Kelahiran Adalah Hadiah Bagi Orang Tua
Lahirnya seorang manusia ke muka bumi adalah anugerah yang luar biasa. Sembilan bulan lamanya ia berada di kandungan sang ibu, lalu perjuangan ibu melahirkan, menyusui, merawat, membesarkan. Tak lupa pula sang ayah yang juga berjuang mencari nafkah untuk keberlangsungan hidup keluarganya, juga bergantian dengan ibu dalam menjaga dan merawat buah hatinya.
Seiring berjalannya waktu, sang anak mulai bisa berjalan, berbicara, makan makanan yang beragam, berinteraksi aktif dengan kedua orang tuanya, bermain dengan benda-benda di sekitarnya, bertanya hal ini dan itu. Mulai memasuki usia sekolah, bertemu dengan teman sejawat, berkawan dengannya, seterusnya hingga masanya ia masuk dunia perkuliahan, lulus, bekerja, menikah, membina rumah tangga. Tentu dengan berbagai macam ujian dan tantangan yang dihadapi sepanjang menjalani hidupnya.
Di balik itu, hari ulang tahun menjadi momen yang sangat berharga bagi semua orang. Tiap dari kita punya cara sendiri untuk memaknai hari ulang tahunnya. Misal, saat kecil – mungkin sebagian dari kita – suka dibuatkan pesta kecil-kecilan di rumah, undang semua teman-teman, potong kue, makan bersama, dikasih kado yang banyak. Mungkin juga sebagian dari kita suka sekali dengan hal itu, hingga kadang bisa merengek bahkan merajuk jika ultahnya tidak dirayakan. Saat sudah besar pun, merayakannya bersama teman-teman, tidak jauh dari saat kita kecil. Mungkin juga sebagian kita yang lain memperingatinya dengan lebih khidmat, berdoa, berbagi dengan sesama, makan di rumah bersama orang tua. Dan sebagainya.
Semakin besar, perlahan mulai sadar kalau hari ultah bukan hanya sekedar ultah. Ada hal urgen, yang itu sayangnya seringkali terlupakan. Berterima kasih kepada kedua orang tua. Sadar tidak sadar, kita lahir karena jasa kedua orang tua. Karena cinta kasih merekalah, kita lahir dengan sehat dan selamat. Kita bisa merasakan betapa nikmatnya hidup lewat tangan asuh mereka. Kita bisa mendapatkan berbagai macam jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang kita lontarkan sejak kecil, itu karena berkah ilmu dari keduanya. Kita dibimbing untuk dapat membedakan hak dan bathil, berperilaku baik dan menjauhi yang dilarang, itu juga karena arahan beliau berdua.
Lalu, sudah pernahkah kita ucapkan rasa terima kasih kepada keduanya? Kalau belum, lakukanlah mulai dari sekarang. Aku yakin sekali, beliau berdua pasti sangat senang mendengar ucapan rasa itu dari kalian, dari kita, walau mereka tak menunjukkannya. Kalau sudah pernah, Alhamdulillah, mudah-mudahan setiap tahunnya kita bisa melakukannya untuk mereka.
Orang tua, adalah orang pertama yang wajib menerima rasa terima kasih itu, sebelum orang lain. Beliau berdua, adalah pahlawan dengan tanda jasa yang paling luar biasa, yang tak bisa tergantikan oleh apapun. Sampaikan rasa terima kasih itu, di hari lahir – walau pastinya setiap hari kita harus berterima kasih kepada keduanya – khusus di hari itu. Sampaikan bahwa kita sangat bersyukur lahir dari keduanya, dan kita tidak akan jadi apa-apa tanpa belaian cinta dan kasih mereka.