Yang kau lihat mungkin hanya seseorang yang tersenyum seperti biasa. Yang tidak kau lihat, la sedang menahan ribuan perang di dalam kepalanya agar tidak tumpah menjadi air mata. Setiap pagi ia mengumpulkan kembali serpihan hatinya, lalu berpura-pura kuat agar dunia tidak semakin gaduh.
Maka sebelum kau melontarkan kalimat yang menurutmu hanya candaan, ingatlah mungkin bisa jadi ia sedang bertahan dengan sisa kekuatan yang bahkan tak cukup untuk membenci hidupnya
Tidak semua perjuangan meminta tepuk tangan, dan tidak semua penderitaan mampu bercerita. Ada yang memikul dunia di kedua bahunya, tetapi masih sempat bertanya apakah orang lain sudah makan. Ada yang hatinya porak-poranda seluas langit, namun bibirnya tetap mengucapkan, "Aku baik-baik saja."
Jika kau tak mampu menjadi tempat pulang bagi lelahnya, setidaknya jangan menjadi batu yang menambah berat takdir yang sedang ia pelajari untuk dicintai.
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
✓ Live Streaming✓ Interactive Chat✓ Private Shows✓ HD Quality✓ Free Actions
Free to watch • No registration required • HD streaming
Wahai para makhluk berdasi yang saban hari berseliweran di layar kaca, terlalu sering berbicara tentang masa depan hingga lupa menjelaskan mengapa hari ini terasa semakin berat dijalani,
Negeri ini hendak dibawa ke mana?
Sebab dari bawah, yang tampak bukanlah peta, melainkan sekumpulan tangan yang saling menarik kemudi ke arah berbeda,
Yang terdengar bukan kepastian, melainkan gaduh orang² yang berlomba menjadi paling benar. Harga² berjalan lebih cepat daripada langkah kaki. Pekerjaan menjadi barang yang dicari seperti air di musim kemarau. Pendidikan dijual sebagai harapan, namun sering berakhir sebagai tagihan. Hukum berdiri megah di atas kertas, tetapi di jalanan terlihat memilih-milih wajah,
Lalu setiap malam layar televisi kembali menyala. Wajah² yang sama muncul dengan kalimat² baru, menjanjikan esok yang lebih baik kepada orang² yang bahkan belum selesai bertahan hari ini,
Sungguh mengagumkan.
Mereka berbicara tentang kemajuan sementara banyak yang sibuk menghitung sisa uang sebelum tanggal berganti. Mereka berdebat tentang angka² besar, sementara di sudut² negeri ada yang berdebat dengan perutnya sendiri,
Maka jika arah perjalanan ini memang sudah jelas, mengapa begitu banyak penumpang tampak tersesat?, dan bila para pengemudinya sendiri masih gemar bertengkar di atas kapal, jangan heran bila yang berada di geladak bawah mulai lupa seperti apa bentuk pelabuhan,
Barangkali itulah yang paling melelahkan: bukan kemiskinan, bukan kesulitan, bukan pula kegagalan. Melainkan dipaksa percaya pada arah, sementara setiap hari yang terlihat hanyalah kabut yang semakin tebal,
Lihatlah, bahkan hidup yang tadinya hanya berusaha bertahan kini ikut kehilangan bentuknya. Sebab ternyata kebingungan itu menular. Turun dari mimbar² pidato, mengalir melalui layar² berita, lalu menetap diam² di kepala rakyatnya.
Katamu bulan lalu, laju kita terlalu cepat. Katamu tadi di stasiun, interaksi-interaksi kita dua hari belakangan juga terlalu cepat.
Aku setuju.
Tapi ijinkan aku menambahkan: Semua ini terjadi begitu cepat, tapi memang perlu dilakukan. Dengan kata lain, tepat.
Ibarat penerbangan, saat ini adalah momen take-off. Sangat penting tapi harus dilakukan sesegera mungkin. Alasannya rasional: take-off boros bahan bakar, semakin cepat dilakukan akan semakin baik. Dalam perjalanan panjang 3-8 jam penerbangan pun, take-off hanya berdurasi pendek 5-8 menit.
Setelahnya pesawat memasuki ketinggian dan kecepatan jelajah.
Artinya, banyak yang akan kita jalani ke depan. Misalnya, kita mulai membicarakan mimpi-mimpi. Pun kita juga membicarakan rencana dalam tahun-tahun ke depan.
Meski demikian, sebelum ke sana, perlu untuk menyiapkan pondasi di awal. Apalagi "pondasi-pondasi" ini harus diakui cukup banyak daftarnya. Mengingat baik aku maupun kamu nggak hidup di ruang hampa, masing-masing kita ada dalam jejaring besar.
Diri dan cerita kita bukan hanya "milik kita" tapi juga "milik orang-orang di sekitar kita".
Maka mumpung pas Ramadan, sekaligus kebetulan aku berkesempatan ke Jogja berulang kali, sekalian saja proses take-off ini kita cicil satu-satu. Tentu di pekan-pekan mendatang kita juga akan membereskan masing-masing di kotamu maupun kampungku.
Harapannya, empat-lima pekan lagi, kita sampai pada ketinggian jelajah. Kita mungkin akan menemui turbulensi, atau sebaliknya, menjumpai pemandangan indah silih-berganti.
Akhirnya, malam ini aku sampai pada kesimpulan bahwa perjumpaan denganmu selalu menyenangkan. Selain memang pada dasarnya kamu selalu membawa atmosfer positif, kamu juga minim melontarkan perkataan dan keputusan impulsif. Sangat membantu suasana hari dan interaksi kita.
Ditambah lagi katamu ada kebetulan-kebetulan baik yang mempertemukan kita. Kebetulan yang bagiku betul-betul menyenangkan.
Kebetulan yang bagiku memantapkan langkah menuju "ketinggian jelajah".
Meski demikian, kebetulan hanya bunga-bunga, hanya penyempurna keadaan. Kebetulan nggak ada artinya tanpa keyakinan hati kita, tanpa niat baik kita, juga tanpa diusahakan satu per satu.
Saat ini pesawat terus melaju, begitupun aku dan kamu.
Sandal jepit hitam bertulis swallow dengan tinta warna emas dan gambar burung walet, ukuran 10, berbahan karet dan tentunya buatan asli Indonesia.
Sandal jepit sangat populer dan dipakai orang Indonesia baik di kota kota besar sampai pelosok Desa. Sandal jepit ini merek Swallow, mulai diproduksi pada tahun 1980an oleh PT Sinar Jaya Perkasa. Harga murah dan nyaman dipakai sehari hari membuat sendal ini tak lekang dimakan zaman. Dipakai oleh semua kalangan tua, muda dan anak-anak. Apakah para elit dan para petugas negara juga pakai sandal ini? Entahlah, aku tidak tahu itu. Hahaha
Kuperkenalkan dulu sandalku ini;
Sejak tahun 2023 sandal jepit swallow sudah ku beli dengan harga 12 ribu di warung di kampungku. Biasa kupakai sehari hari di kosan kadang juga jadi sendal di kamar mandi. Sendal ini juga kubawa kemana mana, dari kampung ke kota sampai KKN (bukan Korupsi Kolusi Nepotisme ya!).
Nah disinilah alkisah sendal ini bermula, ini bukan sendalku yang ku beli di kampung. Sandal ini milik orang tak ku kenal, pada bulan Agustus tahun lalu di tempat KKN sandalku tertukar di warung, aku pertama masuk ke warung itu barulah menyusul pemilik sandal ini. Karena terlalu lama memilih dan mengantre pembayaran aku lupa dimana letak sandalku, dan ya tentu saja aku memilih sandal swallow yang paling bagus diantaran dua pasang sandal swallow hitam (seingatku sandalku masih bagus). Lalu kupakai pulang ke posko KKN. Apakah aku menyadarinya?
Tentu saja. Namun, karena ingatanku aku tetap berusaha meyakini bahwa itu milikku.
Permohonan dan maaf untuk pemilik asli sandal ini.
Kepada ibu pemilik yang bertemu di warung dengan kerendahan hati aku meminta maaf dan permohonan bahwa relakan lah sandal ini menjadi milikku. Terima kasih.
Jejak perjalanan Swallow yang menjadi milikku tanpa persetujuan pihak kedua.
Dari kampung tempatku KKN hingga kembali ke kota tempat sekolahku. Lalu pergi jalan-jalan ke pantai paling barat bersama teman KKN. Nonton bioskop di ciplaz bersama dua temanku. Mengunjungi pantai di ujung selatan bersama adik kelas sewaktu SMA. Menjadi sandal kamar mandi kurang lebih 2 semester. Dan akhirnya terpakai keluar pada bulan Oktober yaitu Open trip dari dermaga Ketapang menyusuri laut, menepi di pulau dengan pasir putih dan ombak yang tenang. Dan berakhir menjadi pajangan di rak sepatu yang berdebu.
Sandal ini belum pernah kubawa ke kampungku. Mungkin nanti jika diizinkan menapak di kampung halamanku.
Untuk sandal jepitku.
Logo sandal swallow adalah burung walet, melambangkan kebebasan, pertumbuhan dan kesetiaan.
Mari tumbuh dengan integritas yang merdeka. Ayo cari kebebasan dalam melangkah dan berfikir. Mari setia dengan bangsa manusia.
Mari bersama mengunjungi tempat yang lebih jauh dan indah. Mari menyusuri bumi dengan tapak yang tak pernah ragu melangkah. Jangan putus dulu ya.
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
✓ Live Streaming✓ Interactive Chat✓ Private Shows✓ HD Quality✓ Free Actions
Free to watch • No registration required • HD streaming
Tiba² ketemu secarik kertas yg bertuliskan al-maut. sepertinya ini robekan Alquran yg ntah darimana datangnya. Krn aku ngk merasa punya Al-Qur'an dengan motif begitu .
Niat awalnya pengen nyari obat si kecil yg lagi demam. Dan keingat kalo ada sisa obatnya yg tersimpan didlm koper yg kubawa sebelum bertolak dari Sulawesi. Dan tau ngk? temuan ini bikin jantungku tiba² darderdor. Berasa kayak ya Allah ini cuma reminder aja khaann bukan pertanda yg gimana² huhu . Krn sadar diri kalo aku bnyak dosa bangett .
Temuan ini cukup bikin merenung, bagaimana tidak, Allah notice ini pas bnget momennya dg bencana banjir bandang yg terjadi di kampungku. Seakan ngasih pesan kalo kematian apakah itu melalui musibah bencana alam atau sakit dll itu ngk nunggu kita siap atau ngk.
Sadar kalo setiap apa yg terjadi tak luput dari skenarioNya. Begitupun dg ini. Ntah apa maksud Allah dengan al-maut ini yg jelas harapannya kapanpun itu dtg kita dalam keadaan taat.
Kata orang zaman dulu, kalau bayi sering sakit-sakitan, kadang harus ganti nama. Dan ternyata… kitalah orang yang pernah ganti nama itu.
Nara, aku mau cerita tentang kamu di masa depan. Setidaknya, pertanggal 15 Agustus 2025 ini.
Nara, waktu kecil, kamu dikelilingi oleh cinta dari orang-orang di sekitarmu. Kabar baiknya, sampai kamu besar hal itu masih tetap sama. Walaupun, orang datang silih berganti tetapi cinta itu masih tetap ada. Bentuknya emang nggak selalu sama, tapi, kamu akhirnya paham bahwa cinta nggak selamanya berupa pelukan dan kecupan. Orang tersenyum kepadamu, siswa yang datang menyerbumu atau saran kecil terhadap penampilanmu, itu semua cinta Nar. Tapi, hal yang harus kamu ingat Cinta paling besar datangnya dari penciptamu Nar, Allah Swt. Karena ternyata setelah dewasa kita masih sering khilaf dan melakukan hal yang dilarang-Nya, tapi Allah masih kita waktu untuk terus memperbaiki diri Nar.
Nara, diusia yang hampir menginjak "kepala orang" ini ternyata kamu masih suka baca buku. Tapi bukan KKPK lagi ya! Kamu suka baca beberapa buku tapi hari ini kamu lagi baca Ronggeng Dukuh Paruk, tentang kesenian dan peristiwanya terjadi sekitar 1965. Kamu suka banget ceritanya, berasa lagi berpetualang ke masa itu. Aku mau berterima kasih sama Nara kecil, udah jaga semangat buat baca buku sejak kecil. Sehingga, waktu dewasa sekarang kamu seringloh sharing soal buku sama siswa-siswamu.
Nara, kamu punya banyak teman. Jangan khawatir! Mereka baik-baik, walaupun tidak semuanya—karena beberapa justru jadi pelajaran hidup. Dan itu gapapa banget Nar, jangan takut berproses ya. Jelajahi dunia seluas mungkin dan temui orang sebanyak-banyaknya karena ternyata kamu rada ekstrovert dan cepat akrab. Jadi gak usah takut gak dapat teman, okay?
Nara, sebenernya sampai kamu besar nggak ada orang yang manggil kamu 'Nara', waktu itu ada sih satu orang, hehe. Tapi orangnya udah berubah jadi 6 huruf. (Nggak usah dijelasin deh)
Nar, banyak lagi yang aku mau ceritain, tapi hutang nulisku lagi banyak-banyaknya. Jadi, nanti lagi ya. Kita ketemu di tulisan-tulisan berikutnya! See you Dear!
Orang 'biasa' chat:
"Malam, semua.."
.
Grup senyap.
Orang 'penting' chat:
"Malem gess"
.
Grup langsung rame:
"Malem, Boss"
"Siap, Lur"
"Hadir, Bang"
☆☆☆☆☆
Fenomena ini sebenarnya sederhana.
Manusia cenderung lebih responsif terhadap status atau nilai sosial yang dipersepsikan orang lain terhadap seseorang, yang dalam istilah psikologi sosial sering disebut sebagai "perceived status".
Makanya di grup WA sering kejadian, ketika orang biasa ngomong, grup sepi.
Tapi saat orang yang dianggap sukses ngomong, grup langsung ramai.
Menariknya, kebanyakan orang melihat dirinya selalu sebagai korban.
Padahal kalau mau jujur, mereka juga sering melakukan hal yang sama. Chat dari orang yang dianggap “nggak penting” seringnya cuma lewat di layar.
Jadi masalahnya bukan sekadar: “Kenapa chat gua diabaikan?”
Tapi tanyakan juga pada diri kita, “Siapa aja yang selama ini gua abaikan?”
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
✓ Live Streaming✓ Interactive Chat✓ Private Shows✓ HD Quality✓ Free Actions
Free to watch • No registration required • HD streaming
Seorang wanita pasti akan mencintai dan menyayangimu sepenuhnya, jika kau serius dalam menafkahi lahir dan batinnya.
Bukan dilihat dari usaha dalam menafkahi lahirnya yang belum kunjung berhasil, dan juga bukan dilihat dari seringnya menafkahi batinnya yang belum kunjung hamil.
Sebab; itu semua bagian dari ibadah, proses membangun rumahtangga menjadi sakinah mawadah warahmah.
"Berangkatlah kamu baik dengan rasa ringan maupun dengan rasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan jiwamu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."
Adik virtualku yang living di planet lain pernah bertanya kepadaku
"gimana sih caranya untuk meminimalisir kesalahan dan gimana caranya mengendalikan diri kalo melakukan kesalahan supaya aku tidak kecawa pada diri sendiri? " - intinya seperti itu
People make mistake and that's okay, that's really okay, some people will never learn anything if they don't make any mistake, and I know kita ga harus make mistake dulu lalu learn something new, tidak, tetapi gini, nobody's perfect, not even you, your workmates, your boss, anyone, dan betul memang ketika kita join a company, kita di tuntut to do our best, to give an impact, walaupun sedikit, but we made progress, tetapi don't beat yourself up, don't be so hard on yourself...
Meminimalisir bukan berarti tidak ada kesalahan sama sekali.. pasti ada satu dua hal yang missed, tetapi it's really okay, sama halnya dengan dikerjaanku, everyone pasti inginnya tidak ada yang error, aku juga, tetapi tidak semuanya selalu mulus dan finished tanpa aborted
Dari mistake, dari human error, atau bahkan dari systemnya sendiri, dari situ we gonna learn something, something yang bisa bikin kita much better, bisa bikin kita lebih aware dengan one or two things atau bahkan many possibilities yang akan menimpa
Memang betul kadang kita menuntut diri kita begitu banyak, being perfectionist, abcdefghijklmnopqrstuvwxyz, itu melelahkan lhoh.. take a deep breath... making mistake is okay, as long as we learn from it, as long as we grow from it
Lagi, making a mistake itu doesn't mean we are failure, nope, not even close to that
Pernah denger soundtracknya Zootopia yang Try Everything
"Birds don't just fly, they fall down and get up, nobody learns without getting it wrong"
"Don't beat yourself up, no need to run so fast, sometimes we come last, but we did our best"
I won't give up, no I won't give in, til I reach the end and then I'll start again
Gapapa if we wanna do our best, malah bagus ketika we did our best, tetapi jangan terlalu fokus dengan bagaimana supaya aku tidak membuat kesalahan, nanti akan lupa momentnya, akan lupa untuk menikmatinya, karna pressure yang kita kasih ke diri kita sendiri
Bukan berarti aku bilang harus santai terus, engga yaa, just don't be so hard on yourself, kamu masih belajar, setiap orang masih akan terus belajar... Dan mereka berhenti ketika mereka sudah mati
Aku tau, ketika we made mistake we gonna feel bad about ourselves, gapapa sedih, tetapi jangan terlarut terlalu lama, get up and do your best
Kau tak harus menjadi yang paling jauh melangkah. Kau tak harus menjadi yang paling tinggi mendaki. Kau tak harus pula menjadi yang paling cepat sampai.
Ada yang lebih penting dari semua itu, ialah seberapa banyak waktu yang kau habiskan untuk hal-hal baik sampai ke titik ini bersamaku.
Tak apa kau tak menjadi yang paling cepat, tak apa kau tak menjadi yang paling tinggi. Tapi setidaknya kau selalu berupaya melakukan hal terbaik pada apa yang tengah kau upayakan.
Kau tak harus menjadi pemenang bagi pandangan orang lain, setidak-tidaknya kau bisa menang atas upaya terbaikmu sendiri.
Dalam berteman, aku terbiasa menilai orang dari caranya memperlakukanku, bukan dari cerita orang lain. Mau sejelek apapun namanya di luar sana, selama dia baik dan tulus ke aku, aku juga akan tetap bersikap baik ke dia.
Aku lebih memilih untuk engga ikut arus dan bersikap netral. Karena masalah orang lain engga selalu harus jadi masalahku, dan musuh orang lain tidak harus jadi musuhku.
Dan satu hal lagi, jangan mengajak orang lain ikut ke dalam rasa engga sukamu pada seseorang. Kalau ada yang engga sreg, simpan dan selesaikan sendiri. Jangan sampai kebencianmu berubah jadi racun yang bikin orang lain juga ikut membenci
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
✓ Live Streaming✓ Interactive Chat✓ Private Shows✓ HD Quality✓ Free Actions
Free to watch • No registration required • HD streaming
Bahwa semakin dewasa, bersikap tidak peduli terhadap asumsi, prasangka, dan persepsi orang lain terhadap kita adalah bentuk menyayangi diri sendiri. Kita sudah terlampau lelah untuk memikirkan hal yang di luar kontrol kita. Jadi, saat ini lebih tepat istilah "Di Dalam Tubuh yang Sehat, terdapat Jiwa yang Bodo Amat".
Setelah beberapa hari ini sah menjadi istri (walaupun rasanya gak ada bedanya, terlepas dari urusan biologis), tadi aku bilang "bagaimana kalau aku meninggal duluan?", lalu aku bergumam "kalau kamu meninggal duluan, mungkin aku gak akan nikah lagi, mau fokus kerja, terus liburan".
Ternyata dia juga berpikir hal yang sama, maksudnya, kepikiran kalau meninggal gimana, aku atau dia yang meninggal duluan, di usia pernikahan yang baru saja beberapa hari.
Aku mengingat temanku, yang menikah 2021 lalu, tahun ini suaminya meninggal karena muntah darah. Kemarin dia datang ke pernikahanku, dengan ibunya. Aku? Hanya bisa berterimakasih sudah datang. Entah apa yang ada dipikirannya, melihatku baru menikah di usia 33, sementara dia baru saja kehilangan suaminya.
Aku tidak tahu akan seperti apa kalau pasanganku meninggal duluan. Mungkin akan gila, denial, lalu menerima. Tapi aku mohon jangan dalam waktu dekat ini ya Allah. Kalau boleh ya Allah, aku memohon.
26 Desember 2025
Saya dan Segelas Kopi Pahit @akhwatpecintakopi - Tumblr Blog | Tumlook