Betapa berharga nya punya teman yang senantiasa mengingatkan kita dalam kebaikan, dalam kebenaran, dalam keta'atan, sekalipun mungkin terkadang kita sulit menerima apa yang ia ucapkan, nasihat kan pada kita, itu mungkin karena hati kita yang masih membeku belum mencair, tertutupi oleh rayu nafsu bisikan syaithan yang tak pernah mengingini kebaikan pada diri, hingga sulit menerima bahwa apa yang mereka sampaikan itu benar ada nya. Jangan terburu-buru berburuk sangka, sebab ia bukan membenci kita sekalipun intonasi nya terkadang keras ada nya terima lah, terima lah itu sebagai bentuk kasih sayang nya, karena mereka pun tak pernah mengumbar kesalahan kita di depan khalayak ramai, itu lah teman sejati, tak pernah memberikan "mutiara nasihat nya" dengan melempar, namun memberikan dengan peluk menghangatkan lalu mengubur dalam-dalam khilaf salah kita. Percaya lah, teguran dari seorang teman yang dapat membawa kita dalam perbaikan dunia akhirat adalah lebih baik, dari pada teman yang tak pernah memberi tahu kita saat salah tapi menuntut kita di hari pertanggung jawaban. Ah iya, terkadang teguran itu membahagiakan :)
Teruntuk teman-teman yang tetap setia menemani walau berjuta kekurangan ternyata semakin terbuka hari demi hari, yang tidak pernah lelah menegur, mengingatkan bila diri keliru, terimakasih, terus lah seperti itu :)