Seleksi Substansi LPDP Tahap II - Essay & LGD
Aku mau share tentang seleksi tes substansi essay dan LGD tahap II (tujuan luar negeri) yang aku lewati bulan September 2017 kemarin.
To the point saja langsung yaa hehe.
Pertama-tama soal essay. Essaynya dilakukan sebelum LGD. Dan berhubung aku daftar LPDP untuk universitas luar negeri, jadi essaynya harus ditulis dalam Bahasa Inggris. Waktu penulisan essay sendiri ada 30 menit, sudah termasuk waktu berpikir. Tema essay yang tersedia ada dua tapi kami hanya diminta memilih satu. Tema yang aku pilih waktu itu kira-kira seperti ini (kalimat lengkapnya lupa...): Keruntuhan sebuah negara dapat disebabkan oleh perpecahan penduduknya itu sendiri, maka dari itu mitos NKRI harus diwujudkan. Bagaimana caranya mewujudkan/mempertahankan kesatuan Indonesia?
Oya, temanya semua tertulis dalam Bahasa Indonesia, tapi tetap harus dijawab pakai Bahasa Inggris...dan harus pakai pulpen. Tidak ada larangan utk pakai tip-ex sih, tapi kalau memang bisa membagi waktu dengan baik, boleh-boleh saja dipakai hehe.
Lalu, setelah essay selesai, barulah dilaksanakan LGD. Grup LGD sudah dibagi sebelumnya pada saat menunggu tes essay. Aku waktu itu dapat grup 12B. Kami berkumpul di depan ruangan LGD kami dan saling berkenalan. Waktu menunggu singkat sekali, jadi kami cuma sempat kenalan dan bertanya-tanya dikit mengenai siapa diantara kami yang lanjut S2 atau S3. Sisanya, mengenai penentuan siapa yang mau jadi notulen, moderator, dsb, kami sepakat menentukannya pada saat tes berlangsung.
Saat kami masuk ruangan, kami di absen satu-satu oleh dua orang pengawas, kemudian dijelaskan peraturannya. Seperti essay tadi, artikel dan bahan diskusi akan diberikan dalam Bahasa Indonesia, tetapi pada saat diskusi harus menggunakan Bahasa Inggris. Waktu kurang lebih 30-40 menit, sudah termasuk waktu membaca bahan diskusi. Kami juga diberikan selembar kertas kosong untuk menulis.
Waktu pun dimulai dan aku langsung membaca artikel yang diberikan. Ternyata artikel tersebut berisi sesuatu yang saya kuasai: pengaruh gadget terhadap anak. Di bawah artikel, ada sebuah soal: aku diminta menjadi seorang dari kementrian Komunikasi dan Informatika untuk merumuskan kampanye pengaruh gadget pada anak.
Diskusi pun dimulai. Satu per satu dari kami menyebutkan ide-ide, lalu aku dapat urutan ke-7. Alhamdulillah, dari 6 orang sebelumku, ideku belum terambil hehe. Aku memfokuskan kampanye tersebut selain ditujukan kepada anak-anak di sekolah, kampanyenya harus juga ditujukan kepada guru dan orang tua. Karena, siapa lagi yang akan mengajarkan atau mengkontrol anak-anak tersebut kalau orang tua dan guru sendiri tidak bisa mengoperasikan gadget?
Kemudian, setelah semua mengutarakan opini yang pertama, kami pun mulai menyatakan setuju atau menimpali ide-ide pertama anggota lain. Misalnya, aku menanggapi ide Kak A, Kak B menanggapi ide Kak Z, dst. Aku pun tidak lupa mencatat ide dan opini yang berkesinambungan satu sama lain, karena siapa tau nanti akan bermanfaat untuk menit-menit selanjutnya.
Setelah pengawas mengatakan bahwa waktu kami hanya tersisa 2 menit lagi, kami pun langsung mengetahui bahwa tidak ada waktu lagi untuk mengutarakan opini. Saat itu, setiap orang dari kami setidaknya sudah berbicara dua kali. Lalu, karena tidak ada yang berinisiatif untuk memberi kesimpulan, aku mengajukan diri untuk wrap up. Alhamdulillah, catatan saya berguna untuk 2 menit terakhir.
Waktu pun habis, dan kami diminta untuk memperkenalkan diri satu per satu. Saat giliranku, aku menyebutkan kalau aku sedang bekerja sebagai guru TK dan mau melanjutkan S2 di bidang Digital Media in Human Development di Leiden University. Serentak, semua anggota grup saya dan salah satu pengawas berseru “OOoooh..!” Nggak heran sih, soalnya topik yang dibicarakan dalam LGD semuanya nyambung sama profesiku haha.
Ini sebagian cerita dari seleksi substansiku. Aku masih menunggu hasilnya. Regardless my result, insya Allah tulisan ini bisa membantu teman-teman yang ingin mendaftar LPDP atau akan mengikuti seleksi substansi LPDP. Seenggaknya jadi tau soal-soalnya seperti apa hehe.
If you have any questions, don’t hesitate to contact me :-)