Menghadapi Hasil yang tidak sesuai dugaan
Dalam hidup ini tentu kita memiliki target yang ingin dicapai, baik itu dalam kehidupan, pendidikan atau pekerjaan. Namun di sisi lain, kita menyadari dengan penuh bahwa keadaan di dunia ini tidak bisa kita kendalikan, satu-satunya yang bisa kita kendalikan adalah diri kita sendiri, sehinggu bukan hal yang langka kita menjumpai bahwa target yang ingin kita capai, akibat satu dan lain hal, tidak bisa tercapai atau tertunda, menghadapi situasi tersebut kita memerlukan beberapa kemampuan untuk bisa tetap bertahan, karena hal yang paling umum terjadi kita justru terlarut dalam emosi kekecewaan yang sebetulnya kalau kita ubah sudut pandang kita, masih ada banyak cara untuk menggapai target kita tersebut. Oleh sebab itu melalui tulisan ini, saya ingin mengajak pembaca untuk sedikit berefleksi terhadap kondisi yang tidak sesuai dugaan atau perkiraan.
Banyak hal diluar kendali kita
Seperti yang saya tuliskan sebelumnya, dalam menjalani kehidupan ini kita harus selalu menetapkan pola pikir bahwa banyak hal berada di luar kendali kita, seperti dalam perjalanan dari rumah ke kantor, bisa saja di tengah jalan terjadi kecelakaan dan lain sebagainya, sehingga membuat perjalanan kita terlambat, oleh karena-nya sangat penting untuk mempersiapkan rencana cadangan saat sesuatu tidak berjalan sesuai dengan keinginan kita, dalam hal berangkat ke kantor, kita bisa mempertimbangkan untuk memberikan spare waktu lebih, sehingga apabila terjadi hal diluar dugaan seperti kecelakaan, kita lantas bisa berganti moda transportasi atau bisa mengambil jalan lain, intinya selalu siapkan rencana cadangan.
Ada banyak jalan menuju Roma
Mengutip kata-kata bijak tersebut, sebetulnya kita jangan menutup jalan kita sendiri dengan pola pikir yang salah, sering kali saat suatu cara tidak atau belum berhasil, kita cenderung untuk menutup berbagai kemungkinan lainnya yang bisa kita coba terlebih dahulu sebelum memutuskan bahwa kita sudah gagal, seperti perjalanan ke Roma yang bisa dicapai dengan jalur laut, udara ataupun darat, mungkin untuk mencapai target kita, kita perlu mencoba cara atau jalur lain, saat menghadapi hambatan di depan kita, intinya jangan menutup jalur lainnya sebelum kita benar-benar mencoba dan mendapatkan hasilnya.
Terkadang yang kita butuhkan adalah mencoba sekali lagi
Ada satu film yang sampai saat ini begitu berkesan untuk saya, judulnya "Hacksaw Ridge" di film tersebut ada seorang tokoh bernama Desmond Doss yang diperankan oleh Andrew Garfield, film itu mengambil latar saat perang dunia ke 2, dalam satu ketika tentara Amerika menghadapi tentara Jepang, disaat itu tentara Amerika baru saja mengalami serangan dari tentara Jepang, sehingga banyak berjatuhan korban di pihak Amerika, disaat semua orang ingin menyelamatkan dirinya masing-masing, Desmond Doss justru berusaha menyelamatkan semua rekan-rekannya yang masih bisa terselamatkan, salah satu kata-kata Desmond Doss yang berkesan adalah
"Please, Lord. Help me get one more. Help me get one more.",
mungkin konteksnya agak berbeda, tapi ketika kita berusaha untuk terus memotivasi diri kita untuk terus mencoba sekali lagi (disertai dengan doa), mungkin kita akan berhasil di kesempatan berikutnya, kita tidak pernah tahu
Menghadapi Kegagalan dengan pola pikir baru
Setiap orang pernah mengalami kegagalan, namun apa yang kita katakan kepada diri kita (atau orang lain) itu bisa betul-betul mengubah kehidupan seseorang. Saat kita berkata yang buruk terhadap diri kita akibat kegagalan tersebut, berhati-hatilah, itu bisa menjadi semacam afirmasi negatif, selalu berikan diri kita kata-kata positif yang membangun (memang tidak mudah), selalu ingat saat kita berhasil mencapai sesuatu, bagaimana puji-pujian yang kita dapatkan membuat kita bersemangat, jangan jadikan kegagalan sebagai alasan kita untuk memberikan label buruk terhadap diri kita. Mungkin saat kita gagal, itu adalah saat kita bisa berefleksi terhadap apa yang sudah kita lakukan, apakah kita kurang persiapan atau apakah ada hal yang belum pernah kita lakukan, bersedih boleh, tapi ingat hidup terus berjalan, jangan terlarut dalam kegagalan apalagi sampai memberikan cap negatif terhadap diri kita.
Kenali diri kita sejak awal
Dari semuanya yang terpenting adalah kita berusaha mengenali diri kita sendiri, apa yang kita mau, apa kekuatan dan kelemahan kita dan lain sebagainya, tentu siapapun bisa asal menetapkan target, tapi ketika kita sudah mengenali siapa diri kita, kita bisa membuat target yang jauh lebih realistis tanpa harus menyiksa diri kita sendiri, karena memang tidak semua target bisa dan harus tercapai, saat kita mengenali diri kita sendiri, kita tentu tahu hal apa saja yang bisa dan harus kita capai
Kurang lebih itulah bahan refleksi bersama minggu ini, terkait dengan menghadapi hasil yang tidak sesuai dugaan, tulisan ini hanya sebagai pengingat untuk diri kita masing-masing, bahwa tidak selalu hasil sesuai yang kita inginkan, tapi bagaimana kita bisa menghadapi kondisi tersebutlah yang membedakan mereka yang berhasil dengan mereka yang menyerah (saya tidak bilang orang yang tidak berhasil dengan gagal, karena kebanyakan mereka menyerah lebih dahulu dan mencap dirinya gagal). Semoga tulisan ini bermanfaat!