Beberapa waktu lalu saya di sibukan dengan kegiatan revolusi turun tangan lhokseumawe generasi 3. Revolusi TTL (turun tangan lhokseumawe) merupakan agenda tahunan yang wajib di ikuti oleh seluruh member turun tangan lhokseumawe terutama keluarga yang baru tergabung dan menjadi bagian dari turun tangan lhokseumawe. Saya merupakan relawan dari generasi 1 yang terlibat langsung dalam proses rekruitmen keluarga baru TTL merasa sangat excited bertemu dengan anak muda yang dengen segala keikhlasan, kerelaaan dan kecintaanya pada negara tempat dia dilahirkan mau ikut berkontribusi dan mengambil peran dalam perbaikan tantanan kehidupan bangsa indonesia terutama kota lhokseumawe, hingga akhirnya proses rekruitmen itu mendapatkan 35 anak muda yang dinilai memiliki komitmen dan kemamuan yang tinggi untuk berada dalam barisan keluarga turun tangan lhokseumawe.
Menjadi kuat adalah hal yang sangat saya harapkan dimiliki oleh adik-adik gen 3 TTL. Kenapa harus menjadi kuat? Karena nantinya banyak sekali kerikil-kerikil yang akan membuat terpeleset, banyak sekali lobang yang akan membuatmu jatuh, banyak sekali duri yang membuatmu terluka.
Pecayalah setipa niat baik yang kita lakukan bersama pasti banyak sekali cobaan yang mendekat, prihal semangat yang mulai kendur adalah hal yang biasa, prihal lelahnya kerjamu tanpa bayaran adalah makanan yang akan kau makan nantinya dan banayak hal lain yang tentunya membuat jiwamu goyah untuk tetap ada di barisan turun tangan lhokseumawe.
Untuk itu tetaplah menjadi kuat bersama, dan kita dengan kerelaan akan bekerja memberikan aura yang positif dan ikut terlibat langsung dalam membenahi kehidupan bangsa indonesia, berkontribusi secara nyata untuk kemajuan bangsa indonesia terutama kota lhokseumawe.
Relawan pada hakikatnya bukan persoalan dunia tetapi persoalan kita dengan sang pencipta, bertemu orang-orang yang mau berkecimpung dalam dunia kerelawanan adalah salah satu karunia yang di berikan kepada saya dan tentu kepada semua hamba yang merasakan hal yang sama dengan saya.
Keluarg turun tangan lhokseuamwe dari gen 1 sampai gen 3 merupakan anak muda yang hebat, bagaimana tidak. Mereka mampu dan berani mengambil peran tambahan di tengah kesibukanya mengejar pendidikan yang merupakan salah satu tanggung jawab yang harus di bayarkan terhadap orang tua. Mereka mampu keluar dari zona yang nyaman dan terlibat dalam dunia kerelawanan adalah sesuatu yang sangat luar biasa.
Untuk itu teruslah menghebat bersama, teruslah menjadi kuat bersama, dan teruslah menjadi bagian dalam keluarga turun tangan indonesia dan keluarga turun tangan lhokseumawe.
Untuk yang masih berada dalam barisan ini merekalah jiwa-jiwanya yang terpanggil oleh indonesia.