Usum-usuman.
.
SundaDigi, layanan panyungsian digital literatur Sunda #unpad #pbs #pustakajaya #bahasasunda #sundadigi #usum #musim #sunda
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Serbia
seen from China

seen from Türkiye

seen from France
seen from Russia
seen from China
seen from China
seen from United Kingdom
seen from China
seen from Netherlands
seen from Malaysia
seen from United States
seen from Yemen

seen from United States
seen from Russia

seen from United States

seen from United States
Usum-usuman.
.
SundaDigi, layanan panyungsian digital literatur Sunda #unpad #pbs #pustakajaya #bahasasunda #sundadigi #usum #musim #sunda

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
I'M SO GRATEFUL TO ANNOUNCE THAT NOW I'M OFFICIALLY A MEDICAL STUDENT!!! bruh:'))) ive never imagined i would ever pass before lol. to me it is as near as impossible to happen. and yet, HERE I AM!!! the key is to always trying and praying!!! and praying do the most wonders here. to know this announcement in this holy Ramadhan makes it even better for me to grasp the reality:'))) ahh it fees soo unreal. LASTLY, I THANK YOU ALL WHO'VE GIVEN SUPPORTS AND ALL (if there is lol). GOOD LUCK WITH YOUR EDUCATION TOO!!:') and most important, good luck with your life!!!
PRESS RELEASE FIKR #1
"Tabur Cinta, Tuai Ukhuwah Islamiyah"
Hai! Assalamu'alaykum!🌼
Cung yang tempo waktu lalu, yaitu hari senin tanggal 25 April 2017, gak bisa join kajian dari Tim BP? me Nah buat teteh-teteh semua yang belum sempat joinan bareng kajian asik kemarin, jangan khawatir, karena kita bakal sharing nih hasil kajiannya.
Kajian tempo lalu berjudul "Tabur Cinta, Tuai Ukhuwah Islamiyah" yang diisi langsung oleh Teh Farah Qoonita (Founder Teh Jasmine Unpad). Dalam kajian ini, semua mendapat ilmu baru mengenai cinta ukhuwah islamiyah yang kuat, meskipun dengan adanya perbedaan fiqh dan pendapat.
*** Mari kita mulai! Pertama, kita belajar dari kisah-kisah ukhuwah pada zaman Rasulullah. Di sini, akan kita temukan pemahaman ukhuwah mereka yang membuat kita berdecak kagum. Jelas merasa iri dan mengambil ibroh dari setiap kisahnya. Ukhuwah luar biasa dari kisah hijrahnya Rasul dan menjalinnya dengan Muhajirin dan Anshar. Kemudian, kita belajar dari kisah "Bubur Bayi Ummu Sulaim" yang ketika ada tamu bertandang, rumah Ummu Sulaim tak memiliki apapun untuk menjamu tetamunya. Hanya tersisa bubur bayi milik bayinya sendiri. Maka, apa yang dilakukan Ummu Sulaim? Ia buatkan bubur bayi milik bayinya; makanan yang ia miliki satu-satunya. Ia suguhkan kepada tetamunya dan ia seakan-akan makan bersama mereka. Padahal, di mangkuknya tak ada satupun makanan yang ia lahap. Tak hanya sampai di situ, belajarlah kami sore itu dari para syuhada yang dikuatkannya tali ukhuwah dalam Perang Yarmuk. Perang yang diisi oleh orang-orang yang saling mendahulukan yang lain daripada dirinya sendiri; meski sudah berada di perbatasan antara hidup dan mati.
*** Berbeda dengan zaman Rasulullah. Kita pun dapat mempelajari dari aksi fenomenal tempo lalu, masih ingat? kita dapat merasakan kehangatan ukhuwah islamiyah dengan adanya aksi 212! Bagaimana merindingnya melihat umat muslim berbondong-bondong membela kitab sucinya. Membangun kekompakan nyata dan saling tolong menolong dalam perjalanan. Tak lain, Islam hanyalah agama yang menyeru kepada kebenaran dan kebaikan. Namun berbeda dengan fenomena Pilkada Jakarta 2017 kemarin. Masih hangat, kan? Terlihat jelas bahwa tali ukhuwah antar muslim mulai terasa melonggar. Tak dapat dipungkiri, orang Islam pun ada yang masih ragu dalam memilih pemimpin; jelas-jelas sudah tau siapa dan bagaimana seharusnya kita memilih sosok pemimpin.
*** "Jangan sampai kita kalah dengan rasa persaudaraan kaum yahudi. Bagaimana mereka begitu bangga sebagai "yahudi" dan sangat mencintai ajarannya dan agamanya" ucap Teh Qoon saat itu. Lalu, bagaimana dengan kebanggaan kita dalam memeluk Islam? Mencintai dan membela agamaNya. Setulus hati untuk mengabdi.
*** Pembelajaran kajian ini diakhiri dengan "Do & Donts kepada sesama Muslim" spesial dari Teh Qoon. Apa aja? Ini dia! Do: silaturahmi, ringan tangan, memenuhi hak saudaranya. Don't: ruhiyah buruk, lidah yang semena-mena, dan lingkungan yang buruk
*** Memeluk Islam itu indah. Mempelajarinya lebih indah. Maka, menjaganya pun harus dengan cara yang indah. Begitupun mencintai siapa-siapa saja yang menjadi saudara seiman kita. Jika di zaman Rasul saja bisa sekeren itu, maka di zaman maju ini tidakkah kita ingin meningkatkan kebaikan secara bersama-sama?
Bersatupadu untuk Islam. Raih kemenangan beriringan. Bukan tentang perbedaan yang begitu banyak, ini hanya tentang bagaimana sikap bijak kita dalam menghadapi berbagai macam "jalan". "Aku ada untukmu. Dan kamu ada untukku". Meski, berbeda pemahaman dan cara pandang. Tetapi, kita adalah se-Islam. Satu saudara. Satu ikatan. Satu tujuan.
"Ingatkanlah aku jika salah, dan peganglah erat tanganku agar bisa menapaki ukhuwah ini bersama hingga surgaNya"
*** Terima kasih kepada perempuan-perempuan yang rela menghabiskan waktu liburnya untuk belajar bersama kami sore itu. Terima kasih kepada segenap Tim BP yang ikhlas membagi waktu antara amanah lain dengan persiapan kajian ini. Semoga malaikat mencatat kerelaannya dan berbuah menjadi kebaikan-kebaikan selanjutnya. Sementara, sore itu kita bisa melihat senyum satu sama lain. Alhamdulillah hadza min fadhli Rabbi :)
Salam Hangat, Perempuan Madani 🌼
KUNST House
Sudah Hampir 3 minggu saya berada di Tanjungsari, Kab. Sumedang karena urusan pekerjaan, namun belum sempat untuk mampir ke kedai kopi di sekitar. Akhirnya baru kemarin saya bisa meluangkan waktu untuk mampir ke suatu tempat ngopi di daerah Jatinangor, dekat kampus Unpad.
Kunst House, saya mampir kesini hasil googling mencari tempat ngopi terdekat. Foto-foto dan komentar positif hasil stalking dari jejaring sosial yang menarik saya datang kemari. Kesan pertama masuk ke dalam kedai kopi ini, Instagram-able banget!.
Hot cappuccino dan spaghetti aglio olio jadi pilihan saya malam itu, mumpung baru gajian tak apalah pesan makanan mahal hehe. namun ekspetasi tidak sesuai degan realita, karena ternyata disini tidak menggunakan mesin espresso alias manual, alhasil kopi yang saya dapatkan yaa... seadanya.
Tapi jangan nilai buku dari luarnya saja, untuk rasa tidak terlalu mengecewakan, karena disetiap kedai kopi memiliki cara dan penyajiannya masing-masing. Mungkin tempat ini lebih mengutamakan menu makanannya, mungkin.., karena spaghetti yang saya pesan cukup enak dan sesuai dengan selera saya, pedas!.
Tak ada kopi yang sempurna karena pasti memiliki sisi pahitnya juga, pun tak ada kedai kopi yang sempurna, karena kesempurnaan itu hanya milik Allah SWT semata. Paling tidak rasa penasaran saya tuntas saat itu.
Paluruh hartos kecap-kecap basa Sunda dina Fitur Kamus SundaDigi.
.
Kontén: AB
Panyarungsum: RN
Désain: rdmw
.
SundaDigi, layanan panyungsian digital literatur Sunda #unpad #pbs #pbsunpad #pustakajaya #sundadigi #kecap #sunda

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Sisindiran Asmara.
.
Kontén: AB
Panyarungsum: RN
Désain: rdmw
.
SundaDigi, layanan panyungsian digital literatur Sunda #unpad #pbs #pbsunpad #pustakajaya #sundadigi #peperenian #sunda
Karangan Éksposisi
.
Kontén: AB
Panyarungsum: RN
Rarancang Vidéo: Dhee
.
SundaDigi, layanan panyungsian digital literatur Sunda #unpad #pbs #pbsunpad #pustakajaya #sundadigi #bahasasunda #sunda
Peperenian: Papakéan.
.
Kontén: AB
Panyarungsum: RN
Désain: rdmw
.
SundaDigi, layanan panyungsian digital literatur Sunda #unpad #pbs #pbsunpad #pustakajaya #sundadigi #peperenian #sunda