terlalu lama menegakkan kepala
karena sebenarnya banyak manusia yang diuji, tapi sedikit yang bisa belajar. banyak yang tidak tahu, tapi terlalu angkuh untuk bertanya. siklus yang sama pada akhirnya membuat manusia terkurung dalam definisi yang selalu disangkal: kebodohan.
tapi ya, lagi-lagi, manusia seperti tidak pernah habis akal. mungkin karena tujuannya, atau ambisinya, atau mungkin hanya karena kebodohannya. manusia lagi-lagi diam di tempat yang sama: picik.
padahal kalau boleh jujur, tidak ada yang benar-benar hebat. manusia hanya bisa berharap naik kelas pada setiap ujian. sayangnya, terlalu banyak manusia yang tidak sadar sudah mengulang kelasnya. atau mungkin mereka sadar kemudian malu mengakui. karena kepala yang terlalu lama ditegakkan menjadi kaku. sulit untuk ditundukkan. miris.












