Cerita awalnya akan dimulai dari tugu ini, tugu yang tertulis dengan jelasĀ āPoso Kota Cerdasā. saya tidak dapat membanta tulisan ini karena pada dasarnya Poso memanag kota yang cerdas, saya tidak melihat terlalu jauh mengenai konteks kecerdaran warganya. Akan tetapi saya melihat keindahan dan kebersiahan kota yang dijaga oleh semua elemen warganya, menjadikan saya berpikir jelas benar bahwa Poso Kota Cerdas. Cerdas dalam melestarikan dan menjaganya hingga kota tersebut menjadi salah satu kota objek wisata di SULTENG perjalanan yang kami tempuh dari Palu ke Poso sekitar 213 Km.
Malam itu saya sedang berjalan kaki mengelilingi kota Poso bersama teman saya, menjajaki hampir semua kedai kopi disana, melihat aliran sungai yang hijau, melihat pantai yang bersih, bertegur sapa dengan semua warga yang sopan dan ramah kepada semua orang. Tempat yang sangat asyik hingga kami lupa bahwa malam telah larut.Ā
Besok harinya kami pun bergerak menuju salah satu tempat destinasi wisata di kota Poso tepatnya di Tentena. jarak menuju Tentana berkisar 54 Km dari kota Poso membutuhkan waktu 1 jam perjalanan untuk sampai pusat kota tentena kecamatan Pamona Pasulemba terletak dekat dengan danau Poso, akan tetapi saya tidak akan telalu jauh membicarakan itu.Ā
Ditengah perjalanan kami, kami melihat sesuatu yang sangat menarik terlukis dengan indah ditebing gunung. kamipun berhenti hanya untuk melihat dan mengambil satu dua gambar disitu. Anda dapat melihat dengan jelas apa gambar apa dibelakang tempat kami berfoto !!!. Iya benar itu gambar bendera kebangsaan beberapa negara, akan tetapi Anda harus tahu siapa yang menggambar semua bendera itu!! dia bekas seorang pelaut nama terpampang jelas dipapan kecil di antara bendera itu.
Kemudian kami menlanjutkan perjalanan menuju Tentena, tujuan kami ialah air terjun Salopa, jaraknya sekitar 13 Km dari pusat kota Tentena. tempat yang masih sangat asri di rawat oleh semua warga dan dikelola oleh pemerintah, perjalanan yang sangat melelahkan itu terbayar luanas dengan keindahan air terjun itu.Ā
air terjun itu juga terdapt bebarapa taman bunga yang kita dapat berfoto dan bersantai dengan teman, keluarga, dan sanak sodara yang lainya. kami tidak terlalu lama ditempat itu karena kami harus melanjutkan perjalanan kami ke lokasi destinasi yang lainnya.
Sekilas munkin Anda melihat itu semacam pantai, tapi Anda harus tahu kalau lokasi saya berjalan itu bukan pantai tapi danau. itu dia Danau Poso namanya danau ini termaksud danau terbesar ke3 di Indonesia setelah Danau Toba dan Danau Towuti. luas Danau Poso 323,2 km2, dengan kedalaman 450m, dengan jenis danau Tektonik.
Ditempat itu juga kami menginap semalam, agak sedikit susah untuk mendapatlkan tempat penginapan dilokasi itu pada saat hari libur datang, kurang lebih 5 tempat pengipaan yang kami hampiri dan semua kamar telah terisi, dari wisatawan asing hingga lokal. Karena mungkin tempatnya yang enak dan asyik dan keren!!! sampai kami hampir lupa bahwa besoknya harus masuk kantor dan bekerja kembali seperti biasanya.
Akan tetapi perjalanan kami bukan hanya sampai dilokasi ini dan menunggu pagi untuk kembali ke Palu, kamipun menjajaki beberapa tempat kopi yang ada dikota Tentena, hingga kamipun nyaman dengan kota itu dan serasa hari senin jangan dulu datang!!!!!
Sekian sedikit cerita dari saya, dan pengalaman yang sangat menarik dari perjalanan ke Kota Poso.