1 Ramadhan 1441H: Kesungguhan
Bagaimana Ramadhan di hari pertamamu? Sudahkah ada kesan yang kamu dapatkan? Atau masih terasa seperti "rutinitas" belaka layaknya Ramadhan sebelum-sebelumnya?
Betapa meruginya kita jika tak mengoptimalkan diri untuk meraih kebaikan-kebaikan di bulan berkah ini. Sebab tak ada jaminan kita akan berjumpa lagi di tahun berikutnya. Ya, anggaplah jika ini Ramadhan terakhirmu. Pasti kamu akan bersungguh-sungguh bukan? Ibarat kamu sekolah di tingkat akhir pastinya kamu akan mempersiapkan kelulusanmu dengan kesungguhan. Bukan begitu?
Apalagi ini perkara ibadah. Bulan istimewa. Bulan yang mulia. Terlebih di tengah pandemi yang tengah menimpa kita.
Kiranya kita bisa bijak menyikapinya, jika dengan wabah ini saja membuat kita harus bersabar untuk berdiam di rumah, maka alasan apalagi yang akan kita lontarkan untuk tak segera berbenah?
Jika kita tahu ketika kita menyatakan perasaan kita pada orangtua, maka dibutuhkan pembuktian. Maka, dengan perkara yang lebih besar, yaitu keimanan, harusnya membuat kita lebih bersungguh-sungguh untuk membuktikan.
Mari, buktikan Ramadhan kita kali ini beda dengan sebelum-sebelumnya. Bahwa Ramadhan kita ini adalah Ramadhan istimewa. Juga segenap doa agar Allah subhanahu wa ta'ala segera mengangkat wabah ini dari tengah-tengah kita. Aamiin.