Hers and his Starbucks from our virtual coffee date... @raechstar obviously... Ako ang nainggit.
seen from China

seen from Malaysia

seen from Russia

seen from TΓΌrkiye

seen from Malaysia
seen from China
seen from United States
seen from United States
seen from China

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Germany
seen from Bulgaria

seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Netherlands
seen from United States
seen from United States
seen from Poland
Hers and his Starbucks from our virtual coffee date... @raechstar obviously... Ako ang nainggit.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
RUMAH Inggit Garnasih dan dua bangunan bersejarah lainnya di Kota Bandung resmi ditetapkan sebagai Cagar Budaya peringkat nasional. Dua ban
RUMAH Inggit Garnasih dan dua bangunan bersejarah lainnya di Kota Bandung resmi ditetapkan sebagai Cagar Budaya peringkat nasional.
Dua bangunan lainnya adalah Aula Barat dan Aula Timur Institut Teknologi Bandung (ITB) serta Gedung Indonesia Menggugat (GIM).
Anggota Tim Ahli Cagar Budaya Nasional (TACBN), Prof. Dr. Reiza D. Dienaputra, menegaskan penetapan ini tidak lepas dari peran Bandung sebagai pusat lahirnya pergerakan nasional.
βBandung sangat layak disebut kota pergerakan nasional. Di sini lahir Indische Partij pada 1912, Partai Kesatuan Islam, hingga Partai Nasional Indonesia (PNI) pada 1927. Karena itu, tiga bangunan ini pantas naik status menjadi cagar budaya nasional,β ujarnya dalam sidang TACBN di Bandung, Kamis (25/9).
naiinggit ako sa mga classmates ko na di na kailangan intindihin kung gaano kamahal tution sa college. all they have to think about is the university they want to go into at anong course ung kukunin.Β
Istri Tangguh! 6 Perjuangan Inggit Garnasih yang Mendampingi Soekarno
Baca selengkapnya >>Β Istri Tangguh! 6 Perjuangan Inggit Garnasih yang Mendampingi Soekarno
Jodohku Gendut
Sekilas, judul novel ini tampak nyeleneh, terkesan body shaming, merendahkan bentuk tubuh orang lain.
Namun, saya bilang tidak! Kenapa?
Karena saya sendiri penulisnya. Hehe π
Sengaja, saya menulis cerita ini di sebuah grup yang didirikan oleh Pak Isa Alamsyah dan Bunda Asma Nadia (Komunitas Bisa Menulis) untuk menyadarkan bahwa cinta yang sebenarnya itu tak memandang fisik.
Novel ini sebenarnya menceritakan tentang santri bernama Zidan, yang sukses meraih gelar S1, namun tak ingin keluar dari zona nyaman, ia tetap betah tinggal di pesantren, berleha-leha bersama ketiga adik kelasnya, Joko, Mujib dan Ojan yang disingkat jomujan.
Walau pemalas, ia sebenarnya mempunyaii otak yang cerdas, dibuktikan dengan diberikannya kepercayaan oleh Pimpinan Ponpes untuk mengajar di Madrasah Diniyah sebelum mencari kerja di luar pondok, dan itu semua malah menjadikannya semakin betah tinggal di pesantren.
Sayangnya, Zidan ini orangnya sedikit nyeleneh, malas-malasan seperti orang yang tak punya masa depan.
Namun, suatu hari saat ia dan ketiga adik kelasnya itu taruhan, nahas dia harus kalah dan memenuhi persyaratan, menikahi gadis tergendut di pesantren yang bernama Inggit.
Bagusnya, Zidan bukanlah orang yang ingkar terhadap janji dan selalu menjaga lisan untuk tak menyakiti.
Inggit yang bak orang disambar petir di siang bolong saat dilamar Zidan tak tanggung-tanggung langsung menerima.
Pernikahan pun terjadi, dengan cinta yang sedikit pun tak tumbuh di hati Zidan. Berbeda dengan kedua orang tuanya yang mencintai dan menyayangi Inggit sebagai menantu.
Novel ini juga bukan bergenre romance-mellow, terkesan komedi dengan penyampaian cerita dari sudut pandang Zidan.
Pada intinya, karena ketulusan Inggit dan sikap baiknya, hati Zidan luluh juga. Itu membuktikan bahwa fisik hanya pemanis semata, tak ada artinya jika cinta sudah menyapa.
π

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
Namun, pada suatu saat, setelah aku mengantarkannya sampai di gerbang apa yang jadi cita-citanya, berpisahlah kami, karena aku berpegang pada sesuatu yang berbenturan dengan keinginannya. Ia pun melanjutkan perjuangannya seperti yang tetap aku doakan. Aku tidak pernah berhenti mendoakannya
Inggit Ganarsih dalam Buku Kuantar ke gerbang ( karya : Ramadhan K.H. )
Akala ko?
Akala ko ok na ako, nakamove on na sa nangyari. Kaso ngayong araw naramdaman ko ulit yung pakiramdam nung araw na yun. Naramdaman ko ulit kung gaano ako kahina, kaworthless, kawalang alam basta lahat naramdaman ko ulit. Akala ko wala na yun pala tinakbohan ko lang lahat upang makalimot kahit konti. Kahit gaano ako katapang lumaban ulit nanghihina ako dahil sa inggit na nararamdaman ko. Oo alam kong masama tong nararamdaman ko pero di ko alam kung paano maalis to sa akin. Gusto kong lumaban ulit gusto kong sumunok ulit kaso sobrang napapanghinaan na ako ng loob.
Naiisip kong lumayo sa anong meron ako ngayon kaso baka panandaliang luwag sa aking nararamdaman lamang ang aking maramdaman at bumalik ulit lahat. Gusto kong harapin at labanan lahat kaso natatakot akong mabigong muli. Alam kong sa lahat ng kabiguan na nangyayari sa atin may kaakibat tong leksyo kaso bakit di ko malaman kung anong leksyon ang aking dapat makuha dun. Pagod na pagod na akong bumagsak.
Akala ko masaya na ako
Akala ko tapos na
Akala ko wala na
Akala ko di na masakit
Akala ko malakas na ako
Tinaksan ko lang pala. . .
Bagyo bukas!
Aww. Dami ng suspended ang klase. Dami ng nag popost na kanya kanyang lugar. Keme walang pasok. Keme all levels. Woooo! Sarap. Matulog ng matulog ng matulog ng maaaatulooog. Pero syempre tayong nag tatrabaho eh. May pasok padin. Kalokohang wala! ππ
Kailangan naten mag sipag bes. Para sa kinabukasan. Hahahaha! #InggitLangMe
* Masipag ang Chinese, Kahit Holiday May pasok. Kahit may bagyo. May... pasok πππ*