Hanya di lapak ini, aku lebih banyak membaca tulisanku sendiri daripada tulisan orang lain. Memang benar adanya, tulisan itu harusnya menjadi peluru nasihat bagi si penulis yang siap ditarik pelatuknya kapan saja.
Bukan berarti menjadi penulis pasti sudah bijak. Justru dengan menulis, proses mengambil hikmah demi hikmah hingga menjadi kebijaksanaan itu terbentuk. Meski dalam prosesnya memakan waktu seumur hidup.
Barangkali ada di antara kita yang terlihat begitu tenang, diamnya berpikir, pandangannya jelas, laku dan tingkahnya terarah, tuturnya teratur, bisa ditanyakan berapa buku yang sudah dia baca dan berapa tulisan yang sudah dia tulis.
Ini adalah versi panjang dari "TETAP ILMU PADI ABANGKU!!!"















