Delapan Tip Menerbitkan Buku di Penerbit Quanta
Selamat pagi semuanya, semoga Anda selalu dalam keadaan sehat ya!
Setelah dua tahun menimba ilmu dunia penerbitan buku di Penerbit Quanta, akhirnya beberapa hari yang lalu saya meniatkan diri untuk berbagi mengenai delapan tip menerbitkan buku di Quanta. Perlu diperhatikan bahwa delapan tip yang akan saya sampaikan adalah tip berdasarkan fakta, diskusi dengan beberapa teman editor di kantor, dan pengalaman pribadi. Sebelum memulai, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada teman-teman editor yang selama ini sudah berdiskusi dan berbagi saran selama saya bekerja di Quanta.
Apakah Anda siap membaca delapan tip ini? Yuk, kita mulai dengan membaca basmallah sama-sama terlebih dahulu! :)
1. Menulis dengan Sungguh-Sungguh
Yap, hal pertama yang harus Anda perhatikan dengan baik adalah menulis dengan sungguh-sungguh. Terutama mengenai niat Anda untuk menulis. Ada baiknya jika Anda memulainya dengan bertanya kepada diri sendiri, contohnya beberapa pertanyaan berikut ini.
a. Apa motivasi saya untuk menulis?
b. Tema apa yang ingin saya tulis?
c. Apakah tulisan saya ini akan bermanfaat bagi orang banyak (khususnya umat Islam)?
d. Apakah saya mempunyai pengetahuan yang cukup untuk menulis tema tersebut?
e. Apakah yang akan saya tulis akan menambah khazanah ilmu pengetahuan mengenai agama Islam?
f. ย Penerbit mana yang cocok dengan tema dan target pasar yang ingin saya raih?
Pertanyaan-pertanyaan di atas hanya sebagai contoh saja, Anda juga dapat melakukan survey kecil untuk merencanakan apa yang akan Anda tulis dan berdiskusi dengan beberapa teman Anda. Jika Anda sudah mempunyai kesungguhan dan rencana yang matang, saya sarankan agar Anda juga mencari tahu bagaimana penulis-penulis buku best seller menulis bukunya. Buku Beginilah Cara Saya Nulis Buku Bestseller karya Ahmad Rifaโi Rifโan dapat Anda jadikan salah satu referensi bacaan untuk hal ini.
Hal lain yang perlu Anda perhatikan saat akan menulis dan sedang menulis naskah untuk diterbitkan adalah penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Untuk naskah buku islami, khususnya Anda perhatikan kosakata-kosakata agama yang Anda gunakan. Cek lagi di KBBI, apakah kosakata yang Anda gunakan sudah tercantum dalam KBBI atau belum. Jika sudah, sebaiknya Anda gunakan yang sudah ada di KBBI saja.
2. Kenali Dulu Penerbitnya
Setiap penerbit tentu memiliki karakteristik yang berbeda-beda, baik dari segi tema apa saja yang diterbitkan, sasaran pasar, maupun tren yang sedang ingin mereka buat. Sebaiknya, sebelum Anda menentukan akan mengirim naskah, Anda kenali dulu penerbitnya. Seperti apa Quanta itu? Ketentuan pengiriman naskahnya bagaimana? Apa saja yang akan Anda dapat dengan menerbitkan buku di sana?
Untuk mengenal Quanta lebih lanjut, Anda dapat membuka website www.elexmedia.id, Instagram @quantabooks, Facebook Quanta EMK, Fanpage Quanta Islamic Book, dan Twitter @quantabooks. Selamat menjelajah dan mengenal Quanta lebih dekat! :)
3. Mengirim Naskah Sesuai Ketentuan Penerbit
Tip ketiga ini hampir mirip dengan poin sebelumnya. Saat mencoba mengenal karakter sebuah penerbit, jangan lewatkan untuk mencari tahu bagaimana sih format naskah yang harus Anda kirim dan apa saja kelengkapannya. Berikut ini syarat dan ketentuan mengirim naskah ke Quanta yang saya kutip dari Instagram @quantabooks.
a. Merupakan karya asli penulis
c. Ditulis dalam format MS. Word
d. Minimal 120 halaman A4
e. Naskah lengkap dengan ketentuan sebagai berikut: judul dan nama penulis, kata pengantar, daftar isi, isi, daftar pustaka, profil penulis, sinopsis, dan testimoni (jika ada)
Setelah memastikan bahwa naskah Anda sudah sesuai dengan ketentuan di atas, Anda dapat mengirimkannya melalui surel ke salah satu editor Quanta. Ada Mba [email protected], Mba [email protected] (Mba Luky ini perempuan ya, jadi jangan dipanggil Mas :D), dan Mas [email protected]. Jika ada yang masih dirasa kurang jelas, silakan tanya langsung ke editor melalui surel ya.
4. Sampaikan Juga Rencana Pemasaran Kita
Tip keempat ini sengaja saya buat poin tersendiri agar dapat lebih diperhatikan. Kita mulai dengan melihat kembali apa arti kata โpemasaranโ menurut KBBI daring. Pe.ma.sar.an, 1proses, cara,perbuatan, memasarakan suatu barang dagangan, 2perihal menyebarluaskan ke tengah-tengah masyarakat.
Anda pasti ingin karya yang telah Anda tulis dengan sungguh-sungguh dapat diketahui orang banyak dan terjual dengan baik. Hal ini akan sulit tercapai jika Anda sendiri tidak berkontribusi untuk memasarkan buku Anda. Mungkin Anda berpikir bahwa penerbit yang akan menerbitkan buku Anda sudah memiliki rencana pemasaran yang baik untuk buku Anda nantinya. Tapi, alangkah jauh lebih baik jika Anda juga ikut merencanakan pemasaran buku Anda nantinya.ย
Sebenarnya, membuat rencana pemasaran tidak sesulit yang mungkin Anda pikirkan. Anda dapat memulainya dengan mencari tahu atau bertanya kepada penulis-penulis yang sudah menerbitkan buku best seller tentang bagaimana cara-cara mereka ikut serta memasarkan bukunya. Selain itu, Anda juga dapat membuat rencana memasarkan buku Anda melalui sosial media, relasi, teman, keluarga, maupun acara-acara tertentu. Bagi Anda yang sering menjadi pembicara dalam berbagai kesempatan, Anda juga dapat membuat rencana untuk memasarkan buku Anda dalam acara yang Anda isi.
Ssst, menambahkan rencana pemasaran dan mengirimkannya ke penerbit juga dapat menjadi nilai tambah untuk meyakinkan penerbit agar menerbitkan buku Anda loh! :)
5. Kirim Surel dengan Baik
โHmmm, maksudnya apa ya? Apakah ada yang salah dengan cara saya mengirim surel selama ini?โ
Sebelumnya saya mohon maaf jika ketika membaca bagian ini ada pembaca yang merasa tersinggung dan mohon maaf juga jika selama menjadi editor kemarin saya juga tidak membalas surel dengan baik. Faktanya, selama menjadi editor dua tahun kemarin, saya dan teman-teman di redaksi Quanta sempat beberapa kali berdiskusi mengenai masalah yang sama. Masalahnya apa? Calon penulis mengirimkan naskahnya tanpa memberi subjek pada surel, tidak menyampaikan salam atau pengantar pada surelnya, dan ada juga yang tiba-tiba menyampaikan permintaannya agar naskahnya disunting.ย
Perlu kita ingat bahwa surel pertama yang Anda kirim kepada editor juga merupakan kesan pertama yang Anda berikan. Maka sebaiknya, setelah menulis subjek surel mulailah menulis isi surel dengan memperkenalkan diri Anda. Selain itu, sampaikan juga maksud Anda mengirimkan surel tersebut, apakah ingin sekadar bertanya atau langsung mengirimkan naskah.
Jika Anda ingin bertanya kepada editor, silakan sampaikan poin-poin pertanyaan Anda dengan jelas. Jika Anda ingin mengirimkan naskah, cantumkan juga judul naskah yang Anda kirim. Ketika akan melampirkan naskah, jangan lupa cek kembali apakah naskah Anda sudah sesuai dengan ketentuan penerbit atau belum. Sebelum menekan โkirimโ, baca ulang subjek, isi, dan lampiran surel Anda apakah sudah sesuai atau belum. Jangan lupa juga untuk membaca basmallah ya ketika mengirim. :)
Eh ada yang ketinggalan, sebaiknya Anda kirim pertanyaan atau naskah Anda ke salah satu surel editor saja. Hal ini bertujuan agar memudahkan masing-masing editor mengecek pertanyaan atau naskah yang masuk ke surelnya dan tidak bercampur dengan editor lainnya. Pendataan lebih mudah dilakukan dan editor pun lebih mudah membalas surel Anda.
Allah telah memudahkan Anda untuk menulis sebuah naskah yang insyaallah bermanfaat bagi masyarakat. Maka yakinlah bahwa Allah juga akan memudahkan Anda untuk menulis beberapa kalimat yang baik ketika akan mengirim surel.
6. Hubungi Editor Pada Hari dan Jam Kerja
Hal ini juga merupakan salah satu hal yang perlu Anda perhatikan. Seperti yang kita ketahui, jam kerja setiap orang atau setiap profesi berbeda-beda. Setelah jam kerja selesai, biasanya orang-orang ada yang memilih menghabiskan waktu berkualitasnya dengan keluarga, teman, atau mengerjakan hal-hal yang ia sukai. Karena itu saya sarankan Anda untuk mengirimkan surel atau menghubungi editor melalui media lain pada jam kerjanya sebagai salah satu bentuk kita menghargai waktu pribadi orang lain. Jam kerja di Quanta adalah Senin s.d. Jumat pukul 07.30-16.30 WIB.
Setelah naskah terkirim melalui surel, hal yang harus Anda lakukan selanjutnya adalah bersabar. Biasanya setelah surel diterima, editor akan memberikan balasan bahwa naskah Anda sudah diterima dengan baik. Bisa jadi juga ada beberapa catatan atau pertanyaan dari editor. Balasan surel dari editor ini belum tentu dilakukan pada hari yang sama ketika Anda mengirim naskah. Karena selain duduk bekerja di depan komputer, editor juga memiliki beberapa tugas lainnya yang menyebebkan ia tidak dapat setiap waktu membuka surel. Jadi, kalau baru satu dua menit atau sehari belum dibalas, cukup ditunggu saja balasannya ya. :)ย
Perlu Anda ketahui bahwa naskah yang masuk ke surel editor tidak hanya satu setiap bulannya. Karena itu, editor perlu waktu yang cukup untuk kemudian memeriksa apakah naskah yang Anda kirim dapat diterbitkan di Quanta atau tidak. Waktu seorang editor memeriksa naskah paling cepat adalah satu hari dan paling lama satu sampai dua bulan. Naskah yang masuk satu per satu diperhatikan oleh editor dan dipertimbangkan untuk diterima atau tidaknya dilihat dari berbagai aspek.
Anda perlu sedikit lebih bersabar dalam proses ini karena Anda harus menunggu hasil pemeriksaan naskah Anda oleh editor. Jika setelah lebih dari dua bulan editor belum juga memberi kabar, Anda dapat bertanya kembali mengenai perkembangan naskah Anda melalui surel. Karena bisa jadi naskah Anda mungkin belum diperiksa, terlewat diperiksa, masih dalam proses, atau surelnya sedang bermasalah. Editor juga manusia yang sama-sama kadang perlu diingatkan, jadi tidak ada salahnya jika Anda juga bertanya kembali jika belum juga mendapat kabar.
Setelah berusaha menulis dengan sungguh-sungguh dan bersabar menanti balasan surel, Anda akan mendapat balasan yang berbeda-beda mengenai naskah Anda. Jika naskah Anda diterima untuk diterbitkan, bersyukurlah dan segera buat perencanaan yang lebih matang untuk buku Anda nantinya. Selanjutnya Anda perlu bersabar lagi karena pastinya naskah Anda tidak bisa langsung terbit dalam sekejap. Ada banyak proses yang harus dilakukan. Jika Anda tidak paham mengenai proses-proses berikutnya, Anda boleh bertanya kepada editor Anda.
Jika naskah Anda ditolak, editor mungkin akan memberikan beberapa masukan mengenai naskah Anda. Ada juga yang naskahnya diterima dengan ketentuan penulis harus melakukan beberapa revisi. Nah, pada tahap ini Anda akan diuji mengenai kemauan Anda akan terus belajar. Teruslah bepikir positif dan tambah semangat lagi untuk memperbaiki naskah. Jika naskah Anda ditolak sepenuhnya, Anda dapat bertanya kepada editor mengapa naskah Anda ditolak dan meminta saran darinya. Bisa jadi, setelah menulis dan mengirimkan naskah yang kesekian kali, editor baru menerima naskah Anda karena dianggap layak untuk diterbitkan.
Kuncinya adalah jangan pernah menyerah untuk terus belajar, menerima kritik serta saran, dan terus menambah ilmu pengetahuan yang kita miliki. Jangan pernah lupa juga untuk berdoa kepada Allah. Karena sesungguhnya, hanya Dia-lah yang memberi keyakinan dan menggerakan hati editor untuk menerima naskah Anda setelah memeriksanya dengan baik.
Terima kasih telah membaca delapan tip menerbitkan buku di Quanta. Semoga tip-tip ini bermanfaat untuk Anda.