Kamu cantik meski tanpa bedak!!
Met 22+akar121+nolbesarkecil
wallacepolsom

Stranger Things

izzy's playlists!

sheepfilms

β
Jules of Nature

shark vs the universe
Mike Driver
Xuebing Du

JVL

PR's Tumblrdome
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

Janaina Medeiros
πͺΌ
will byers stan first human second
I'd rather be in outer space πΈ

seen from Malaysia
seen from Indonesia
seen from United States

seen from Canada

seen from Australia

seen from Malaysia
seen from Malaysia
seen from France

seen from United Kingdom
seen from Greece

seen from United States
seen from Indonesia

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from Brazil
seen from Indonesia
seen from Philippines
seen from United States
@tempeorek
Kamu cantik meski tanpa bedak!!
Met 22+akar121+nolbesarkecil

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
Kamu cantik meski tanpa bedak!!
Met 22+akar121+nolbesarkecil
Bahwa menangis saat anak-anak sudah terlelap adalah cara dirimu bertahan
Cara dirimu untuk jujur
Bukan karena kau lemah
Fakta bahwa kau adalah manusia biasa sama seperti milliaran lainnya yang ada di bumi
Fitri terima kasig untuk selalu berusaha menjadi lebih baik setiap hari
Trigger trigger yang kau dapat setelah memiliki anak pasti membuatmu terkejut
Tak apa, ayo kita hadapi
Ayo kita sembuhkan
Ayo kita putuskan rantainya
Dear Fitri semoga Allah swt meridhai mu
Setiap fase kehidupan yang sedang kau jalani
Bersinarlah sayangku π«Άβ€οΈβ€οΈβ€οΈ
Fitri kepada dirinya sendiri
IPIN vs UPIN
Sebuah tulisan didekasikan khusus untuk sahabat yang udah rasa keluarga, teman muamalah belanja produk bareng terus (minjem duit), tempat bercerita tentang apapun, salah satu orang penting dan berpengaruh dihidupku dia adalah Dwiva Try Rakhmawati.
Bermula ketika kami berdua sekelas dan sama sama menjadi anak asrama ketika sekolah di Matauli dulu. Membuat kami sering bareng kesana kesini, makin intens ternyata ketika kenaikan kelas kami tetap bersama di IPA 5. Itu awalnya, Dwiva menjadi orang terdekatku ketika SMA, hampir di semua kegiatan 24 jam kita bareng-bareng, kecuali kalo dia lagi pacaran hahaha. Banyak sekali kenangan enak dan gak enak dilalui bersama. I still remember pernah waktu kami ada konflik kita gak ngomong tapi surat2 an, wkwkwkwk. Saling mengungkapkan perasaan. Aku yg cemburu pada dwiva yang punya kecantikan, kepopuleran, teman teman banyak. Dia yg cemburu dengan keanggunan, kesholehanku, teman2 ku yg baik. Wkwkwkwkw kocak bet ini anak SMA. Kayaknya ai masih simpen deh itu surat. Ah selalu menyenangkan mengingat masa masa SMA.
Setelahnya kita lanjut kuliah masing masing dengan kesibukannya, jarang komunikasi. Sekalinya komunikasi takut akward harus bahas apa. Hahaha. Ada moment yang benar2 membuat kami dekat kembali kala itu. Tahun 2014 mungkin, Sulis buat grup isinya kami bertiga. Intinya di grup itu kita bahas banyak, segala prasangka2, sulis jdi perantara dua wanita keras kepala inilah, yang merasa benar dengan kondisinya waktu itu. Setelahnya walaupun gak intense komunikasi tapi kita berdua udah saling clear. Sesekali menelfon bercerita panjang. Ditambah emang jodoh banget setiap tahun ada aja moment yang buat kita bisa ketemu. Entah aku yg lewat Medan, atau ipeh yg lagi ke Jakarta.
Ada aja yang membuat kami bisa ketemu walaupun sekali setahun, semakin mengikat bonding untuk saling mengerti masing masing. Sampe sampe aku pernah berfikir dwipe salah satu orang yang paling kenal aku, orang yg kupercaya untuk berbagi apapun, keknya dia juga deh gitu [?] Ya gak sih peh haha.
Diberbagai hal kami punya kesamaan, tapi lebih banyak perbedaannya. Sama sama keras tapi beda kondisi aja. Aku keras dengan diriku sendiri, dia keras pada
Dulu aku baper dan sensitif banget kalo nelpon dia terus dimatiin ato gak diangkat wkwkwkwwk. Maklum sibuk koas, eh makin kesini aku udah mengerti polanya. Doi emang sibuk, ntar juga ngabarin. Eh sekarang sesibuk apapun dia pasti telfonku diangkat walopun nunjukin ada pasien, atau apalah apalah. Udah di tahap ini loh tingkat komunikasi kita.
Aku pernah bilang ke dwipe, temen dekatku tuh gak banyak, karena memang aku gak gampang dekat dengan banyak manusia. Hanya beberapa tapi aku akan terus menjaganya, merawat hubungan, sedikit tapi meaningful gitulah.
Akhir 2018, menjadi salah satu orang yang intens untuk berbagi cerita perihal laki laki yang sedang mendekatiku kala itu. Cerita perjalanan menemukan jodoh sampai persiapan pernikahan.
Dwiva Terima Kasih sudah hadir sejak hari pertama kita masuk kelas. Terima kasih sudah selalu membantuku. Terima kasih untuk tidak melupakanku. Terima kasih sudah jadi sahabatku yang walaupun kita jarang berkomunikasi tapi yakin selalu ada dan hubungan ini selalu baik. Jangan ragu untuk bertanya atau bercerita apapun padaku yah.
Dwiva sehat-sehat yah bersama bang Ramzy
Semoga segala hajat kalian Allah ridhai
Dwiva, love yourself Jangan terlalu keras pada dirimu sendiri ya
Dari Fitri untuk Dwiva π«Ά
Ditulis tahun 2019 awal
Dear Fitri,
Tulisan ini untuk dibaca berulang ulang terus menerus biar hatinya lapang
Aku tau banyak hari hari yg tidak mudah, terlebih jika tak ada kekasih hatimu
Jatuh bangun sedih capek bahkan sering kali merasa tidak berharga
Kenapa sih suka merendahkan diri sendiri?
Come on, kata siapa kamu hidupnyaa gitu2 aja
Lihat Medina, dia tumbuh sehat bahagia ceria kuat aktif pemberani. Medina adalah bukti nyata perjuanganmu. Medina adalah ladang amal ibadahmu.
Medina menjadi tempatmu banyak belajar dan bertumbuh setiap hari untuk menjadi lebih baik.
Seringkali kau tak menyadarinya
Karena terlalu sibuk melihat hal2 besar diluar
Sibuk melihat pencapaian orang
Come one, lihatlah dirimu
Kau hebat, kau kuat, kau sangat berharga
Kau pun berjuang setiap harinya,
Memang perjuanganmu ini sunyi, sepi tak banyak hingar bingar pujian
Tapi bukankah ini hal yang kau ingingkan?
Membersamai anak2 dan suamimu, memastikan tangki cinta anakmu full, memastikan
Namanya perjuangan gak ada mudah
Fitri, kau sangat berharga
Setidaknya untuk Medina
Dia membutuhkanmu, menyayangimu, selalu ingin bersamamu, melihatmu, tertawa bersamamu
Ditulis tahun 2021

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
Sepatu
Beberapa waktu lalu aku sampaikan pada suami kalau aku ingin membeli sepatu baru khusus jalan. Karena punyaku saat ini sudah tipis dan menuju habis masa pakainya. Lalu respon beliau saat itu adalah membandingkan dan menceritakan kondisinya yang hanya memiliki satu sepatu untuk semua kegiatan. Ia sampaikan aku lebih baik punya satu tapi dipakai sampai rusak lalu ganti baru. Lalu ia tanya sepatu ku yg lain kenapa tidak pakai itu saja. Ya aku masih memiliki sepatu putih khusus lari dan sepatu pink untuk kegiatan formal.
Aku sampaikan semua sepatu itu beda-beda fungsinya. Aku tidak mau menggunakan sepatu yang tipis dan kumel untuk acara formal atau sebaliknya. Jujur aku kesal lalu kusampaikan "Yaudaj nanti adek beli sepatu pake duit sendiri aja"
Tak lupa beliau sampaikan untuk bersyukur.
Tunggu sebentar.......
Bagiku ini bukan tentang bersyukur atau tidak
Ini tentang, suamiku mengerti gak sih kondisiku? Apakah dia mendengarkan dan memahami kebutuhanku?
Karena jujur setelah menikah aku bukan istri yang banyak keinginan beli tas baju dll. Jadi ketika ada satu keinginanku lalu kusampaikan tapi responnya buat patah hati. Jujur sedih Kayak aku harus ke siapa dong? Lalu pikiran2 jahat mulai datang
Oh, karena sekarang aku tak berpenghasilan yah rasanya gak enak gini. Dan lagi aku bukan yang tipe gampang minta minta (kayak ada perasaan gak biasa dan asing)
Padahal secara nominal bukan angka yg besar untuk suamiku. Padahal dia bisa saja menghiburku dengan mengatakan
"Oke sayang nanti kita beli yah tunggu suami ada rezekinya"
Sederhana tapi suamiku tidak bisa
Sedih kali hatiku hahahahaha π₯²π₯²
6 Juni 2025
Malam pertama Mecca bisa tertidur tanpa nena atau menyusui. Perpisahan pertama dalam hidupnya dimulai sejak memasuki umur dua tahun. Belajar menerima perpisahan.
Belajar melepaskan. Belajar mengikhlaskan.
Malam ini dia belajar untuk mengalihkan keinginannya dengan berbagai kegiatan, hal yg tak pernah mecca lakukan.Β
Bayi dua tahun itu juga beradaptasi
Pasti berat untuknya, terlihat dari rengekan dan tangisannya tiada henti.
Menangis histeris menendang dan menghantam apapun yg ada di sekitarnya.
"AKU SAYANG NENA"Β
"AKU SUKA NENA"
Tak hanya bagi Mecca, aku sebagai Ibu juga belajar melepaskan. Belajar mengikhlaskan proses ini, agar kami berdua bisa menghadapinya bersama
Berpisah dengan hal yang paling nyaman baginya sejak lahir sampai menjelang dua tahun ini.
Aku sebagai orang dewasa yang harus mencontohkan padanya, bahwa aku kuat dan hebat seperti yang terus ku katakan padanya.
Mecca walaupun kita gak nena lagi, kita tetap bisa saling pandang saling sayang saling elus pipi elus lengan elus tahi lalat di bawah bibir Ibu. Kita bisa melakukannya setiap saat, setiap hari.
Anaku, Mecca
Maafkan Ibu untuk banyak khilaf dan salah selama dua tahun ini. Setiap hari ibu selalu berdoa untuk bisa terus lebih baik menyanyangi Mecca, mendidik dan menemani Mecca. Mengisi tangki cinta.
Anaku, teruslah tumbuh sehat kuat bahagia cerdas ceria seperti namamu Anindita yang artinya Perempuan baik yg berparas cantik berhati lembut dan berperilaku baik.
Menjadi pribadi yang taat pada Allah swt
Medina yang usianya belum genap dua tahun dengan kemampuan berbahasa yang cukup baik dan semakin hari semakin takjub menyaksikan perkembangannya.
Tentu bukan perkara mudah dan cepat, proses pengenalan sudah dimulai sejak dalam kandungan, membacakannya buku setiap hari.
Ingat banget momen bacain buku mulai dari gak direspon atau diliatin aja atau didengar aja bahkan kadang lagi gak mau baca wkwkwk. Gapapa nak Ibok konsisten terus walau mulut berbusa tiap hari π
Tapi memang bagaikan bom waktu, semua kata-kata dari buku dan percakapan sehari-hari kami direkam dan pada waktunya keluar dengan spontan, dan dalam jumlah yang banyak. Tiba-tiba dah bisa mengutarakan keinginan, dah bisa ceritain ulang isi buku, dah bisa diajak diskusi dua arah *menentukan baju apa yg akan dipakaiπ©* sekarang lagi di fase nanyain terus ini apa, itu apa.
Mengenalkan buku sebagai salah satu kegiatan yang menyenangkan menjadi penting bagi keluarga kami. Kenal dulu kemudian suka eh keterusan deh jadi kebiasaan yang baik. Salah satu upaya yang kami lakukan adalah dengan menyediakan buku-buku berkualitas dirumah, spare bugdet khusus untuk buku anak setiap bulan. Gak mesti yang mahal-mahal karena kalau anak sudah senang bungkus makanan, kotak obat, kertas bergambar, buku KIA bisa jadi media bacaannya.
Dari sering membacakan buku pada Medina, anaknya lebih kooperatif dalam hal apapun, melatih kemampuan berpikirnya, berempati, bahkan dah bisa diajak sambil belajar tipis-tipis. Sesimple gimana yah ngajarin Medina minta maaf, berbagi, minta tolong, belajar sikat gigi, semua lewat buku-bukunya, lebih ampuh π€²π€²π€²
Tak lupa perlu disediakan waktu khususnya, agar jadi rutinitas Medina tuh lebih kondusif diajak membaca ketika di kamar tidur, terhindar dari distraksi mainan.
Jadi diupayakan banget membaca ini jadi kegiatan yang seru dan menyenangkan buat anak.
#Medina #IbokMedinasharing
Buka puasa di rumah Ayah Ibu lalu duduk berdua di meja makan bersama Ayah
Woww rasanya masih aneh, diem2 aja kita berdua di lima menit pertama. Diam tanpa kata. Sibuk dengan pikiran masing masing.
Di lain hari kepikiran banget tentang bulan Ramadan ketika menjadi seorang Ibu dan memiliki bayi. Ibadah Ramadannya benar2 ngerasa gak maksimal. Kadang ngerasa kayak bukan lagi ramadan karena hidup berputar terus untuk urusan anak-anak. Ramadan terakhir yang khusuk beribadah tuh sebelum menikah deh. Bisa maksimal di semua lini.
Karena fasenya berbeda tentu saja perjuangannya berbeda yah. Gapapa namanya juga menuliskan isi pikiran
Ternyata jalannya terkadang sunyi, sesekali sepi
Ramai dan riuh ketika bersama anak-anak
Ah merekalah kini hidupku, pusat kehidupanku
Kini aku yang jadi sumber ketenangan suami dan anak-anak
Memang benar dunia dan seisinya akan baik-baik saja selama ada pelukan Ibu, doa Ibu
Benar-benar memikirkan wajah Ibu dan merindukan pelukannya. Ibuuuu fitri rindu banget.
Depok, 8 Februari 2025

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
Apresiasi untuk Ibook Medina dan Mecca, Desember 2024 kemaren namanya masuk Leaderboard
Side hustle jadi Book Consultant, cakep π€£
2020 bingung banget harus mulai dari mana memulainya, gak ada relasi atau apapun. Targetnya adalah ketemu orang yang tepat untuk masuk ke komunitasnya. Thank you Ami, sudah membawaku sejauh ini. Walaupun usaha yang dilakukan belum optimal, tapi kalau melihat ini sungguh sebuah progres untuk diri sendiri.
Ini bisalah disebut passion.
Karena suka dan ada kebutuhan untuk memenuhi buku bacaan anak, sekaligus aja kita sebarluaskan ya kan.
Kalau pesan Bundi macamni
"Semoga menjadi jariyah buku yg kita jual bisa bermanfaat mencerdaskan keluarga di luar sana.. barakallah π₯Ή
Yang belum masuk leaderboard semangat yuk bulan ini niatkan kencang untuk bisa nabung jariyah, bermanfaat dulu buat orang lain.. bonusnya dapet cuan.. aamiin"
Kerem banget loh, Ibook Fitri always.
Love you full π«Άπ«Άπ«Ά
Depok, 14 Januari 2025
Jauh dari kelurga ternyata jadi previllage tersendiri buatku.
Urusan rumah tangga, pengasuhan, karier, apapun yang kami lakukan jauh dari intervensi siapapun. Ya Allah ternyata ini tuh nikmat luar biasa. Gak perlu pusing mikirin pendapat orang lain, gak perlu menata hati untuk hal yamg dirasa tidak ada urgensi. Mungkin ini juga yang membuatku agak berat ketika diajak suami akan hijrah ke Sumut kala itu.
Lalu terpancing dengan narasi buku yang sedang ku edit.
Yang menuliskan semua kesuksesan karier generasi cucu keluarga X dalam artian kesuksesan yang dimaksud di sini adalah berapa yang ASN, yang dokter, yang swasta, dll.
Tidak ada ruang untuk IRT, maaf.
Sungguh menohok karena aku sedang menjalani fase ini.
Kayak, peran ini dianggap sebelah mata. Persisnya tidak diakui sebagai profesi.
"Yah lo kalau mau diajak ngobrol seru setidaknya punya jabatan atau apalah sesuatu yang bisa dibanggakan"
Tapi ternyata ini bisa jadi filter juga melihat mana orang yang tulus buat ngajak ngobrol mana yang emang ada maunya.
Ah, hampir seminggu hal ini menggangu pikiranku.
Aku yang sudah tenang damai dan nyaman dengan pilihan hidupku saat ini, dibuat bereaksi. Yah gak harus semua orang jadi ASN kan? Jujur aku tidak akan mengambil resiko pekerjaan hanya untuk mendapat pengakuan dari keluarga atau masyarakat. Nope. Hidupku terlalu berharga hanya untuk menyenangkan sekelompok manusia.
Diri sendiri yang akan menjalani. Diri sendiri yang persis tahu segala kebutuhan dan prioritas. Diri sendiri yang paling jujur. Diri sendiri juga yang akan menuntun jawabannya.
Berharap orang punya mindset bertumbuh dan pemikiran yang luas itu sulit ternyata. Yah bisa dimulai dari sendiri saja mengedukasi keluarga terdekat, bahwa banyak sekali profesi mulia di dunia ini. Jabatan pangkat golongan tidak menentukan tingkat kesuksesan seseorang di dunia ini.
Seharusnya sederhana saja. Nanti disambung lagi. Ngantuk rupanya hahaha
Depok, 14 Januari 2025
Tulisan untuk Mecca Abdillah
Adek, ternyata begini rasanya jadi Ibu anak dua, dan Mecca adalah anak kedua itu.
Adek, semoga cinta dan kasih sayang tulus dari Ibu bisa mecca rasakan yah, Ibu akan selalu melakukannya dengan sepenuh hati mendoakan kehidupan Mecca.
Adek, di sisa waktu 6 bulan sebelum menyapih ini mari kita optimalkan untuk berbicara lewat tatapan mata ketika menyusui. Momen krusial dan penting mengisi tangki2 cinta dan kepercayaan dari Mecca. Akan ibu usahakan
Adek, gimana rasanya jadi anak Ibu? Jadi anak kedua? Jadi adek yang kakanya bernama Medina?
Adek, Ibu minta maaf untuk banyak kurang di berbagai lini membersamaimu, berat mengakuinya tapi begitu adanya. Menyadarinya untuk menjadi perbaikan Ibu.
Adek mecca, tumbuh sehat jasmani rohani jiwa raga, sempurna tumbuh kembangmu, anak sholehah penyejuk hati Ibu Ayah.
Mecca terima kasih sudah hadir, terima kasih sudah pengertian, terima kasih sudah jadi anak baik budi, terima kasih sudah sabar dan tenang.
Ibu belajar untuk meresponmu lebih cepat, tangisanmu, kebutuhanmu, keinginanmu.
Dulu sebelum lahir Ibu khawatir, bagaimana cara berbagi perhatian cinta kasih. Sekarang ibu khawatir apakah mecca sudah cukup mendapatkan cinta kasih itu dari Ibu?
Akan terus ibu upayakan segenap tenaga, tulisan ini sebagai pengingat bahwasanya dirimu dicintai, kehadiranmu berharga π«Ά
Seringkali ketika anak anak sedang dalam situasi tidak stabil entah karena tantrum, sedih, marah, rebutan ini itu hal yang biasa saja sebenarnya kalau dilihat dari kaca mata sedang normal mereka hanya bersamaku, Ibunya. Aku yang menanganinya, karena Ayahnya seringkali sedang tidak dirumah karena urusan kerjaan.
Semuanya baik-baik saja sampai ketika Ibunya kelelahan, baik secara emosional maupun mental. Takut banget gak bisa menguasai diri sendiri. Takut banget kalau sampai marah. Takut banget kalau nada jadi meninggi. Takut banget kalau menyakiti hati mereka yang berarti menyakiti hatiku juga. Takut melihat diri sendiri saat itu. Siapa sangka perjalanan ini terasa melelahkan tapi semoga Allah ridhai.
Ada hari-hari sepi yang sudah terlewati, tangisan malam hari ketika anak-anak sudah tertidur. Lalu esok harinya kita lanjutkan lagi kehidupan ini.
Terima kasih untuk terus berjuang di berbagai peranmu, selalu mengusahakan yang terbaik dearest Fitri π«Ά
Tolong jaga dirimu, sayangi dan sering dengarkan kata hatimu. Aku yang akan selalu bangga dan menyayangimu sampai kapanpun. Selamat Hari Ibu, untuk mu. Mari kita lanjutkan perjalanan ini sayangku.
Fitri kepada dirinya sendiri~
Saat hamil Medina dan sedang covid kala itu, setiap hari Uwa (kaka Ibu) selalu meneleponku. Bertanya kabar, bercerita hal-hal biasa saja layaknya seorang Ibu pada anaknya.
"Fitri dimana nang?"
"Udah makan?"
Pun kalau aku ingin tau apa yang dulu Ibuku lakukan, aku tanyakan pada Beliau. Aku teringat di perbincangan kami beberapa kali uwak menyebutkan "kalau uwak meninggal .............................." yang langsung kutepis
"Wak jangan ngomong yang aneh-aneh, wak perkataan adalah doa"
Aku ingat betul beberapa kali pernah mengatakan ini pada beliau.
Setelah kusadari ternyata ini sebenarnya isyarat dan sinyal bahwa kematiannya sudah dekat. Aku lupa persis waktunya tapi mungkin beberapa minggu sebelum beliau meninggal.
Setelahnya aku belajar bahwa ketika ada yang cukup intens menceritakan kematian, bisa jadi itu adalah sebuah pertanda.
Wak, gapapa yah fitri cuman pengen nulis aja. Udah lama gak menulis
Wak, gapapa yah kalau kadang-kadang rindu β¨οΈ
#tulisandinihari

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
Idul Fitri di Bulan April
Satu Syawal 1445H, hari Rabu pagi Medina agak demam, lemas, tak bersemangat, maunya tiduran aja di kasur. Ibu dan Bapak Mertua sudah berangkat terlebih dahulu ke RS Malahayati Medan, menemani suamiku Masher yang sedang ranap hari ketiga karena DBD. Kami bertiga saja di rumah kontrakan, bersiap akan menyusul tapi sebelumnya hendak ke gramedia dulu. Menepati janji membeli buku stiker untuk Medina.
Aku ingat jelas hari itu, Medina diam saja tak bersuara tak merengek, tapi masih mau makan spageti sedikit ah mungkin karena efek demam dan kurang main pikirku. Masher memesan taksi online, kami menuju Gramedia. Awalnya Medina tampak senang tak lama dia kembali diam sampai akhirnya tertidur sejenak.
Diluar prediksi sampai Gramedia biasanya Medina semangat liat ini itu, antusias mau ini itu, nanya ini itu. Hari itu tidak, dia benar benar pasrah tiada gairah. Kauajak menyebrang karena jam makan siang sudah tiba. Makan sesuap lalu tertidur lemas di sofa merah. Tak lama mertua datang menjemput kami.
Jumatnya Masher sudah boleh pulang, Alhamdulillah thrombosit sudan naik. Segera kami cari dokter anak untuk memeriksa Medina karena muncul ruam merah di kaki dan tangan. Betapa terkejutnya kami ketika sang dokter berkata
"Bu, ini anaknya kayak habis kena DBD deh"
Cesss nyes banget terkejut. Soalnya bukan alergi bukan campak atau flu singapur.
Berlanjutlah menceritakan kronologi yang terjadi.
Aku yang pernah kena DBD langsung membayangkan kondisi Medina hari raya pertama kemaren yang bisa saja jadi puncak virusnya, anaknya diam aja karena udah lemas banget. Kebayang banget ya Allah.
Di hari yang sama juga adek Mecca muntah muntah.
Nikmat lebaran tahun ini keluarga kami diberikan ujian dari Allah. Agar kami ingat untuk selalu memohon pertolongan Allah agar kami ingat untuk selalu bersyukur agar kami ikhlas menjalani yang sudah Allah takdirkan
Hidup di dunia mengharapkan Ridha Allah
Ridha Allah melalui orang tua.
Teguran untuk kami agar supaya terus berbakti dan memuliakan orang tua kami. Orang tua yang sudah membesarkan menyayangi memberikan kehidupan untuk bekal kami menjalani hidup
Terus berdoa agar Allah lembutkan hati kami, ampuni dosa kami.
Tidak ada foto lebaran π
Hanya ada foto Medina tanggal 10 April 2024
Esoknya tanggal 11 April βοΈ
Desember 2023
Mendedikasikan tulisan dan merekap perjalanan setahun dengan sedikit curhat sambat yang bisa aja alurnya maju atau mundur bahkan random. Topiknya tak jauh dari hari hari menjadi Istri, Ibu, Anak, Kakak, pelaku usaha, tetangga, kerabat ,saudara seiman kok banyak yah kalau dirinci begini
Pertanyaan yang selalu terngiang setelah punya anak dua. Kenapa kok aku gampang kepancing emosi yah? Beberapa kali terpancing untuk marah, lalu menyesal, kepikiran sampe malam dan menangis sambil liatin anaknya. Hiks. Berusaha untuk selalu sabar dan gak marah ketika bersama anak bukan main sih menahannya. Anak tantrum rasanya pengen ikutan tantrum juga. Pernah sampe kepikiran buat boleh libur gak ya sehari aja? Orang kerja kantoran tuh sabtu minggu, lah ini jadi Ibu ndak ada liburnya gaes
Lalu sepekan ini kami bergiliran sakit, anak-anak sih yang kalau sakit tuh makan gak makan, minum susah, tidur tak nyenyak, lemas mau obob aja tau kan imbasnya ke mana. Betul BB anak yang terjun payung π sebagai pejuang ngerasain banget cukup sulit untuk ganti angka itu timbangan. Adek mecca juga bulan ini mulai belajar makan, deg deg an karena masih terus diupayakan waktu tempat menu aktivitas dengan jadwal makannya. Lalu refleksi lagi apa kurang afirmasi ke adek yah? Kayaknya sih iya. Okay setelah ini harus banyak cerita ngobrol sama adek untuk semua kegiatan yang akan dijalaninya β£οΈ
Lalu teringat kejadian masa lalu ketika usia belasan tahun kala itu, tetangga ribut marah maki lempar barang ( anak ke orang tua) pokoknyaa anaknya berbuat tidak benar, bikin malu bandel kali lah sampe pusing mamaknya mengurusnya. Aku yg kenal dan tau perilaku anaknya juga pusing kepala, lalu muncul dipikiran "Gak usah ke rumah mamaknya kali dia yah, gak usah ngomong lagi gak usah ada hubungan gitu daripada daripada"
Tapi setelah kejadian itu, mamaknya malah bela anaknya.
Dulu aku gak sependapat gak setuju
Setelah kujalani sebagai ibu baru tau dan ngerti perasaannyaa. Kayak tadi aku marah ke Medina karena dia gak mau poninya di potong [kenapa pulak harus marah ya kan apaan sih] terus nada suara tinggi, sejujurnya aku pun takut kali kalau lagi marah lalu ku katakan padanya
"Medina Ibok gak suka marah kayak gini, hati ibu sedih kalau marah sama anaknya. Medina jangan buat ibu marah yah. Nanti ibu peluk setelah selesai mandi"
Dah kami berpelukan minta maaf dan selesai. Tidak ada dendam drama. Manalah bisa seorang ibu membenci atau tidak menyukai anaknya dalam waktu lama. Bukan fitrah seorang ibu itu.
Bahas anak muluk hidup gewe yah wkwkwkw yah memang di fase itu yah bun. Satu nempel di ketek kanan, satu nyusu di ketek kiri. Alhamdulillah nikmat banget ya Allah
Tahun ini juga menyaksikan secara online perang zion15t melawan rakyat Palestina. Ada di masa aku gak sanggup melihat pemberitaannya, melihat bayi dan anak2 tak berdosa tak berdaya harus ikut menjadi korban. Lalu sampai sekarang masih berlanjut. Kutanyakan pada suami kapan perang ini akan berakhir? Atau bagaimana caranya bisa diselesaikan atau dihentikan. Rasanya kuasa dan pertolongan Allah swt yang paling dibutuhkan. Karena gak tau lagi harus bagaimana.
Randomly akhir tahun ini usaha Dapoer Ibook Medina akan ekspansi menjangkau lebih banyak customer, goalsnya "Menuju dendeng mylope mendunia β¨"
Sedang dalam proses sertifikasi Halal yang ternyata pengajuan dan proses waktunya tidak sebentar. Semoga berjalan lancar berkah aman jaya sentosa, Amiin
Demikian cerita perjalanan 2023 kurang lebih banyak sambat dan curhatnya offkors
In frame aku dan kehidupanku β¨