❤️❤️❤️
seen from United States
seen from Spain

seen from United States

seen from Norway
seen from United Kingdom

seen from Germany

seen from Lithuania
seen from Türkiye
seen from China
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Spain
seen from United Kingdom
seen from Türkiye
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Germany
❤️❤️❤️

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Introvert habbit ya gini
(INDAHNYA BERBAGI) CALL 0896-0333-9231, Yayasan Mutiara Harapan Peduli Yatim Piatu
Sekretariat Bekasi Timur Regency Blok H1/ 08, RT 001/ RW 0016, Kel. Cimuning, Kec. Mustika Jaya, Kota Bekasi
(Sebelah Klinik Al Muslimun)
Follow us: Mutiara Harapan https://www.facebook.com/mutiara.harapan.2016
@harapan_mutiara https://instagram.com/harapan_mutiara?igshid=m6fx785as8pe
Mutiara Harapan Official https://www.youtube.com/channel/UCSjk0PtLrbT5K5U97rC943g
Maps: https://goo.gl/maps/sLU8358FMVdVYyDdA
Rekening Bantuan Yayasan Mutiara Harapan ?? BSI : 7207148835 BCA : 5210972988 BRI : 042401000713302 Mandiri : 1560003175199 CIMB SYARI'AH: 860006933700 a/n : Yayasan Mutiara Harapan
yayasanmutiaraharapan.id https://yayasanmutiaraharapan.id/campaign/-momentum-rutin-berbagi-kebaikan-dan-kebahagiaan-tuk-mereka yayasanyatimpiatu, yayasanyatimpiatuamanah, yayasanyatimpiatudandhuafa, yayasanyatimpiatuindonesia, yayasanyatimpiatutangerang, yayasanyatimpiatuzakat
yayasanyatimpiatu #yayasanyatimpiatuamanah #yayasanyatimpiatudandhuafa #yayasanyatimpiatuindonesia #yayasanyatimpiatubekasi
yayasanyatimpiatuzakat #berbagikebaikan #berbagiituindah #berbagisesama #semangatberbagi #indahnyaberbagi #pedulisesama
MALAM ITU, DAN MALAM INI (TENTANG AYAH)
Oleh: Arfat Ardi Setiawan
Dahulu, suatu malam saat aku masih kecil, tangan mungilku memeluk erat ayahku dari belakang, Kami mengitari kota dengan motor Supranya, lampu jalan yang redup, jalanan yang masih basah setelah diguyur gerimis, kendaraan yang lalu lalang, sebuah rekaman sudut kota kecilku yang masih melekat di dalam benak.
Potongan kenangan itu hadir kembali dalam bentuk siluet yang lewat satu persatu. Malam itu aku sering memerhatikan dengan penuh takjub lelaki-lelaki lusuh di pinggiran jalan; pejaja koran yang mendekap semua lembaran itu ke dadanya, pemilik toko kelontong yang menatap stoples jajan yang masih penuh, tukang parkir yang bising dengan peluitnya, pedagang sate yang membolak balik arang padahal tidak ada pembeli, pengumpul rongsok yang sampai membungkuk menarik gerobak reyotnya.
Malam itu sesekali aku bertanya, apa yang mereka lakukan? Mengapa harus sampai selarut ini? Apa mereka tidak lelah? Apa mereka tidak ngantuk?.
Seiring bergulirnya waktu sekarang aku sepenuhnya mengerti. Ternyata di balik peluh pejaja koran itu ada beras yang habis, di balik tatapan kosong pemilik toko kelontong itu ada tagihan sekolah anak-anak yang belum terbayarkan, di balik nyaringnya peluit tukang parkir itu ada istri yang sebentar lagi melahirkan, di balik goretan arang pedagang sate itu ada sewa kontrakan yang harus segera disetorkan, dibalik tumpukan rongsok itu ada harapan untuk kehidupan lebih baik bagi anak dan istrinya. Semua kemungkinan itu aku gambar sendiri dalam benak setelah statusku berubah menjadi seorang ayah.
Malam itu aku mengira mereka yang tengah termenung di pinggir jalan, atau sekedar mengasingkan diri di bangku taman, menatap langit sambil sesekali mengusap muka, aku kira mereka tengah menikmati malam, terpesona dengan kerlip bintang dan rembulan. Namun ternyata mereka tengah berdebat dengan pikiran, berdiskusi dengan jiwa yang begitu lelah, tentang satu perkara, yang menjadi alasan semua perjuanganya, ‘bagaimana cara mencukupi kebutuhan anak dan istri serta membahagiakan mereka’, sebuah alasan yang sederhana, namun telah membatu dari masa ke masa.
Memang ayah tidak seperti ibu yang menunggumu di hari-hari pertamamu sekolah, mengintip dari sudut jendela memastikanmu tak menangis di dalam, namun ia yang berkelahi dengan dunia agar sekolahmu tak terputus di tengah jalan. Memang ayah tidak seperti ibu yang meninabobokanmu di waktu malam, namun ia yang selalu menanyakanmu dari jauh dan mendekap kerinduan itu dalam-dalam. Memang ayah tidak seperti ibu yang mengajarkanmu tentang lemah lembut dan kasih sayang, namun ia yang memberimu contoh tentang kerja keras dan tanggung jawab.
Pernah tidak kau meminta sesuatu kepada ayahmu, mungkin sepeda baru seperti milik kawanmu, atau tas baru dengan gambar karakter favoritmu, atau mungkin hanya sekedar mainan baru yang sedang ngetren zaman itu, lalu ayahmu hanya berkata “In sya Allah Nak, doa dulu ya biar dikasih sama Allah”, pernahkah? Ketahuilah saat itu jawaban yang tak kau tau adalah ia tengah tak memiliki uang yang cukup untuk permintaanmu, atau sedang ada kebutuhan yang sangat mendesak untuk didahulukan. Karena ayahmu, selama ia mampu untuk mengukir senyum di bibir mungilmu, atau mampu untuk menghilangkan sedih dari hati polosmu, ia akan pergi membelikanmu mainan yang kau minta walau harus dengan berjalan tanpa alas kaki. Bagaimana dengan keinginannya sendiri? Hah, telah lama ia telan semua itu bulat-bulat. Mengubur lalu melupakannya.
Tahukah kau, saat ayahmu mampu mengabulkan permintaanmu, atau saat menenteng sebuah kejutan kecil untukmu, selama perjalanan pulang, yang ada dalam hati dan pikirannya hanya lukisan senyum dan kebahagiaanmu, percayalah. Letih, peluh, luka, semua terabaikan hanya dengan bayangan senyum dari keceriaanmu.
Kalau ibu diibaratkan seperti rumah yang memberikan kehangatan dan kenyamanan, maka ayah merupakan pondasinya yang menopang semua beban rumah itu. kalau ibu diibaratkan sinar lentera yang menerangi, maka ayah adalah batang lilin yang rela meleleh untuk menjaga lentera itu tetap bercahaya. Kalau ibu diibaratkan bahtera yang melindungi kita dari terjangan ombak, maka ayah adalah angin yang senantiasa berhembus agar bahtera itu dapat berlayar.
Sayangnya, semua berbicara tentang kasih sayang ibu, namun sedikit yang merenungi perjuangan seorang ayah. Angin yang tak tampak namun selalu ada, gula yang larut namun selalu terasa, itulah ayah. Kadang ia tak pandai mengungkapkan kasih sayangnya melalui untaian kata atau bahasa kelembutan, namun dirimu sepanjang hidupnya akan menjadi alasan baginya untuk tetap kuat dan bertahan.
Dalam sebuah hadits disebutkan:
جَاءَ رَجُلٌ إلى رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وَسَلَّمَ، فَقالَ: مَن أَحَقُّ النَّاسِ بحُسْنِ صَحَابَتِي؟ قالَ: أُمُّكَ قالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قالَ: ثُمَّ أُمُّكَ قالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قالَ: ثُمَّ أُمُّكَ قالَ: ثُمَّ مَنْ؟ قالَ: ثُمَّ أَبُوكَ.
"Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam dan berkata, 'Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?' Nabi shalallaahu 'alaihi wasallam menjawab, 'Ibumu!' Dan orang tersebut kembali bertanya, 'Kemudian siapa lagi?' Nabi shalallaahu 'alaihi wasallam menjawab, 'Ibumu!' Orang tersebut bertanya kembali, 'Kemudian siapa lagi?' Beliau menjawab, 'Ibumu.' Orang tersebut bertanya kembali, 'Kemudian siapa lagi,' Nabi shalallahu 'alaihi wasallam menjawab, 'Kemudian ayahmu.'" (HR. Imam Bukhari No. 5971, dan Imam Muslim No. 2548).
Dalam hadits di atas walaupun seorang ibu di sebutkan tiga kali, namun ada ayah di situ, ia disebutkan terakhir bukan berarti tak ada atau terabaikan. Maka kewajiban untuk berbakti dan menyayangi berlaku juga untuknya.
وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوٓا۟ إِلَّآ إِيَّاهُ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَٰنًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ ٱلْكِبَرَ أَحَدُهُمَآ أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَآ أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا، وَٱخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ ٱلذُّلِّ مِنَ ٱلرَّحْمَةِ وَقُل رَّبِّ ٱرْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِى صَغِيرًا
“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia, Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: ‘Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil’”. (Qs. Al-Isra: 23-24).
Malam ini, melalui tulisan sederhana ini, sebuah pesan singkat untuk semua anak “Ayahmu, masih menyayangimu seperti dulu, dengan kasih sayang yang tak pernah luntur, dan masih menjadi salah satu pintu surga bagimu”, dan teruntuk semua ayah “Kalian hebat, perjuanganmu semoga menjadi ladang pahala bagimu, jazakumullah khoiron, semoga Allah ﷻ membalas kalian dengan seindah-indah balasan di dunia dan akhirat”.
Makkah, 15 November 2023
SEDEKAH ADALAH BUKTI KEIMANAN Salah satu cara kita mengetahui kadar keimanan kita adalah dengan melihat apakah kita suka bersedekah atau tidak. Bersedekah tidak harus banyak dan tidak harus dengan uang, sehingga tidak kaya atau tidak punya uang bukanlah menjadi alasan kita untuk tidak bersedekah. Bersedekah dengan uang Rp 10.000, Rp 25.000, atau Rp 50.000 itu sudah cukup. Sedekah adalah bukti keimanan. Bukti keimanan kita terhadap hari akhir, bahwasanya kelak di hari kiamat kita akan mendapat balasan pahala dari Allah, meskipun di dunia kita tidak mendapatkan apa-apa. Kita lelah bekerja mencari uang dan harta, lalu uang tersebut kita berikan tanpa kompensasi dan kita hanya berharap balasan di hari kiamat kelak. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut bahwa sedekah itu adalah bukti keimanan. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda, وَالصَّلَاةُ نُورٌ، وَالصَّدَقَةُ بُرْهَانٌ وَالصَّبْرُ ضِيَاءٌ، وَالْقُرْآنُ حُجَّةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ “Shalat adalah cahaya, sedekah merupakan bukti, sabar itu sinar panas, sementara Al-Qur’an bisa menjadi pembelamu atau sebaliknya, menjadi penuntutmu” (HR. Muslim). Yuk ambil kesempatan beramal shaleh. dengan menginfakannya sebagai harta nya. untuk ikut berkontribusi ke gerakan infaq beras Banten. untuk link nya ada di bio ya. Semoga Allah mempermudah niat baik kita Aamiin Sumber: https://muslim.or.id/60461-sedekah-adalah-bukti-keimanan.html #dakwah #infaqberas #ngontenbarengmcc #donasionline #semangatberbagi #sunnah #janganbosanjadiorangbaik #sedekahrombongan #yukberbagi #zakatpenghasilan #alquran #zakatfitrah #peduliyatim #pedulidhuafa #infaqsodaqoh #yatimdhuafa #shadaqah #mcc_pixellab #sedekahharian #amaljariyah #muslimcreatorclass #pondoktahfidz #milenial #quran #berkah #semuabisasedekah #sabar #jumatberkah #infaqtelur #kreatifberasamamcc https://www.instagram.com/p/CTvb8Fpvd_X/?utm_medium=tumblr

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
KEUTAMAAN SEDEKAH SECARA RAHASIA 1. ALLAH pasti membalasnya 2. Allah pasti menggantinya 3. Mendapatkan naungan Allah pada hari kiamat 4. Memadamkan kemurkaan Allah 5. Menyelamatkan dari siksa Neraka 6. Kunci meraih kelewatan amal 7. Lebih semangat bagi hati 8. Jalan untuk meraih keikhlasan sumber : muslim.or.id yuk semangat Bersedekah dan beramal shaleh. link nya ada di bio ya. kita support di gerakan-infaq-beras-banten. Semoga Allah memudahkan niat baik kita semua Aamiiin. #dakwah #infaqberas #ngontenbarengmcc #donasionline #semangatberbagi #sunnah #janganbosanjadiorangbaik #sedekahrombongan #yukberbagi #zakatpenghasilan #alquran #zakatfitrah #peduliyatim #pedulidhuafa #infaqsodaqoh #yatimdhuafa #shadaqah #mcc_pixellab #sedekahharian #amaljariyah #muslimcreatorclass #pondoktahfidz #milenial #quran #berkah #semuabisasedekah #sabar #jumatberkah #infaqtelur #kreatifberasamamcc https://www.instagram.com/p/CTqYY61PuLX/?utm_medium=tumblr
Bersedekah tak perlu menunggu kaya salah satu sumber kebahagian, ketenangan, juga ketentraman hati dan diri adalah selalu berbagi kebahagiaan dan rezeki sesama. Berbagi Kebahagiaan dan rezeki tidak selalu dan selamanya harus besar, karena kakak bisa memulai dari hal yang kecil, tetapi besar manfaatnya bagi mereka yang membutuhkan. Sedekah tidak perlu menunggu jadi kaya, berpangkat, ataupun punya segala yang ia inginkan, terkadang kebanyakan orang ketika ia sudah di limpakah harta yang berlebih ia semakin lupa dengan hak yang harus di keluarkan. Oleh karena itu, selagi Allah memberikan serta melapangkan rizki maka bersegeralah untuk berbagi walaupun hanya dari hal yang kecil, sebagaimana Allah berfirman: “Maka barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan) nya.” (QS. Az-Zalzalah : 7). Dan Allah juga akan melipat gandakan apa yang kakak keluarkan sebagaimana Allah Ta’ala berfirman : “Perumpamaan (nafkah yang di keluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatkan gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki.Dan Allah Maha Luas (karuniaNya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah : 261). #dakwah #infaqberas #ngontenbarengmcc #donasionline #semangatberbagi #sunnah #janganbosanjadiorangbaik #sedekahrombongan #yukberbagi #zakatpenghasilan #alquran #zakatfitrah #peduliyatim #pedulidhuafa #infaqsodaqoh #yatimdhuafa #shadaqah #mcc_pixellab #sedekahharian #amaljariyah #muslimcreatorclass #pondoktahfidz #milenial #quran #berkah #semuabisasedekah #sabar #jumatberkah #infaqtelur #pedulianakyatim https://www.instagram.com/p/CTkFWJNl_fU/?utm_medium=tumblr
QS. AL-LAIL AYAT 7 Maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kemudahan dan kebahagiaan; menuju surga. Kami juga akan memudahkan jalannya untuk senantiasa beramal saleh dan taat kepada Kami. Dalam ayat ini, Allah menerangkan adanya tiga tingkah laku manusia. Pertama, suka memberi, yaitu menolong antara sesama manusia. Ia tidak hanya mengeluarkan zakat kekayaannya, yang merupakan kewajiban, tetapi juga berinfak, bersedekah, dan sebagainya yang bukan wajib. Kedua, bertakwa, yaitu takut mengabaikan perintah-Nya atau melanggar larangan-Nya. Ketiga, membenarkan kebaikan Allah, yaitu mengakui nikmat-nikmat yang telah diberikan kepadanya lalu mensyukurinya. Nikmat terbesar Allah yang ia akui adalah surga. Oleh karena itu, ia tidak segan-segan beramal di dunia untuk memperolehnya, di antaranya membantu antara sesama manusia. Kepada mereka yang melakukan tiga aspek perbuatan baik di atas, Allah akan memberikan kemudahan bagi mereka, yaitu kemudahan untuk memperoleh keberuntungan di dunia maupun di akhirat. Yuk peluang amal sholeh link ada di bio yaa.. Gerakan Infaq Beras Banten follow juga akun @bmi.banten @infaqberasbanten @paskas.banten @paskas.lebak sumber: kemenag.go.id #dakwah #infaqberas #ngontenbarengmcc #donasionline #semangatberbagi #sunnah #janganbosanjadiorangbaik #sedekahrombongan #yukberbagi #zakatpenghasilan #alquran #zakatfitrah #peduliyatim #pedulidhuafa #infaqsodaqoh #yatimdhuafa #shadaqah #mcc_pixellab #sedekahharian #amaljariyah #muslimcreatorclass #pondoktahfidz #milenial #quran #berkah #semuabisasedekah #sabar #jumatberkah #infaqtelur #pedulianakyatim https://www.instagram.com/p/CThrrjElwPQ/?utm_medium=tumblr