Many people in society say that women are weak figures, figures who can only complain, are spoiled, and only know how to be beautiful. When women choose to study some people Will say "Why do you need to study? What is education for?" "In the end, women will only take care of children at home" "Women work in the kitchen" and blablabla. Why not?? Women can be beautiful and educated.
Women can be more than that. Women have to be smart, women have to be great in order to create a great generation too. Women conceive, give birth, care for children, it could even be that 80% of a child's life is with a woman. Be it a boy or a girl. Therefore, how a woman behaves and thinks, building understanding and emotions for a child is very important so that the next generation will also be a great generation.
Smart women give birth to smart generations too. However, a woman's intelligence can even start from how she learns, how she builds herself, and how she chooses a partner. So with intelligent women who can prepare everything well, an intelligent generation will be created.
So never stop dreaming, never hesitate to become a great and intelligent woman. Pursue your dreams and your education as high as possible, as Najwa Shihab, an intelligent woman who I really admire, said, "Never be afraid to dream, dream big until you feel afraid and get goosebumps to think about. Because if dreams don't make you afraid it means your dreams are not great and big enough."
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
✓ Live Streaming✓ Interactive Chat✓ Private Shows✓ HD Quality✓ Free Actions
Free to watch • No registration required • HD streaming
Seperti mendung, beberapa duka tak akan abadi, ia sementara. Akan lewat dan meninggalkan jejak, tapi hidup memang seperti itu. Tak selamanya terang dan tak selamanya juga basah. Kita hanya sepi yang terombang-ambing di antara dua sunyi yang berbunyi
Seperti malam, beberapa kebahagiaan memberikan pelukan, ia melegakan. Akan terus memberimu rasa nyaman, tapi hidup memang kadang seperti itu. Tak selamanya harus bekerja di bawah terik, beradu nasib dengan sempit jalan di antara kemacetan.
Seperti juga terminal, beberapa pertemuan hanyalah sementara, ia fana. Akan membawamu pada perpisahan, pada satu rasa sakit yang nyeri, tapi hidup memang seperti itu. Kamu akan berada dalam keadaan yang menyakitkan, hingga kamu bertemu lagi dengan orang yang kamu sayang.
Seperti gema, beberapa perpisahan adalah pantulan dari suara kita, ia keinginan yang disembunyikan. Akan terus ada sampai kamu diam, akan terus keluar hingga kamu benar-benar mengakui apa yang salah, apa yang tak seharusnya terjadi, dan menyesalinya.
Seperti gunung, beberapa tekad terus ada sekeras batu, ia menjadi tempatmu bersandar. Akan membawa kepada hal yang terjal, tajam, dan seringkali miring. Tapi bukankah itu yang membuat hidup layak dijalani? Yang membuatmu menyadari tak segalanya berjalan datar.
Seperti awan, beberapa cinta akan hilang dihembus angin, ia terbang. Akan membuatmu menunggu pada yang tak pasti. Membuatmu kecewa dan berdebar, membuatmu ragu dan ditipu. Hingga pada akhirnya kamu, aku dan kita, dibuat percaya bahwa cinta sejati adalah pada diri sendiri.
Seperti tulisan ini, beberapa harapan akan berakhir, ia punah. Akan menyadarkanmu bahwa tak segala hal yang kamu inginkan harus dipenuhi. Kita akan belajar untuk menata harapan, memelihara kecewa, hingga pada akhirnya kita bisa hidup tanpa dikendalikan keinginan.
Kesedihanmu, tidak perlu semua orang harus tahu. Perih dan letihnya hari-hari yang kamu jalani, juga tidak perlu terpublish agar semua orang melihatnya. Sebab keduanya adalah bagian dari sabar.
Ingat saja, ujian dan cobaan itu semakin diumbar maka akan semakin besar, sebab akan ada banyak angin yang meniup dan membesarkannya. Tenangkanlah gemuruhnya.
Sejak bulan Juni berakhir dan doa belum bersua dengan jawaban, Juli hingga Agustus jadi berjalan dengan doa seadanya. Doa yang tidak menginginkan apapun, hanya melamun dan mengevaluasi ikhtiar serta proses berdoa itu sendiri, ya disambil mempelajari cara para nabi berdoa juga.
Tapi cita-cita itu masih ada.
Aku tidak bohong dan aku tidak bisa menyangkal bahwa aku benar-benar menginginkan itu. Dua bulan ini aku bersikap pura-pura lupa kepada diriku sendiri, baru sekarang nangis lagi karena sebenarnya aku "nggak mau lupa" bahwa aku pernah punya satu cita-cita spesifik tersebut. Aku nggak mau melupakan semua ikhtiar yang pernah aku jalani. Aku ingat betul, aku pernah seberjuang bulan Juni kemarin. Sebuah perjuangan langka untuk orang se-gampang-puas aku.
Jadi doaku sekarang adalah:
"Ya Allah, jika keinginan kuat ini bukan datang dari Engkau—melainkan dari nafsu dan kesotoyanku sendiri—hilangkan saja tanpa bekas. Tolong jangan menangkan egoku. Aku takut celaka jika hatiku tidak dapat berdamai dengan ketentuan-Mu. Mohon aturkan hatiku, baiknya gimana.
Tapi jika memang keinginan ini datang dari-Mu, aku percaya Engkau akan bertanggung jawab atas cita-cita yang Engkau taruh dan tumbuhkan di dalam hatiku. Mimpi itu ada bukan tanpa alasan, kan? Jika Engkau yang buat aku berharap setiap hari, aku takkan kecewa. Aku percaya segalanya aman di tangan-Mu."
Yah, benar-benar nggak tahu ke depannya akan seperti apa sementara yang lain sudah maju jalan di timeline hidupnya masing-masing. Aku seperti jalan di tempat seolah-olah ada yang menahanku tapi entah apa. Tapi namanya manusia, sifat dasarnya terburu-buru. Mungkin dengan "penundaan" inilah Allah mendidik sifat dasar itu. Dia menahan, mengizinkan, menghendaki, bahkan mempercepat sesuatu dengan maksud-Nya sendiri. Dan maksud itu selalu lebih tepat guna dibandingkan ekspektasi yang aku bangun di kepala.
Barangkali ada yang ingin Allah mudahkan dengan penundaan. Maka subhanallah akan jadi pengakuan utama di bulan ini bahwa Dia Maha Sempurna. Aku serba hina dengan semua kesotoyanku. Aku nggak mau egoku menang di hadapan Dia. Tapi juga nggak mau harus pura-pura lupa. Soalnya harga diriku ada dalam proses yang aku jalani saat berikhtiar. Jadi, Ya Allah.. mohon prosesnya dinilai jadi amal ibadah, ya. Soalnya pas dijalani kemarin, rasanya nikmat sekali walau bersusah-susah. Aku pengen lagi ngerasain berjuang yang kaya gitu.
Pokoknya jangan disuruh menyerah dulu akunya, Ya Allah. Kata Friede di seri Pokemon Horizon, "masih terlalu dini untuk menyerah."
Mungkin saat momentumnya datang kemarin, aku belum siap. Tapi aku mau mempersiapkan diri agar ketika momentum selanjutnya datang, aku nggak menyia-nyiakannya. Level awareness-ku juga meningkat, takutnya ada momentum yang datang tapi aku kecolongan atau kelewatan.
— Giza, pengen disayang Allah, takut kalo hatinya memutuskan menyerah dalam menghamba dengan versi terbaiknya
Sabar kata yang begitu sederhana namun sangat sulit untuk dilakukan oleh beberapa orang. Terkadang kamu akan begitu muak ketika kamu tertimpa suatu kejadian atau mengalami sesuatu dan orang lain akan mengatakan "yang sabar ya". Namun tanpa kalian ketahui kalimat tersebut adalah kalimat sederhana yang dapat mengubah segalanya. Mungkin beberapa orang begitu muak dengan hal itu karena ia telah terlalu sering mendengarnya atau mungkin karena dia begitu lelah menghadapi apa yang ia lalui.
Dan itu juga terjadi kepada saya, saya adalah salah satu orang yang terkadang berfikir begitu muak mendengar kata itu, saya selalu berfikir orang lain tidak dapat merasakan apa yang saya rasakan. Saya selalu berfikir mereka begitu mudah mengatakan itu disaat kita sendiri yang mengalaminya akan begitu lelah. Tapi satu hal yang pasti hanya itu yang dapat mengendalikan kita. "Sabar".
Menjadi sabar adalah satu hal tersulit yang pernah saya alami, bagaimana orang di luar sana memandang saya sebagai orang yang begitu sabar dalam segala hal. Namun ketika menghadapi diri saya sendiri dan hal pribadi saya, saya adalah orang yang memiliki nilai paling bawah dari segala hal itu. Dan itu adalah sesuatu yang selalu saya benci dari diri saya. Saya selalu menyalahkan diri saya bagaimana saya begitu baik kepada orang lain tapi sebaliknya dengan urusan pribadi saya. Itu adalah sebuah kegagalan terkejam dalam hidup saya.
Baru pagi ini ketika saudara jauh saya berkunjung ke rumah untuk menjenguk ibu saya yang telah lama sakit dan dengan berbisik mengatakan kepada saya "yang sabar ya dek." Saya tau saya telah mendengar ratusan kata itu beberapa bulan terakhir. Saya hanya berfikir itu hal yang sepele dan mempertanyakan arti ucapan itu "untuk apa ucapan itu??", "Apa anda mengasihani saya?", "Apa ini semua begitu menyedihkan?", "Apa yang salah dengan semua ini?", "Ini tidak pernah menyusahkanku, kenapa kalian selalu mengatakan itu" "Apa mereka berfikir ini semua beban". Puluhan pertanyaan selalu menghantui saya ketika mendengar itu, menganggap bahwa segalanya baik-baik saja, tidak ada yang perlu di kuatkan dan di permasalahan untuk semua ini. Saya selalu berfikir sabar hanyalah kata untuk orang yang perlu dikasihani dan terlihat jatuh, dan saya tidak ingin semua orang menganggap saya begitu lemah dan patuh dikasihani. Saya fikir itu poinnya.
Seiring berjalannya waktu saya menyadari bahwa saya berubah, saya menjadi orang lain, atau mungkin ini adalah diri saya yang telah lepas dari kesabaran itu. Saya menjadi begitu kasar, pemarah, dan begitu buas, bahkan saya membenci sisi lain dari saya ini. Dan akhirnya saya memahami bahwa setiap ucapan orang yang datang kepada saya adalah sebuah peringatan, peringatan bagi seseorang yang tidak akan pernah menyadari kapasitas yang ada dalam dirinya sendiri, peringatan bagi seseorang seperti saya yang selalu menolak untuk menjadi lemah, peringatan bagi saya yang begitu egois pada dirinya sendiri.
Orang-orang itu benar, kata "sabar" mungkin begitu sederhana dan terlihat seperti ucapan basa-basi ketika kamu merasa semuanya sedang tidak baik-baik saja. Tapi pada akhirnya kamu tidak akan pernah tau bagaimana kamu dan seperti apa kamu. Sabar adalah suatu kunci kamu dapat bertahan, sabar adalah suatu kunci pembatas segala tidakan kamu, sabar adalah cara terbaik yang dapat mengendalikan kamu, sabar adalah bentuk peringatan paling sederhana dan terbaik yang dapat kamu utarakan kepada orang yang lain, sabar adalah kekuatan yang tidak dapat kamu dapatkan saat kamu begitu hancur, dan sabar adalah bentuk kepedulian paling sederhana untuk menjagamu.
Sebagaimana Allah SWT telah berfirman:
"Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar." (Q.S Al-Baqarah: 153).
Telah jelas Allah utarakan dalam kitab suci-Nya bahwa kesabaran adalah penolong bagi hamba-Nya. Bagaimana Allah yang akan selalu bersama dengan orang-orang yang sabar menghadapi segala hal yang menimpanya dan percaya kepada-Nya, begitu sederhana dan jelas Allah mengatakan kalimat tersebut sebagai suatu kunci penolong bagi hamba-Nya. Tetapi sebagian orang begitu mudah menganggapnya remeh.
Semoga Allah SWT selalu memberikan kesabaran untuk segala hal yang kini kamu lalui. Percayalah meskipun sulit, sabar akan menjadi penjagamu dan penolongmu suatu hari nanti.
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
✓ Live Streaming✓ Interactive Chat✓ Private Shows✓ HD Quality✓ Free Actions
Free to watch • No registration required • HD streaming
Jangan jadi terbiasa denganku, sebagaimana mereka yang selalu mengatakan jangan berlebihan dan jadilah biasa saja. Karena kamu tidak akan pernah tau bagaimana hati bekerja, bagaimana hati berprasangka. Hati yang ibaratnya sebesar bola rugbi saja bisa terbolak-balik isinya lantas apa yang bisa diharapkan lagi selain Sang Pencipta. Maka jangan terbiasa denganku, karena baik aku maupun kamu tidak akan pernah tau.
Sebelum hati ini dijaga oleh seseorang yang telah Allah ridhoi keberadaannya. Maka yang harus menjaganya sekarang adalah diriku sendiri. Berperang dengan perasaan untuk menjaga apa yang menjadi prinsip dalam hati adalah suatu perjuangan.
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
✓ Live Streaming✓ Interactive Chat✓ Private Shows✓ HD Quality✓ Free Actions
Free to watch • No registration required • HD streaming
Aku tau ini adalah rasa sakit yang terjadi atas apa yang ku pilih sendiri. Rasa sakit yang timbul karena mencintai terlalu dalam pada makhluk-Nya yang bukan ditakdirkan untukku. Bagaimana Beliau tidak cemburu?
Semoga Allah selalu menjaga hatimu agar tidak jatuh pada hati yang salah. Yakni pada hati yang telah Allah ridhoi keberadaannya.
Menciptakan langit tanpa tiang saja Allah SWT mampu, apalagi hanya untuk mengobati hatimu, kita hanya perlu percaya bahwa setiap luka juga bagian dari takdir terindah.
Semakin kamu ikhlas, maka kamu akan semakin tenang. Belajarlah untuk berlapang dada, karena tidak semua yang kita inginkan itu yang terbaik menurut Allah SWT. Sesulit apapun keadaanmu ajarilah hatimu agar selalu menerima semua keadaan tanpa membenci.
Aku tau dan percaya, Allah SWT telah menetapkan segalanya dalam suratan takdirnya. Dan aku percaya apa yang telah Allah takdirkan bukan hanya sekadar apa yang kita inginkan, melainkan jauh lebih dari apa yang kita butuhkan, Allah lebih tau apa yang terbaik bagi kita dari pada apa yang hati kita tafsirkan.
Namun, jika pendosa ini boleh berharap. Apa pantas ia mendapatkan yang terbaik? apa pantas pendosa ini meminta?
Ada saatnya hati ini begitu ragu akan segala yang datang padanya, ada kalanya ia begitu ragu atas apa yang ia pilih. Namun, bukankan jelas apa yang menjadi takdirnya tidak akan melewatkannya.
Ada yang datang sebagai ujian dan ada pula yang datang sebagai sebuah pembelajaran. Allah tidak mempertemukan seorang hamba tanpa alasan. Allah mempertemukan beberapa insan untuk saling menerima dan belajar dari semua yang terjadi.
Namun, jika boleh meminta. Apa pantas seorang pendosa ini mengharapkan sesosok imam yang dapat membimbingku lebih dekat kepada-Nya. Sosok imam yang dapat menghargaiku, keluargaku, lingkunganku, dan juga agamaku. Apakah pantas pendosa ini menginginkan sosok imam terbaik yang bahkan untuk memintanya pun ia merasa ragu.
--------------------------------------------
Setiap hamba berhak atas do'anya, setiap hamba berhak atas rencananya, bahkan sekalipun takdir yang telah Allah tetapkan. Allah maha membolak-balikkan hati, bahkan takdir yang telah ditetapkan, dapat Allah ubah atas kehendak-Nya. Allah dzat yang Maha segalanya. Memungkinkan apapun yang bahkan tidak dapat termungkinkan dalam firikan hambanya.
Lantas bagaimana kamu masih begitu ragu dan takut, bukankan Allah lebih menyukai seorang hamba yang menangis bersujud memohon ampunan dan berlama-lama melantukan do'a kepada-Nya. Lantas apakah pantas seorang pendosa ini meragukan rencana-Nya??
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
✓ Live Streaming✓ Interactive Chat✓ Private Shows✓ HD Quality✓ Free Actions
Free to watch • No registration required • HD streaming