Inspirasi dari Negeri Tirai Bambu
Photo by Kiko chen on Unsplash
Belum lama ini saya berkesempatan untuk mengunjungi negeri tirai bambu atau China, sebuah negeri yang biasanya dijadikan sebuah tolok ukur suatu peradaban, seperti kata pepatah, "Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina", dan memang sebagai sebuah negara yang sudah berpuluh abad ada, belakangan ini tidak bisa dipungkiri, perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan disana sangat luar biasa, mungkin beberapa tahun lalu, Cina selalu menjadi olok-olok karena kualitas produk nya yang selalu identik dengan "Murahan" atau berkualitas rendah, namun sekarang, apapun yang dihasilkan oleh negeri tirai bambu ini, tidak kalah dan bahkan bisa lebih baik dari negara adidaya lainnya, seperti mobil listrik yang saat ini merajai jalanan di hampir seluruh dunia, karena harganya yang lebih murah dari produsen mobil kenamaan yang sebelumnya merajai jalanan.
Dari kemajuan teknologi dan peradaban yang membuat berdecak kagum, salah satu hal lainnya yang membuat saya takjub adalah bagaimana orang-orang yang ada begitu memiliki semangat juang yang sangat tinggi, ulet dan bisa memanfaatkan setiap celah, sebagai contoh, saya masih sangat kagum, di salah satu tempat wisata yang ramai, ketika itu hari hujan lumayan deras, ada seorang bapak-bapak yang dengan ulet menawarkan jas hujan, padahal di tempat itu ada toko jas hujan yang lebih elit lebih bersih, tetapi dengan keuletan dan tidak malu, Ia meyakinkan saya dan keluarga, bahwa jas hujan milik nya memiliki harga yang lebih murah dengan kualitas yang sama dengan yang ditawarkan oleh toko elit tersebut, dan sebagai nilai tambah, saya tidak perlu bayar, sampai saya selesai berwisata di tempat tersebut, menurut saya ini gila.
Contoh lainnya ada di tempat wisata lainnya, yaitu kebun binatang, tentu saya berwisata dengan anak-anak, dan di kebun binatang tentu ada banyak binatang yang lucu-lucu, ada seorang ibu yang menurut saya selain tanpa rasa malu, sangat getol, ulet dan cerdik, dia menenteng beberapa mainan Kapibara, dan langsung menyodorkan ke anak-anak, tanpa menawarkan ke orang tua-nya terlebih dahulu, Ilmu bisnis dan marketing pun mengajarkan positioning dan target pasar harus tepat agar produk yang dimiliki bisa laku terjual, kalau bisa kita cari "Champion" nya agar deal bisa terjadi, dan yang dilakukan si Ibu tersebut sudah memenuhi teori tersebut, dan kita tahu sendiri kalau seorang anak sudah memiliki kemauan, akan sangat sangat sulit untuk menolak atau mengalihkan permintaannya.
Contoh lainnya adalah ketika saya di Van yang disediakan hotel tempat saya menginap secara gratis untuk pergi ke Disneyland di setiap tempat duduk di selipkan bando Mickey Mouse dan tidak lupa ada label harga nya, tetapi lagi-lagi, ketika kita berwisata dengan anak kecil dan melihat ada aksesoris tersebut, bagaimana cara nya untuk menghindar dari sebuah transaksi, lagi-lagi kecerdikan dan kemampuan bisnis orang-orang disana tidak bisa dipandang sebelah mata.
Kemudian, ada yang bisa terlihat dari kehidupan sehari-hari, banyak orang yang berpenampilan sederhana, berjualan di pinggir jalan atau di kios kecil, tetapi terlihat begitu bersemangat menjajakan jasa atau produk, mentalitas tidak malu tersebut membuat saya teringat akan filosofi kuno dari negeri Tirai bambu ini, "Makan bubur sebelum sukses, makan nasi setelah sukses", mereka tidak ragu hidup sederhana dan berhemat serta bekerja keras untuk mencapai kesuksesan di kehidupan mereka.
Menurut saya pribadi, pepatah yang menyarankan untuk belajar ke negeri Cina bukanlah isapan jempol atau sekedar romantisasi belaka, bukti nya dalam waktu singkat kunjungan saya ke Cina, saya mendapatkan banyak pelajaran kehidupan, bagaimana kemampuan bisnis itu benar-benar bisa kita resapi dalam kehidupan sehari-hari, belum lagi bagaimana mereka sangat taat dengan peraturan dan hukum yang berlaku, berbeda jauh dengan anggapan atau cerita yang beredar kalau disana berantakan atau tidak berbudaya terutama karena berapa tahun lalu banyak produk tiruan yang berasal dari Cina, tetapi hari-hari ini kita bisa melihat, banyak sekali produk atau barang yang sangat berkualitas datangnya dari Cina dan bukan produk tiruan.
Apakah di masa depan yang tidak terlalu jauh lagi mereka akan menguasai dunia ? menurut saya sangat mungkin terjadi.















