Terlalu Banyak Tahu: Pikiran yang Penuh Informasi.
"Banyak Tahu itu Capek", dari pengalaman beberapa tahun kemarin ketika mencoba belajar ini itu lewat beberapa akun podcast, bukannya malah menambah ilmu baru tapi pikiran malah terasa penuh, ada yang sama? , waktu itu dengan bahasan yang mirip-mirip dan juga topik yang berbeda, dengan sumber referensi yang berbeda.
Terlalu banyak konsep untuk jadi seperti a, melakukan b, melakukan c menurutku sah saja ketika seseorang itu sudah punya batasan-batasan yang jelas, untuk punya batasan yang kuat ini juga pekerjaan yang tidak gampang.
Ada satu momen ketika waktu itu belajar 1 hal saja fokus dengan satu guru selama berbulan-bulan dan ternyata itu yang malah efeknya jangka panjang, apa yang disampaikan secara makna juga masih ada di fikiran sampai sekarang, juga mudah mempraktekkan karena terstruktur.
Berbeda dengan berusaha mempelajari beberapa tema, dalam satu waktu, berbeda pula yang menyampaikan, iya mungkin waktu itu paham, tetapi apakah bermakna secara mendalam? apakah kita mudah mempraktekkan? apakah itu sepenuhnya cocok?
Kalau ada keinginan untuk improve diri atau ingin tahu ilmu/skill baru, coba brainstorming, ikuti kata hati , pilih mana yang ingin dipelajari dulu, pilih satu mentor/guru/atau satu metode belajar yang menurutmu menarik.
Sekarang tidak banyak merespon informasi-informasi dari beragam topik ketika ada notifikasi di media sosial, karena otak mudah terdistraksi, melihat dari hati apa yang saat itu dibutuhkan.
Belajar itu pelan-pelan, satu-satu, terstruktur, pilih satu guru/mentor/tokoh/metode yang dipakai untuk acuan proses belajar yang bermakna dan mendalam.



















