Sabar ya nona, aku sedang memantaskan diri di hadapan Tuhanku, agar saat aku bersumpah untuk menjagamu nanti, Dia akan merestui perjalanan keluarga kecil kita.
DEAR READER
taylor price
Cosimo Galluzzi

JBB: An Artblog!

祝日 / Permanent Vacation
occasionally subtle
art blog(derogatory)
Misplaced Lens Cap

tannertan36
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open


#extradirty
tumblr dot com
will byers stan first human second

JVL
wallacepolsom

dirt enthusiast
🪼

seen from North Macedonia
seen from Japan

seen from North Macedonia
seen from United States
seen from North Macedonia
seen from North Macedonia

seen from North Macedonia
seen from Philippines

seen from North Macedonia

seen from North Macedonia
seen from United States
seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States

seen from India
seen from United States
seen from Uruguay
seen from Uruguay

seen from India

seen from Venezuela
@rakunliar
Sabar ya nona, aku sedang memantaskan diri di hadapan Tuhanku, agar saat aku bersumpah untuk menjagamu nanti, Dia akan merestui perjalanan keluarga kecil kita.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Kali ini.
Kali ini aku benar-benar jatuh hati
Sebegitu dalamnya aku terjatuh melebihi yang sebelumnya pernah kulewati
Aku terjatuh hingga di titik berkeinginan untuk bisa menyentuhmu tanpa membatalkan wudhuku
Aku terjatuh hingga di titik berangan ketika aku menunaikan sholat ada kamu di belakangku.
Hatiku terjatuh sejatuh-jatuhnya, seutuh-utuhnya sampai di titik berandai-andai jika saja kamu mencintaiku juga maka itu adalah rezeki untukku.
Hanya Saran.
Nikmatilah semua keberkahan yang datang hari ini Nikmatilah walau kadang terkemas dalam kata yang tak nyaman di hati Nikmatilah sesuap nasi dengan lauk opor, rendang dan ketupat itu Nikmatilah pertanyaan-pertanyaan tajam dari kerabat jauh itu. Sekali lagi, ini hanya saran dariku yang menyambut Idul Fitri dengan biasa saja di perantauan. Nikmatilah.
gue pernah ngerasa ada di titik terbawah dalam hidup, menyesal akan tindakan masa lalu, gatau mau ngapain di masa kini, masa depan? wkwk kosong, gelap, nihil. Di saat itu semuanya keliatan suram, ada obrolan penting tapi cuma kerasa kayak basa basi, ada jokes lucu tapi ketawa yang keluar cuma formalitas. Tidur sejam dua jam tanpa mimpi buruk udah kayak hal berharga banget, bahkan kalo boleh gue lebih-lebihin mah kayak nafas biasa aja sakit. Yang bisa otak gue pikirin cuma cari cara biar semuanya berhenti gimanapun caranya. mulai dari perasaan yang kosong, sesak tiba-tiba karena panic attack, capek karena kurang tidur dan berbagai hal yang ngengganggu lainnya. Pokoknya gue mau semuanya berhenti, bahkan kalo harus berhentiin hidup gue. Gue lakuin banyak hal waktu itu, dari nenggak minuman keras berminggu-minggu, seharian penuh buat lari dari sadar, buat jadi alesan biar bisa tidur dan ternyata ga ngaruh malah bikin semuanya tambah parah. Gue coba lari dari tempat gue berada, nyoba traveling dengan tujuan healing, malah ketemu orang yang sama-sama struggling with their feelings wkwk, sampe paling parah pakai cutter buat bikin sesak di dada dan kacau di pikiran bisa sejenak pindah ke tangan.
Gaada yang berhasil, malah bikin tambah runyam, tambah jauh gue jatuh. Sampai ada satu titik balik, sebuah postingan tiktok berisi kalimat dari agama yang gue anut. ini postingan yang muncul secara acak diluar algoritma gue yang saat itu isinya cuma skit lucu atau pargoy viral (waktu itu pargoy lagi viral banget jujur). Postingan itu bertuliskan QS. Al-Baqarah ayat 286 dengan arti "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya."
Saat itu gue ga langsung dekat kok sama agama, gue masih ga ibadah sesuai dengan kewajiban gue, tapi waktu itu ada sesuatu yang kesentil di benak gue kayak "lah Tuhan yang maha segalanya aja percaya sama gue, masa gue yang cuma makhluk kecil ga percaya sama omongan Tuhan? berarti harusnya gue bisa nih ngelewatin ini" dan bener, gue nyoba bertahan, dan perlahan gue rotasi hidup gue berputar ke arah yang lebih baik, walaupun masih belum sepenuhnya bebas, kadang masih kepikiran buat ngelakuin hal yang dulu gue pikirin, kadang masih keceplosan secara spontan dan bilang "mau mati" atau "boleh ga si mati sekarang" tapi gue udah semakin membaik.
Satu persatu hal baik mulai terjadi, jalan keluar untuk permasalahan yang tiba-tiba keliatan, orang-orang baik yang berdatangan, walaupun diselingin kesedihan juga (nenek gue meninggal di saat keadaan gue membaik) tapi setelah itu? kalo buat gue sih lebih gacor lagi, gue jadi sadar hidup di dunia cuma mampir, dan gue bakal nyusul nenek gue, dan akhirnya gue memutuskan untuk nyoba deket sama agama. butuh setahun lebih semenjak gue 'kesentil' sama postingan tiktok itu, plus butuh nenek gue meninggal dulu untuk gue mau nyoba belajar agama wkwkw kayaknya butuh waktu yang lama dan harga mahal banget hidayah gue yee wkwk. Tapi ini bukan tentang agamanya, ini tentang hidup gue yang perlahan keluar dari titik paling brengsek ke kondisi sekarang dimana gue berani nyoba buat diri pakai kaki sendiri. Gue bikin sedikit tulisan buat kalian yang lagi ada di kondisi brengsek itu, bukan buat ngobatin, tapi mungkin sedikit nemenin, buat sedikit ngebuktiin kalo orang yang gapunya kelebihan, gapunya bakat, sifatnya ga baik-baik amat kayak gue aja bisa selamat, apalagi kalian yang gue yakin lebih baik dari gue. Semangat yaa.👍
Ternyata aku hanya berlagak baik-baik saja selama ini. Buktinya berpas-pasan denganmu di suatu tempat makan saja sudah berhasil menyesakan dada yang kukira sudah lapang, memenuhi kening dengan kenangan yang kukira telah usang. Melihat kembali wajahmu barang sekilas saja sudah membuatku terjaga semalaman. Brengsek.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Tersenyum.
Suatu sore, di balkon apartemenku, beberapa tahun silam. Kamu berkata bahwa kamu suka terhadap lengkung bibirku yang agak kikuk. Dan sejak saat itu ada kebiasaan yang tumbuh di dalam hari-hariku. Kebiasaan yang awalnya jarang kulakukan namun kini tak bisa lepas di segala situasi. Entah bahagia atau sedih, ramai atau sepi, tenang atau marah, tertawa atau bahkan saat menangis. Kebiasaan yang tetap melekat walaupun kamu yang merupakan akarnya telah meninggalkan dunia ini. Kebiasaan yang kini menjadi caraku untuk mempertahankan kewarasan. Dan saat ini kebiasaan itu kujadikan judul dari tulisanku sebagai bukti bahwa walaupun ragamu habis dimakan bumi, jiwamu kembali ke pelukan Tuhan di surga, namun kamu telah berhasil abadi dalam diriku.
HALUSINASI
Aku masih mencintaimu dalam diam, dalam senyap dan bisu
Mencintaimu secara egois tanpa memandang tempat dan waktu
Tanpa tahu diri, tak peduli dengan urat malu
Aku masih mencintaimu, masih rindu sampai aku jadi abu.
Masih terbayang semua kemungkinan itu
Senyumanmu yang melekung karena candaan konyolku
Genggaman tangan imutmu saat menonton film terbaru
Pelukanmu saat keliling Ibukota untuk menembus malam minggu
Aku tenggelam dalam angan tentang kita, tentang aku dan kamu
Walaupun semua itu tidak nyata, hanya berputar dalam kepalaku
Tentang hubungan kita mungkin diselingi dengan luka dan liku
Namun kupastikan kamu bahagia jika kamu menjadi milikku.
Persetan Dengan Nyata
saat ini aku menulis membayangkan dirimu
dirimu di dimensi lain dimana kau adalah milikku
di satu aliran waktu yang mana kita saling rindu
menjadi sepasang kekasih penuh dengan lika-liku
bertengkar karena hal kecil
berbaikan ketika kangen memanggil
saling meyakinkan ketika labil
tetap saling hingga sama-sama berhasil
memenuhi BM-mu ketika malam
mengusir sepi yang kelam
memupuk perasaan sayang dalam-dalam
tetap bertahan ketika masalah mengancam
saat kau insecure tetap kupuji
saat aku jatuh tetap kau temani
bersama-sama kita saling jatuh hati
berpelukan sambil mengitari jakarta malam hari
tidak ada lagi waktu yang salah
tidak ada lagi sesal yang mewabah
hilang sudah semua resah
hanya ada canda tawa yang terus pecah
tidak ada kau yang tersakiti
karena dikhianati berkali-kali
tidak ada aku yang tetap menanti
sambil ada orang lain disela-sela sepi
sirna sudah semua sesal dalam hati
tersempaikan dariku rasa sayang ini
kepadamu tanpa ada takut yang menghalangi
dan kita pun berbahagia saling mencintai
kini tulisanku hampir mencapai batasnya
dan aku kembali ke dalam rangkaian realita
dimana aku pengecut dan kau buta
dimana kita bukan siapa-siapa tanpa apa-apa.
aku kembali pada kenyataan yang dimana kita hanya sebatas teman dengan rasa dalam dada.
jika hanya membahas segala permasalahan yang harusnya menjadi wadah untuk mengerti perasaan masing-masing tapi malah melenceng dan menjelma ajang pencarian siapa yang paling salah, bukankah semua jadi kehilangan kesempatan untuk menjadi lebih baik?
spam

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Sialan, aku hampir saja menghubungimu
Dengan pengaruh alkohol dalam tubuhku
Kukira aku bisa mimpi indah tanpa bayangmu
Kebalikannya, aku makin dicumbu masa lalu.
Sialan, hampir saja kubuka laman twittermu
Dengan pengaruh alkohol dalam tubuhku
Kukira tawaku bisa lepas tanpa pilu
Kebalikannya, aku makin terpojok oleh sendu.
Ada masa lalu di antara rintik hujan itu
Ada sendu di setiap kedipan mataku
Ada rindu yang tersimpan jauh dalam bisu
Ada kamu.
Kamu saat memakai dress hitam
Kamu saat tangan kita saling menggenggam
Kamu saat tawa kita menggema dikala malam
Kamu saat memeluku ketika senja mulai tenggelam.
Kini aksaramu telah berlalu
Takkan ada lagi canda gurau tentang motor bututku
Takkan ada lagi kamu di sisi kiri kasurku
Takkan ada lagi kamu di balkon apartemenku saat pagi bertamu.
Aku kembali ke hari minggu pagi itu, aku terbangun dan ada kamu di sampingku, memelukku. Aku mengelus rambut dan mengecup halus kening itu yang akhirnya membuatmu terbangun juga. Aku ingat kamu melarangku untuk beranjak dan memeluku lebih erat, kamu bilang bahwa kita harus menunda sarapan dan menikmati waktu ini setelah tangis kita semalaman.
"Diam dulu. Nikmatin aja dulu hidup ini sebentar lagi, setelah semalam aku hampir kehilangan kamu, kupikir ada baiknya kita lebih lama tiduran disini" Katamu.
Dan aku masih disana, aku tidak beranjak.
Bahkan hingga detik ini.
Kontra(ber)diksi
Cemburu itu membara
Membakar semua akal sehat dalam kepala
Rasa itu membusuk
Menjadi tajam menusuk rusuk.
Hati itu membeku
Mengigil dan menjadi kaku
Mata itu melepas
Tak mampu lagi menahan kecewa dalam nafas.
Namun raganya tetap terikat
Jantung itu tetap terpikat
Dada itu tetap berdegup
Menolak untuk menutup.
Tanpa ada yang mengerti
Tanpa adanya penenang yang membersamai
Tanpa damai dalam jiwa
Orang itu tetap memakan sesak dalam dada.
Aku.
Kamu
Akhir tahun telah terlewati
Masehi telah berganti
Hati yang mati telah tumbuh kembali
Berkat kamu semua bersemi
Tambahan :
Kini kamu telah pergi
Dan aku, mati. Lagi.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Di Belakangmu.
Aku berada tepat di belakangmu, Dengan penuh harap agar dapat mengukir senyum di wajah yang manis itu. Merekam jejak tawa dalam memori dimana aku yang jadi penyebabnya. Namun, harapan itu hanyalah sekedar harapan. Kenyataannya, kini senyummu diukir oleh orang yang bukan aku, pun tawamu terekam dengan canda yang bukan aku.
Aku berada tepat di belakangmu dengan penuh harapan agar kau menoleh.
Jujur saja, aku jenuh dengan semua permohonan maaf berkali-kali tanpa ada pembenahan diri. Darimu, tentangmu.