Firaun dan kaumnya diadzab oleh Allah dengan cara ditenggelamkan.
Dilanjutkan pada ayat-ayat berikutnya yang memiliki arti “Karena itu Tuhanmu menuangkan cemeti adzab kepada mereka” Allah memberi ungkapan dengan “cemeti” yang menunjukan adzab yang Allah timpakan kepada mereka adalah ringan dibandingkan dengan adzab yang akan mereka terima di akhirat. Allah hanya mengirim angin untuk memporak-porandakan kaum ‘Ad, Allah hanya mengadzab dengan suara yang menggelegar untuk kaum Tsamud, dan Allah hanya menjadikan laut menutup Fir’aun dan bala tentaranya. Ini semua adalah adzab yang mudah bagi Allah.
Dan setelahnya, Allaah berfirman “Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mengawasi”
Duarrrr🔥MasyaAllaah, dapet kisah langsung dari yang Maha Mengetahui Maha Segalanya. Dah dikasih kisi-kisi dan rambu-rambu kehidupan. Semoga yang sedikit ini mampu mengingatkan diri dan mengambil pelajaran. Agar hati tak menerus merasa 'cukup baik' hingga lupa untuk mengupayakan yang terbaik.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Teman (?) I
Apa yang salah, aku dan kebaikanku, atau mungkin dia yang tidak menganggapku sebagai teman?
Sepeda
Kayuhan sepedaku masih berjalan maju hanya saja benang-benang masa lalu masih terikat kuat pada salah satu bagian sepedaku. Terkadang sekencang apapun aku mengayuh sepedaku, tetap saja benang itu tak mau kalah untuk tetap bertahan pada bagian yang tanpa sadar aku sukai. Hingga akupun tidak menyadari bahwa terkadang sepedaku berjalan mundur tanpa adanya penolakkan dariku.
-ruangtemu
PEKA
Hello, Sahabat Aziziy
Setiap orang memiliki karakternya masing", ada yang cuek, ramah, peka / peduli dan masih banyak lagi. Nah, pada kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang PEKA.
Apakah anda type orang yang peka atau sebaliknya?
Memiliki kepekaan tinggi adalah hal yang baik, tapi Pernah kah kita berada diposisi orang tersebut..?
I Think it's so hard..
Seseorang yang memiliki kepekaan tinggi pasti sangat mudah tuk memahami situasi orang disekitarnya saat mengalami kesulitan atau memerlukan bantuan tapi pernah kah kalian tau kadang dia juga ingin lebih dipahami seperti ia memahami orang lain ?
Sayangnya, Tak semua orang bisa melakukan hal yang sama..
Saat ia yang slalu maju pertama tuk memahami seseorang tanpa tau feedback yang ia terima, itu pasti melelahkan. Memahami mungkin hal yang mudah untuk ia lakukan tapi untuk dipahami seseorang mungkin menjadi hal langka yang ia dapatkan.Sehingga membuat ia tak berani menaruh harapan karena kadang memang tak ada yang benar- benar bisa memahami kondisi ia setiap saat & Karakter seseorang yang slalu berbeda-beda .
Wajarkan jika ia pun ingin lebih dipahami bahkan lebih dipedulikan tanpa ia harus menjelaskan kondisinya tersebut?
Kondisi ini akan dipersulit lagi jika orang tersebut memiliki sifat yang sulit tuk mengekspresikan emosi yang ia miliki. Pasti kan membuat ia menjadi lebih tertekan, hingga membuat ia benar-benar berhenti berharap akan hal baik yang ia dapatkan saat memahami seseorang.
Dan di saat hal itu sering terjadi ,tanpa Ia sadari ia membuat benteng diri yang kokoh untuk tak selalu mengandalkan orang lain dan tak selalu mengharapkan orang lain memahaminya. Karna ia tahu betul bahwa mengharapkan orang lain peduli, hanya akan membuat ia menjadi sakit hati dan menjadi lemah. Ia tak mau selalu mengandalkan orang lain, yang ia tau selagi masih bisa berusaha ia kan maju paling depan tuk dirinya sendiri.
Sering kali, ia akan membuat motivasi- motivasi kecil untuk menyemangati dirinya. Hingga membuat dia menjadi pribadi yang lebih bisa menerima setiap kondisi dan bisa lebih santai menanggapi segala sesuatunya dengan positif dan akan jauh lebih mudah tuk melapangkan hatinya saat mengalami kesulitan. Marah, kesal pasti kan sering ia terjadi tapi ia sudah tau bahwa tak akan membantu.
So,Cukup pahami saja dirimu sendiri, selalu berpikir positif dan jangan mengandalkan orang lain cukup lakukan saja yang terbaik, dan jangan lelah melakukan kebaikan. Ya, walaupun tak selalu berbuah manis.
Dan untuk kalian yang kurang peka atau kurang peduli, coba juga ya lebih peduli pada orang disekitar kalian. Saat kalian benar-benar acuh, dan tak memahami situasinya nanti seseorang tersebut akan benar-benar pergi meninggalkan kalian. Jadi,Sayangi orang disekitar kalian dengan lebih peduli dan memahami situasi nya.
Terimakasih...
Be positive yah...
Semangat..
Selamat Malam Minggu