Everyone you meet always asks if you have a career, are married or own a house; as if life was some kind of grocery list. But nobody ever asks if you are happy.
— Heath Ledger
❤️
Game of Thrones Daily

pixel skylines
NASA

JVL
dirt enthusiast

❣ Chile in a Photography ❣
trying on a metaphor
h
todays bird

blake kathryn
Xuebing Du
Peter Solarz
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

@theartofmadeline
KIROKAZE
🪼
almost home
styofa doing anything

Kiana Khansmith
Claire Keane
seen from Germany
seen from Brazil

seen from TĂĽrkiye
seen from Ireland

seen from Germany
seen from United States

seen from United States
seen from Canada

seen from Malaysia
seen from Malaysia
seen from Canada
seen from United States
seen from China
seen from United States

seen from TĂĽrkiye

seen from Indonesia
seen from Malaysia

seen from United States
seen from China
seen from United States
@dianamokodompit
Everyone you meet always asks if you have a career, are married or own a house; as if life was some kind of grocery list. But nobody ever asks if you are happy.
— Heath Ledger
❤️

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
— hari-hari seperti ini akan terus datang. merampok ribuan senyumnya, lalu hilang begitu saja.
inginnya hanya malu-malu memandang hamparan rumput hijau. yang dibawahnya adalah tanah segar sumber kehidupan semua makhluk.
hari-hari seperti ini akan terus datang.
dibawakannya oleh sang kekasih hati ratusan kelopak bunga merah dan warna jambu. namun maunya berbeda.
melihat sang kekasih hancur rasanya. inginnya berbeda. dipatahkannya tiap tulang dan sendi menjadi ujung penantian yang sama seperti tulang.
ia terlalu benci dirinya sehingga mataharipun tak sanggup sinari latarnya karena ia tahu, hari-hari seperti ini akan terus datang. (25/7/20)
Hi again, Tumblr.
It’s been a while since i stopped writing and here i am reminisce all the memories i wrote down back in the past. Setelah banyak waktu kuhabiskan hari ini untuk surfing disemua sosial media milikku, aku teringat satu akunku diplatform ini. Lalu kuputuskan untuk masuk dan menjelajah kembali dunia disini.
Hidup semakin berat. Bukan, bukan karena banyaknya tugas dan tanggung jawab didunia. Bukan tentang beratnya menjadi mahasiswa. Bukan tentang beratnya memutuskan untuk menjalin hubungan dan menjadi pasangan. Bukan tentang beratnya menjadi anak dan fakta bahwa aku mempunyai keluarga dengan orang tua dan adik-adikku. Hanya tentang hidup. Tentang beratnya hidup menjadi manusia.
Bagaimana denganmu? Bagaimana hidup membawamu?
Dua puluh dua tahun aku hidup menjadi manusia, menjalani rutinitas, melewati emosi baik tawa dan tangis, melakukan sesuatu karena aku suka dan karena aku benci, beraktivitas layaknya dewasa muda, beraktivitas sebagai mahasiswa, sebagai pelajar, sebagai kakak, sebagai anak, sebagai warga negara, sebagai penduduk tetap yang bertetangga, dan masih banyak lagi yang mungkin juga sedang kamu jalani saat ini.
“Kita adalah manifestasi masa lalu.”
Beribu-ribu tahun dihabiskan oleh manusia untuk berusaha mengerti arti hidup. Apa yang sebenarnya semesta inginkan dari manusia? Manusia seperti terdiri dari tiga waktu di dunia dan diakui semesta, masa lalu, saat ini dan masa depan. Masa lalu untuk satuan waktu yang sudah kita habiskan. Saat ini adalah satuan waktu yang sedang kita jalani sekarang, tiap harinya, bahkan jam dan tiap detiknya. Sepersekian detik berharga katanya. Masa depan adalah satuan waktu untuk ruang yang belum sama sekali kita sentuh. Namun apa artinya itu semua?
Saat ini, aku sedang menulis tulisan yang mungkin akan sangat panjang ini. Tidak ada harapan yang aku tinggalkan pada tulisan ini. Aku adalah manifestasi dari masa lalu. Aku saat ini tidak tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi. Sama sekali. Aku tidak tahu apa yang sebenarnya kurasakan. Aku kehilangan rasa. Aku kehilangan diriku. Masa lalu yang seharusnya membentukku hanya menjadi serpihan kata yang terdiri dari huruf-huruf hampa yang dilafalkan. Aku sedang duduk, aku sedang menatap layar, mengetik rentetan kalimat yang keluar begitu saja dari kepalaku. Kamu tahu bagaimana rasanya? Tentu saja. Akupun tidak.Â
Aku hanya ingin terdiam. Terdiam. Terdiam. Mataku seolah buta, ia tak ingin lagi melihat warna. Ia tak ingin lagi memberi sinyal bahagia. Ia tak ingin lagi meneteskan air mata. Mereka bilang, mata tak mungkin berbohong oleh karenanya, mata ini sudah terlalu lelah jujur. Telingaku seolah sudah tuli atau sengaja kutulikan. Aku malas mendengar manusia saling menyerang. Aku malas mendengar kosakata motivasi yang keluar dari manusia-manusia ini padaku seolah mereka sangat ahli menjalani hidup. Telingaku sudah cukup mendengar pembelaan-pembelaan yang dilakukan manusia-manusia diluar sana untuk bertahan dan mempertahankan.Â
“Waktu begitu kejam padaku. Bagaimana denganmu?”
Akan kuceritakan padamu tentangku lagi nanti. Lanjutkan saja aktivitasmu sembari aku menulis ceritaku nanti. Jangan menunggu karena waktu itu kejam.
"Manusia..
katanya bersosialisasi,
tapi saling menyakiti..
hidup berdampingan,
namun berpangku tangan..
Manusia..
kalau tidak riuh ya ricuh..
menuntut saku tanpa tahu malu..
teriak adil peduliya secuil..
Manusia.."
@dianamokodompit
"Biarku tenggelam dalam malam..
Terhanyut,
dan terdesak oleh jarak."
@dianamokodompit

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Tak Bisakah?
Tak bisakah perpisahan itu baik-baik saja?
Berpisah tanpa tanda,
yang dipertanyakan.
Berpisah.. Tanpa tangan,
yang dilambaikan.
Berpisah.. Tanpa ada yang jatuh.
air mata misalnya...
“Tak ada yang bisa diperbaiki. Ia sudah banyak tergores. Air matanya banyak menetes. Cukup untuknya kutinggali”
Perpisahan tak perlu terjadi.
Hanya waku yang memaksa, hanya kita yang tak biasa.
Tak bisakah…
Perpisahan itu tak menimbulkan luka baru?
begitulah manusia dengan segala tindak tanduknya.
dengan segala kecerobohan dan kebodohan.
dengan segala keluguan dan kelucuan.
hembusan cinta yang meniup dahaga,
kemana engkau, saat diri surau?
@dianamokodompit
kembali pada rutinitas lamaku;
merindukanmu.
- 00.18 A.M.
@dianamokodompit
"senja tetap senja,
ia tetap disana,
tetap melamunkan,
tetap memimpikan,
meski ia tau
sang malam tak pernah
akan meraihnya."
@dianamokodompit

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Kusematkan ribuan kata, Frasa berbait, Bersama jutaan drama didalamnya. Dirangkai urut berintrik klasik. Dengan klimaks langka, yang jarang kau temui. Yang akan kau baca saat kau penat, Hingga senyuman mu menjadi akhir cerita manis dari bait puisi ini.
@dianamokodompit
Tentang Menulis
Menulis itu..
Susah.
Butuh suasana remang dan keinginan,
Pikiran yang tenang dan kemauan,
Pun tak luput dari inspirasi,
Iya seperti kamu, inspirasi saya..
Eaaa..
Tapi hukumnya tetap, Seperti kata kak Dwita :
“Tidak semua yang saya tulis adalah saya,
tidak semua yang kamu baca adalah kamu.”
Bagi yang merasa bahwa menulis merupakan perjalanan hidup sang penulis,
Tidak semua yang saya lalui saya tulis,
Tidak semua yang saya lampaui saya tata dalam baris.
Menulis itu luas,
Menulis itu ungkapan paling dalam,
Menulis itu…
Pemikiran yang dibentuk menjadi rentetan kata,
Tersusun apik penuh drama.
Menulis itu indah bukan?
apalah arti menunggu? jika menunggu berarti melihatmu sukses. dukunganku berlimpah doa sembah dan pujian-pujian mengiringi tiap langkahmu. jika menunggu berarti melihatmu bahagia. aku siap menunggu.
dianamokodompit
ada yang bertahan meskipun telah dikecewakan. ada. saya.
Waktu Itu Kejam
namun juga lucu,
saat ini kita bisa dibuat bahagia,
seakan kita adalah orang paling bahagia di dunia
.
.
namun semenit kemudian,
kita bisa dibuat terluka,
menangis terisak-isak,
seakan kita adalah orang paling menderita di dunia
.
.
begitu hebatnya waktu dapat mempermainkan perasaan manusia.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
seperti aroma hujan, yang selalu kurindukan kehadirannya. begitu pula kamu.
yang terdalam
apa kau masih ingat tentang barisan luka itu? yang berjajar rapi… terlihat sempurna… yang semakin pucat pasi… iya, barisan luka itu. yang kau gores, disana dan disana… kau tahu bagaimana rasanya? bagaimana rasa ditusuk namun tak berdarah?
@dianamokodompit