Aku aamiinkan, boleh?
Diam-diam dalam do'a yang kita rapalkan dengan sendu. Pada harap yang kita semogakan. Pada ikhtiar yang kita perjuangkan. Yakinlah, Allah tidak akan menjadikannya sia-sia. Ia akan melangit tinggi, jauh di angkasa. Meski waktunya tak secepat yang terkira, tapi perhitungan Allah tak pernah salah menempa. Waktu terbaik-Nya akan selalu datang pada waktu yang barangkali tak pernah kita duga.
Menangislah jika ingin menangis. Tak apa. Menangislah dalam heningnya malam, dalam sepi dan simpuh kepasrahan. Pada-Nya lepaskan semua gemuruh dalam diri. Tentang segala riuh dikepala. Tentang kekhawatiran dalam hati. Tentang kelemahan, juga tentang ketidakmampuan kita sebagai hamba.
Perihal bagaimana setelahnya, biar Allah yang mengambil alih segalanya. Yang terbaik, kita aamiinkan bersama.








