Bagaimana bisa aku begitu jatuh cinta padamu sejatuh-jatuhnya sejak saat itu.
Secara memang hanya kau yang pertama kalinya membuatku merasakannya.
Jatuh yang tidak sakit, sampai sekarang pun tidak terasa sakit.
Bahkan ketika aku merasakan sakitnya jatuh karena yang lain, kau mengajarkanku untuk bangun lagi dan tetap jatuh cinta.
Apakah kau tidak pernah merasakan cemburu?
Perhatianku terbagi, sementara kau senantiasa setia menjadi priaku yang tak hentinya ada untukku.
Priaku, aku memang tidak pernah secara terang-terangan mengatakan bahwa aku sangat menyayangimu.
Sangat.
Lebih dari sayangku kepada semua cinta-cintaanku.
Hanya kepadamu priaku, orang yang pertama aku cintai dan hingga kini.
Aku pun lupa kapan terakhir kali kita saling memeluk.
Namun meski kini raga kita tidak saling berdekatan dalam doaku selalu ada kau, satu-satunya cinta pertamaku.
Tepat hari ini kau bertambah usia lagi.
Alhamdulillah, semoga umur solehmu semakin panjang.
Maaf aku tidak di sana, tapi doaku selalu tercurah untukmu setiap waktu.
Selamat ulang tahun cinta pertamaku…
Aku mencintaimu selamanya!
Salam sayang,
Putri sulungmu
Tulisan ini dibuat dalam rangka mengikuti Writing Project #Ceritakan15Lagumu
cc: @aidicted @ceritakan15lagumu
Music Playing:
Yang Terbaik Bagimu - Ada Band feat. Gita Gutawa